Sunday, May 17, 2020

Downy Mild & Gentle : Beri Kenyamanan Maksimal dan #WangiLembutSekeluarga

Hai.. Hai gimana kabarnya? 


Siapa yang akhir-akhir ini jadi rajin mencuci baju seperti aku? Sejak pandemi covid-19 ini alhasil urusan mencuci baju jadi lebih sering ya, ini memang salah satu cara yang disarankan untuk mencegah penularan virus corona. Soalnya berdasarkan hasil studi menyimpulkan virus corona dapat menempel di setelan pakaian, sehingga berisiko menjadi pemakainya dapat tertular virus ini, makanya mencuci pakaian setelah menggunakannya beraktivitas di luar rumah sangat dianjurkan.

Kalau sekarang kamu jadi lebih sering mencuci baju, berarti kita senasib.

Jadi selain rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, mencuci pakaian juga menjadi tindakan yang kita lakukan untuk pencegahan virus corona ini. Memang bisa dikatakan akibat pandemi virus corona yang tak kunjung mereda ini, membuat banyak orang menjadi lebih perhatian terhadap kebersihan diri dan lingkungan.

Di tengah pandemi sekarang ini maka momen #DiRumahAja harus kita jadikan sebagai kesempatan emas untuk meluangkan waktu bersama keluarga di rumah. Perlindungan lebih untuk keluarga terutama anak-anak menjadi diprioritaskan, hal ini demi kenyamanan selama kita stay at home.

Kita boleh lebih aware namun jangan sampai menjadi paranoid dan panik yang berlebihan yaa! Karena ketika kita semakin sadar untuk melakukan tindakan pencegahan dalam melawan virus ini maka disaat yang bersamaan pula biasanya sederet pertanyaan akan muncul. Salah satu pertanyaanya adalah, bagaimana kita harus mencuci dan mendisinfeksi barang-barang rumah tangga termasuk pakaian.

Beri Kenyamanan Maksimal

Sudah dua bulan lamanya kita #DiRumahAja, awalnya kita sulit menerima ini, tapi lama-lama akhirnya kita menjadi terbiasa untuk berdiam dirumah. Tapi, bukan berarti kita rebahan ajah yaa, kita harus memberikan kenyamanan yang maksimal untuk keluarga, terutama anak-anak. Karena kita tahu, bukan hanya orang dewasa saja yang merasa stress karna harus berdiam diri di rumah, tapi anak-anak juga mengalami hal yang sama.

Selama pandemi ini, kita sebagai seorang ibu bisa menciptakan rasa kenyamanan di rumah melalui aroma lembut pada pakaian. Emang bisa? Bisa dunk!!

Oleh karena itu, melihat hal ini Downy memperkenalkan produk terbarunya Downy Milk & Gentle yang dapat memberikan aroma lembut dan tahan lama untuk pakaian anak-anak dan seluruh keluarga. Karena aroma yang lembut ini, akrivitas keluarga di rumah jadi lebih seru dan ceria.

Aku pribadi nggak cukup mencuci hanya dengan detergen saja, tapi biasanya juga menggunakan pelembut pakaian. Soalanya pelembut pakaian ini dapat melindungi serat-serat bahan pada pakaian kita agar tetap lembut, apalagi baju anak-anak yang memiliki kulit lebih sensitif. 

Nah, yang bikin sebel, kalau kita habis cuci baju tapi masih bau apek? Duch, rasanya pengen dicuci lagi bajunya. Kayaknya bersih aja nggak cukup, tapi juga pengen pakaian kita wangi. Makanya aku biasa pakai pewangi pakaian, dan 1 bulan terakhir ini aku lagi pakai Downy Mild & Gentle.


Nah, biasanya setelah baju kering aku langsung angkat dan melipatnya, karna pakai Downy Mild & Gentle ini pakaian jadi lembut dan melipatnya juga jadi enak. Tangan juga terasa lembut. Paling berasa kelembutannya saat mencuci handuk dan selimut, wangi lembut dari Downy Mild & Gentle ini tahan lama, jadi anak-anak suka dan nyaman.

Downy Pelembut dan Pewangi Pakaian Mild & Gentle ini merupakan pelembut pakaian tanpa pewarna dan pengawet, jadi aman niy kita gunakan untuk seluruh pakaian keluarga, termasuk baju bayi dan balita. Karna wangi yang lembut ini, dan dilengkapi teknologi PMC yaitu teknologi parfum mikro kapsul. Seperti gelembung yang melindungi parfume oil lalu menyimpannya di serat kain. Alhasil bisa mencegah bau tak sedap dan membuat wangi lembutnya ini tahan lama.

Bukan cuma itu ajah, karna lembut jadi lebih mudah untuk disetrika. Meskipun cucian dan setrikaan baju menggunung tapi dengan kelembutan dari Downy Mild & Gentle ini jadi lebih menyenangkan dech..! 

Penggunaan Downy tanpa mesin cuci, mudah qo! Gunakan Downy Mild & Gentle pada saat bilasan terakhir, cukup tuangkan 1/2 ukuran tutup Downy, kemudian bilas dan keringkan. Tapi untuk penggunaan Downy dengan mesin cuci, kita tuangkan 1 ukuran tutup penuh Downy ke dalam mesin cuci untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Ibu-ibu udah ada yang pakai Downy Mild & Gentle juga nggak? Kalau belum dan mau mencoba juga sekarang Downy Mild & Gentle ini sudah bisa kita dapatkan di supermarket, minimarket dan toko terdekat, bahkan di e-commerce kepercayaam kita #DiRumahAja. Harganya untuk Downy Mild & Gentle Sachet 20ml Rp. 1000, untuk Refill ukuran 720ml Rp. 33.900, dan Refill ukuran 1500ml Rp. 62.500.

Jadi sekarang dimasa pandemi dan harus dirumah ajah nggak membuat aktivitas kita jadi terbatas. Malah kita bisa menciptakan suasana nyaman untuk keluarga dengan Downy Mild & Gentle #WangiLembutSekeluarga di rumah. 

Mau tau informasi mengenai produk terbaru dari Downy Mild & Gentle ini, silakan aja langsung kunjungi ke ;
Fanspage FB Downy Indonesia 
Instagram @downyindonesia

Biar tetap semangat dan nyaman selama dirumah aja, yuk cobain juga Downy Mild & Gentle ini, rasakan kelembutan wangi yang tahan lama untuk sekeluarga. Aku udah mencoba, kalian selamat mencoba juga yaa!!

Kenyamanan Maksimal dengan
 Downy Mild & Gentle #DiRumahAja

Friday, May 15, 2020

Kolaborasi Untuk Berbagi, FWD Life Ajak Kamu Berolahraga DiRumahAja

Beragam cara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya yang sedang kita lakukan sekarang ini yaitu phsycal distancing atau menjaga jarak dan stay at home

Yupp, sudah lebih dari satu bulan segala aktivitas mulai dari pekerjaan, sekolah dilakukan di rumah. Semua upaya ini dilakukan untuk meredam atau menghentikan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona.


Tentu, ini bukanlah hal yang mudah untuk kita lakukan, tak heran jika tidak sedikit diantara kita yang merasa jenuh, bosan bahkan stress lantaran harus tetap berada dirumah. 

Terlebih lagi bagi kita yang terbiasa beraktivitas dan bertemu dengan banyak orang diluar rumah. Bukan hanya orang dewasa saja yang merasakan dampaknya, tapi anak-anak juga mengalami hal yang sama.

Kendati demikian, tetap di rumah aja saat ini adalah cara yang terbaik untuk memutus rantai virus ini. Dengan diam dirumah penyebaran virus corona tidak semakin meluas. 

Bukan berarti selama kita dirumah aja, aktivitas kita jadi terbatas, justru kita bisa melakukan kegiatan positif dan kreatif lainnya. Meskipun di rumah aja kita tetap bisa melakukan kegiatan yang kita sukai, termasuk olahraga.

Olahraga di Rumah Aja Bareng FWD Life

Apalagi saat ini kita sedang menjalani ibadah puasa, tentu saja kita ingin memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini dengan sebaik mungkin dan penuh suka cita, meskipun di tengah pandemi. 


Puasa bukanlah penghalang untuk kita melakukan olahraga, oleh karena itu FWD Life mengajak masyarakat ngabuburit sambil work out from home bersama health influencer Zeezee Shahab dan instruktur GOFIT Sistya Windasari pada hari Rabu, 6 Mei 2020di IG Live @fwd_id.

Tak mau melewatkan kesempatan ini, aku pun ikut bergabung melakukan work out di rumah, meskipun sedang menjalani ibadah puasa, tapi kegiatan olahraga ini tidak menyurutkan niat saya. 

Yess, menurut Mbak Sistya agar kita bisa melakukan kegiatan olahraga selama dirumah ajah, dibutuhkan niat yang kuat. Jika niat sudah bulat maka work out bukan hanya dapat membakar kalori tapi juga menyenangkan untuk tubuh kita.

Gerakan yang sederhana, sehingga kita bisa mengikutii instruktur dan nggak perlu khawatir puasa kita akan batal. Ketika kamu work out nggak usah khawatir, kamu bisa melakukan di ruangan yang sempit qo, dan kalau kamu nggak punya barble, kamu bisa menggantinya dengan botol air. So Simple khan!

Kerennya lagi, work out from home ini sekaligus juga berdonasi untuk anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orangtua dibawah naungan SOS Children”s Villages melalui #berbagiBarengFWD.

Selain olahraga bareng FWD Life, ada juga kegiatan lainnya yang bisa kita ikuti selama bulan puasa ini. Seperti yang kita ketahui PT. FWD Life Indonesia (FWD Life) merupakan salah satu perusahaan pioner asuransi di Indonesia, dan saat ini berkolaborasi dengan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM), yaitu SOS Children Villages yang meluncurkan kampenye “Kolaborasi untuk Berbagi”.

Indahnya Kolaborasi untuk Berbagi Bareng FWD Life

Rangkaian kampanye Kolaborasi untuk Berbagi dilakukan dengan cara IG Live #DiRumahAjaBarengFWD, seperti pada pada hari Jum’at tanggal 8 Mei 2020 dilakukan kegiatan #BukaBarengFWD secara digital. 


Disini selain mendapatkan informasi yang bermanfaat mengenai olahraga, sekaligus kita juga melakukan donasi secara online. 

Dalam kesempatan buka bareng ini FWD Life bersama SOS Children Villages berkolaborasi untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kondisi anak-anak yang kurang beruntung.

So, pada kesempatan ini kita bisa berinteraksi dengan Kak Zeezee shahab dan Coach Sistya Windasari dari GOFIT kembali, serta Luthfi Moch. Zaky-Corporate Partnerships at SOS Children’s Villages Indonesia, yang ingin membagikan informasi ke masyarakat luas apa itu SOS Children”s Villageges.


SOS Children’s Villages Indonesia adalah sebuah organisasi sosial non-profit yang menyediakan pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orangtua. Organisasi ini didirikan pada tahun 1949 di innsburk, Austria. SOS Children’s Villages saat ini sudah ada di 135 negra termasuk Indonesia. 

Dimana saat ini SOS Children’s Villages indonesia mengasuh sebanyak 5.500 anak yang tersebar di 10 kota di Indonesia, yaitu lembang, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Semarang , Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.Untuk SOS Children’s Villages ini juga sudah terdaftar secara resmi di Dinas Sosial.


Melalui kampenya “Kolaborasi untuk Berbagi” fwd Life yang pada hari itu diwakili oleh Ibu Evelyn Simanjuntak – Head of Bancassurance Business at FWD Life Indonesia ingin mengajak masyarakat bahwa setiap anak-anak yang terdampak dari pandemi ini dapat terus mendapatkan hak-hak mereka melalui program bantuan langsung dan donasi.

Karna kita ketahui, dampak dari kondisi sekarang ini bukan hanya keehatan saja, tetapi ekonomi menjadi lebih sulit sehingga banyak keluarga yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari. Hal ini karna memang tak lepas akibat dari pembatasan aktivitas yang diberlakukan secara besar-besaran.

FWD Life sangat senang dapat berkolaborasi dengan SOS Children’s Villages Indonesia agar bisa menyebarkan semangat kebaikan dan kegiatan positif di masa pandemi ini. Kita juga tahu bahwa anak-anak dan keluarga adalah orang-orang yang paling rentan dalam menghadapi masa-masa sekarang ini.

Olehkarena itu FWD Life ingin memastikan di masa sulit ini anak-anak harus tetap mendapatkan dan kebutuhan mereka dapat terpenuhi, mendapatkan nutrisi yang baik, pendidikan hingga perlindungan diri. Semua ini pastinya butuh dukungan dari masyarakat luas, agar kita secara bersama-sama dapat membantu mereka yang benar-benar membutuhkan di situasi sekarang ini.

Bukan Sekedar Olahraga

Kegiatan kampanye ini terbuka bagi siapa saja, jadi kita bukan hanya sekedar mendapatkan manfaat dari berolahraga tetapi sekaligus kita ikut berdonasi. Bagaimana caranya?

Kamu bisa mengikuti Kampanye ini dengan mendaftarkan diri untuk mengikuti tantangan olahraga virtual melalui desaanaksos.com/berbagibarengFRD yang berlangsung mulai tanggal 1-31 Mei 2020 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000, nantinya kamu sudah mendapatkan jersey beserta biaya pengiriman dan sisanya yang akan didonasikan.

Hasil dari donasi yang terkumpul, nantinya akan diberikan kepada anak-anak dan keluarga yang terkena dampak di bawah naungan SOS Children’s Villages. 

Harapannya melalui kegiatan ini FWD Life bisa lebih menjangkau banyak orang yang membutuhkan dan terkena dampak dari pandemi ini melalui network yang dimiliki.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo daftarkan diri kamu



Monday, April 6, 2020

Jangan Mudik, Berat di Rumah Aja yaa!

Setiap pribadi kita pasti butuh yang namanya liburan, butuh yang namanya piknik, betul nggak? Aku pribadi masih ingat betul, satu tahun yang lalu aku sama teman-teman geng cewe 5 orang travelling ke 2 negara, Singapura dan Malaysia.

Travelling satu tahun lalu yang Unforgetable
Rencananya travelling ini mau backpakeran githu, tapi berhubung bawaannya banyak jadi kuputuskan saja bawa koper. Perjalanan ke luar negeri ini, adalah pengalaman pertama aku yang luar biasa serrunya. 

Jadi ingat, pernah ada yang bilang ke aku kalau kita pengen tau, temen kita itu pribadi yang asik apa enggak? Jawabannya, coba dech travelling bareng dengan mereka. Karna disinilah sisi dari seseorang akan terlihat aslinya. Ternyata hal tersebut nggak ada salahnya lho! Dalam perjalanan kemaren akhirnya aku bisa mengetahui temen-temen aku itu kaya apa, dan mereka semua emang gokil-gokil semua siy.

Nggak salah dech, aku travelling bareng sama mereka. Susah bareng, senang bareng, ketawa bareng, capek bareng, gila bareng dan pengen ngulang perjalanan ini bareng-bareng lagi sama mereka.

Tahun 2019 kemaren itu bukan cuma, diisi perjalanan travelling bareng sama teman-teman aja, tapi juga mudik ke Kuningan Jawa Barat bareng sama keluarga suami. Karna kita ke kampungnya mamah mertua aku, kalau aku pribadi nggak punya kampung soalnya asli anak betawi.

Perjalanan mudik ini, udah masuk tahun yang ke-5, dan masing-masing ada cerita dan keseruannya. Tapi, yang nggak pernah berubah yaitu bertemu dengan sanak saudara di kampung dan makan kupat tahu begitu sampai di kampung. Bukan cuma kerinduan untuk bertemu saudara saja, tapi menikmati suasana di kampung itu juga yang bikin aku kangen.

Satu hal lagi yang paling aku suka kalau pulang kampung, makan masakan Bibi yang sukses bikin selera makan aku jadi bertambah. Ahh, the best lah kalau ini mah.

Tapi tahun ini, rencana pulang kampung saat liburan Idul Fitri harus ditunda dulu. Aku dan keluarga memutuskan untuk Tidak Mudik. Why?

Jangan Mudik, Berat di Rumah Aja yaa!

Pademi Covid 19 yang sedang di alami hampir seluruh negara di muka bumi ini menjadi alasannya. Kita mungkin nggak pernah membayangkan hal ini akan terjadi, wabah yang pertama kali ditemukan di daerah Wuhan Cina, sekarang sudah menjadi virus yang menyebar luas.

Covid 19 atau Virus Corona ini sudah dideklarasikan sebagai penyakit pandemic, artinya kejadian di seluruh dunia secara global. Lantas bagaimana, penularan, gejala dan mencegah virus ini agar tidak terkena dan menyebar lebih luas lagi?


Informasi yang aku dapatkan dari Unicef Covid 19 ini menular melalui kontak langsung dengan percikan air liur, atau lendir dari orang yang terinfeksi atau benda yang terpercik. Kebayang dunk kenapa virus ini cepat sekali menularnya.

Gejala yang dialami ketika seseorang terkena virus corona ini biasanya ditandai dengan demam, batuk, dan sesak napas. Pada kasus yang parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia atau kesulitan bernapas.

Lebih parahnya lagi, sekarang ini kasus covid 19 ditemukan tanpa ada gejala-gejala diatas. Jadi seseorang terlihat sehat-sehat saja padahal orang tersebut positif Virus Corona. Hal ini yang terjadi sama Wali Kota Bogor Bapak Bima Arya yang terlihat sehat dan tidak bergejala, namun positif covid 19. Artinya virus ini bergerak diantara mereka yang terlihat sehat dan tidak bergejala.

Tindakan yang diambil oleh pemerintah saat ini yaitu dengan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya mencegah penyebaran wabah Covid 19. Jadi kita di rumah aja dan ini sudah masuk minggu ke-4 sejak diberlakukaknnya Kerja dari Rumah dan Sekolah dari Rumah.

Pasti kita semua sudah mengikuti berita dan informasi mengnai pandemi Covid 19 yang menjadi bencana di Indonesia dan dunia. Pasti jadi streess ya baca berita-berita tersebut. Pasti kita semua bertanya-tanya kapan wabah virus ini akan berakhir? Kapan kita bisa beraktifitas seperti sedia kala.

Sekarang ini dengan adanya PSBB, kita harusnya benar-benar mematuhi peraturan tersebut dengan Tidak Mudik dan Tidak Piknik, demi keselamatan bersama.

Kenapa kita di Rumah Aja, dan dilarang untuk #TidakMudik?

Aku gemesh siy meskipun sudah ada imbauan tentang Social Distancing, tapi masih banyak diantara kita yang wara-wiri kumpul di luar rumah, bahkan sudah ada yang mudik lebih awal.

Padahal dalam hal ini pihak Kementrian Perhubungan selalu mengajak kita untuk beraktivitas #DiRumahAja dan #TidakMudik demi melindungi seluruh keluarga, terutama keluarga di kampung halaman dari Covid 19.

#TidakMudik bisa Menyelamatkan Jutaan Nyawa

Kita sendiri juga nggak pernah tau, apa kita benar-benar terbebas dari Covid 19 ini, jangan-jangan kita sebagai Carrier, yaitu orang yang terinfeksi virus corona tapi tidak bergejala. Sekalipun merasa sakit, dan gejalanya sangat ringan. Tapi Carrier ini bisa menularkan kepada 2-3 orang. Makanya inilah pentingnya kita tetap #DiRumahAja.

Tidak Mudik, bisa Selamatkan Jutaan Nyawa

Riset dengan kita Diam di Rumah Aja, ternyata bisa selamatkan Jutaan Nyawa lho!

Peneliti menghitung bahwa jika Physical Distancing yang lebih intensif dan berskala luas diterapkam lebih awal dan berkelanjutan, maka bisa memotong 75% dari tingkat kontak antarpribadi dan kita bisa menyelamatkan 38,7 juta jiwa *

Apalagi Covid 19 ini sangat rentan terkena Covid 19. Makanya kita menunda #TidakMudik supaya kita tidak menularkan dan membahayakan orang tua yang ada di kampung. Ingat ya, virus corona ini belum ada obatnya.

Karna aku sayang sama sanak saudara di kampung halaman, makanya aku sekeluarga memutuskan untuk #TidakMudik ke kampung halaman. Jangan sampai dech kita menjadikan Virus Corona ini oleh-oleh lebaran di kampung halaman.

Sedikit menahan rindu dengan keluarga di Kampung lebih baik, daripada kita menahan rindu karna harus diisolasi gara-gara virus ini. Kita tidak mudik ini bukan karna kita nggak sayang dan nggak kangen sama saudara-saudara yang ada di kampung ya tapi justru karna kita sayang sama mereka, jadi kita putuskan terlebih dahulu virus coronanya bukan silaturahminya.



Saturday, April 4, 2020

Angka Penyakit Tidak Menular Tinggi, Perlukah Memiliki Asuransi Jiwa?

Apakah kamu pernah mengetahui seberapa sehat jantung kamu? Seberapa hebat jantung kamu? Karena jantung merupakan salah satu organ yang paling vital dan penting dalam tubuh kita. 


Keingin Saya Memiliki Asuransi Untuk Proteksi Keluarga Tercinta
Ketika jantung kita berhenti berdetak, maka sesaat kemudian semua organ tubuh yang lain akan berhenti berfungsi, dan selanjutnya pasti kamu tau apa yang akan terjadi. 

Penyakit Jantung merupakan salah satu penyakit yang tidak menular dimana penderita
untuk penyakit ini jumlahnya juga tinggi dan menjadi salah satu penyebab angka kematian tertinggi di Indonesia. 

Penyakit yang satu ini juga bukan hal yang asing bagi saya pribadi, soalnya kakak perempuan saya, sudah lebih dari 7 tahun terkena penyakit ini. Bagaimana sikap kamu ketika harus minum obat sepanjang hidup? Pernahkah hal ini terbayang olehmu? 

Kondisi inilah yang terjadi kepada kakak perempuan saya, karena penyakitnya ini beberapa kali beliau harus melakukan perawatan di rumah sakit dan pernah berada di posisi yang sangat tidak berdaya. Sehingga sampai sekarang ini, ia tak pernah lepas dari minum obat jantung.

Akibat penyakit jantung ini, sering sekali Kakak saya merasa mual dan muntah-muntah sepanjang hari. Hingga akhirnya tak banyak aktivitas yang bisa ia kerjakan, karena rasa nyeri dan sesak napas hingga membuatnya kelelahan. Bahkan tungkai dan kakinya juga mengalami bengkak.

Sedih? Sudah pasti

Kondisi ini menjadi hal biasa yang sering saya lihat, bahkan masih ingat betul di pikiran saya ketika tengah malam, Kakak harus dibawa kerumah sakit akibat sebelumnya ia mengkonsumsi roti manis. Yup, bagi seseorang yang menderita penyakit jantung sangat penting untuk menjaga pola makan, karena jika mengkonsumsi makanan yang dilarang maka akan berisiko terjadinya serangan jantung.

Salah satu makanan yang terlalu tinggi gula harus dihindari oleh mereka yang terkena penyakit jantung, inilah yang menjadi penyebab terjadinya serangan jantung pada kakak saya terakhir kali. Melihat hal ini, membuat kami sebagai keluarga merasa khawatir dan sering mendapatkan perawatan dari penyakitnya tersebut, kami tidak mau fokus dengan musibah atau kemalangan yang terjadi, tapi kami ingin fokus kepada hal-hal yang positif dari kejadian ini.


Mempersiapkan Proteksi yang Tepat untuk Keluarga
Akibat penyakit yang dideritanya ini, kami merasa perlu adanya proteksi untuk melindungi kesehatan dan masa depan, bukan hanya untuk kakak saya saja, tapi hal ini menjadikan kami lebih aware betapa perlindungan itu penting. 

Ibaratnya sedia payung sebelum hujan!

Tapi dengan begitu banyaknya asuransi yang ada di Indonesia ini, menjadi tantangan kita selanjutnya agar tidak salah pilih dalam memilih asuransi yang tepat dan sesuai dengan kondisi kita.

Asuransi Penyakit Kritis, Perlu tidak ya?

Sebenarnya penyakit kritis ini bukan artinya penyakit yang namanya “kritis” , biasanya penyakit kritis ini merujuk pada penyakit-penyakit yang dianggap dapat menyebabkan kematian dan membutuhkan uang pengobatan dalam jumlah yang besar. 

Oleh karena itu kejadian yang menimpa kakak saya ini, paling tidak membuat saya pribadi sadar kenapa kita perlu perlindungan asuransi. Namun, menentukan asuransi yang tepat bukanlah perkara yang mudah, banyak perusahaan asuransi yang menawarkan kemudahan untuk kita membeli premi mereka.

Tapi dengan perkembangan teknologi saat ini, menjadikan kita lebih cepat untuk berkomunikasi dan mencari informasi. Bersyukur saya memiliki teman yang dekat dengan dunia asuransi, dan pekerjaan yang saya geluti saat ini juga menjadikan saya mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan
informasi dan pengalaman tentang suatu produk. 

Hingga akhirnya saya mendapatkan informasi mengenai Asuransi Flexi Critical Illness ini dari seorang teman dekat. Teman saya merekomendasikan asuransi ini karena Flexi Critical Illness, merupakan asuransi penyakit kritis yang dirancang sesuai dengan kebutuhan kita dan bisa kita atur sendiri, ini yang menjadi point perbedaan dengan asuransi lainnya. 



Karena penyakit jantung yang diderita oleh kakak saya, membuat saya pribadi merasa asuransi ini
merupakan pilihan yang tepat, karena asuransi ini kita dapat mengatur sendiri, dengan perlindungan atas 3+1 penyakit kritis yaitu stroke, jantung, kanker tahap lanjut dan kanker tahap awal dengan nilai perlindungan hingga 2 Miliar tanpa melakukan cek medis.

Nah, biasanya salah satu yang membuat kita malas untuk memiliki premi asuransi karena ribet dan banyak prosedur yang harus kita jalani. Sedangkan keunggulan Flexi Critical Ilness dibanding dengan asuransi lainnya yaitu :
  • Perlindungan untuk penyakit kritis utama yang sering terjadi di Indonesia, yaitu stroke, serangan jantung, dan kanker mulai dari kanker tahap awal.
  • 50% (lima puluh persen) dari uang pertanggungan akan dibayarkan saat terdiagnosa kanker tahap awal, membantu kita dan keluarga memiliki dana untuk melakukan pengobatan dan melawan kanker.
  • Nilai perlindungan hingga Rp. 2 miliar, tanpa perlu kita melakukan cek medis yang melelahkan tersebut, dan 100% dilakukan secara online.
  • Lebih murah dari harga segelas kopi yang diminum per hari. Premi efesien karena dihitung berdasarkan risiko setiap tahun, sehingga harga premi setiap orang akan berbeda-beda.
  • Komitmen tahunan dan otomatis diperpanjang sesuai dengan kebutuhan kita, hingga usia 85 tahun. Selain itu kita tidak perlu repot untuk mendaftar ulang setiap tahunnya.

Karena saya tidak ingin hal tak terduga terjadi dengan keluarga saya, dan sebagai bukti cinta kepada orang-orang tersayang, bukan hanya mementingkan diri sendiri saja namun juga memikirkan untuk jaminan masa depan orang-orang yang kita cintai.

Pilihan akhirnya jatuh kepada Flexi Life, yang telah menjawab kebutuhan asuransi jiwa saya. Belajar dari pembelian premi asuransi sebelumnya yang ternyata cukup merepotkan dan tidak sesuai dengan kebutuhan, jadi hal ini menjadi pelajaran dalam menentukan untuk pembelian premi asuransi saya dan keluarga. 

Ternyata pembelian asuransi ini yang memakan waktu Cuma 5 menit dan dilakukan secara online sangat memberikan kemudahan bagi kita. Jadi nggak perlu tuch kertas yang bertumpuk untuk kita mengisi data-data untuk pembelian premi. Kita dapat memilih berapa nilai uang pertanggungan yang ingin kita terima dan kita akan membayar premi sesuai dengan risiko hidup kita saat ini, dan nantinya bisa diubah sesuai dengan perubahan kebutuhan kita.

Bagaimana siy caranya?

Caranya untuk membeli premi ini juga mudah qo, untuk langkah-kangkahnya sebagai
berikut :
  •  Kamu pilih klik health
  •  Klik Cek Sekarang
  • Selanjutnya Klik ayo mulai, lalu
  • Isi data kamu yang sesuai
Beneran lho ini cuma butuh waktu 5 menit ajah untuk pembelian premi yang saya butuhkan, dan semuanya dilakukan via online.

Nah, untuk pembayaran premi asuransi ini ada beberapa metode pembayaran bisa kamu pilih, kalau saya sendiri memilih metode pembayaran dengan Transfer Virtual Account. Jadi kita cukup membayar sesuai dengan risiko yang kita inginkan dan kamu sudah dapat perlindungan tanpa harus melakukan cek medis.





So, kalau teman-teman mau mengetahui dan mempelajari lebih jauh tentang asuransi Flexi Criticall Illness by Astra Life ini, boleh lho langsung klik www.ilovelife.co.id dan jangan lupa ya masukkan kode refferal BLOGEVI54 yaa!!

Salam sehat untuk kita semua


Thursday, February 13, 2020

Hari Kanker Sedunia 2020 : Setiap Orang Bisa Mencegah Terkena Kanker

Kamu tau tanggal 4 Februari itu ada apa? Setiap tahun, Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari. Pada tahun 2020 ini mengusung tema "I Am and I Will", yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama bagi keluarga pasien kanker untuk meningkatkan kesadaran dalam mengurangi angka penderita kanker dengan melakukakan deteksi dini serta skrining kanker, mendampingi pasien kanker selama masa perawatan hingga tahap paliatif, dan yang nggak kalah penting memberikan pengobatan yang tepat kepada pasien kanker.


Me and Friends hadir di Acara Diskusi Nasional Hari Kanker Sedunia 2020.
Kenapa peran keluarga itu penting? Karena dengan adanya dukungan dan pendampingan dari keluarga  bisa meningkatkan kualitas hidup pasien.

Oleh karena itu, pada tanggal 6 Februari 2020 bertempat di RS. Kanker Dharmais Jakarta dilaksanakan Diskusi Nasional, mengangkat tema "Penanggulangan Kanker Secara Komprehensif dan Peran Keluarga dalam Program Promotif, Preventif, Deteksi Dini, Terapi sampai dengan Paliatif".

Lantas, apa saja yang dibahas dalam diskusi ini? Begitu banyak pakar dan pemerhatu kanker yang hadir di acara diskusi ini, semakin banyak sisi yang bisa kita dapatkan baik dari sisi pemerintah, Dokter, dan juga sisi dari pasien kanker.

Diskusi Nasional Penanggulangan Kanker secara Menyeluruh

Berbicara mengenai penyakit kanker, mengingatkan saya kepada seorang teman yang meninggal dunia karena kanker rahim. Saat itu usianya masih terbilang muda, belum menginjak 30 tahun. 

Tak sempat bertanya bagaimana penyakit ini bisa terkena pada dirinya, karena Tuhan lebih sayang kepadanya. Seingat saya, tak pernah ia mengeluh sakit dan ternyata dalam tubuhnya terdapat sel kanker.


All Narasumber Dialog Nasional di RS. Kanker Dharmais Jakarta

Seperti yang dikatakan oleh salah satu Narasumber Diskusi Nasional Ibu Aryanthi Baramuli Putri, SH, MH, Ketua Umum Cancer Information and Support Center (CISC), bahwa edukasi dan keterlambatan diagnosa pasien Kanker di Indonesia. Sehingga ada dua pertiga atau sekitar 65,4% pasien yang datang ke rumah sakit dimana mereka sudah terkena kanker stadium 3 dan 4.


Terkena penyakit kanker bukan hanya merenggut kebahagian pasien saja, melainkan kebahagian keluarga pasien juga. Kenapa? Karena biaya untuk mengobati penyakit ini tidaklah sedikit, begitu pula waktu untuk pengobatan dan perawatan cukuplah lama. 

Kamu tahu nggak? Untuk pengobatan penyakit kanker ini ternyata menghabiskan 4% dari total pembiayaan di JKN dan terus memerlukan tambahan pembiayaan. 

Jika dilihat dari proporsinya, 12% penyakit kanker penyebab kematian di Indonesia, sedangkan 70% disebabkan karena penyakit katastropik. Berarti penyakit katastropik menjadi penyebab kematian yang terbesar dan setidaknya menghabiskan dana pengobatan sekitar 25% lebih.

Untuk itu peran semua pihak untuk mencegah meningkatnya penyakit kanker secara komprehensif sangat diperlukan. Diantaranya peran dari Organisasi pasien yang ternyata jumlahnya di Indonesia cukup banyak lho! dan mereka menjadi mitra pemerintah yang diharapkan dapat mendengar suara pasien, apa saja peran mereka? Peran mereka cukup besar bagi pasien kanker diantaranya : 
  • Promosi dan Edukasi Publik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kanker terutama untuk pencegahan/preventif dan deteksi dini
  • Pelatihan, misalnya pelatihan untuk patient navigator
  • Peer Support, pertemuan komunitas off line dan on line sesuai dengan jenis kankernya
Selain itu, organisasi pasien merekomendasikan beberapa hal :
  • Mengimplementasikan masukan dari organisa pasien dalam kebijakan penanggulangan penyakit kanker
  • Menghindari kebijakan yang berubah-ubah dan tidak membawa perubahan untuk perbaikan kualitas hidup pasien. Seperti halnya sistem rujukan berjenjang, rujukan balik per 3 bulan, dan penghapusan obat terapi target.
  • Kerjasama setiap pihak baik secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
Harapan dari Organisasi Pasien, kanker bisa menjadi program prioritas nasional seperti, stunting, malaria, TBC dan lainnya.

Biaya Pengobatan Penyakit Kanker itu nggak Murah Lho!

Tau dunk kalau biaya pengobatan penyakit kanker ini cukup tinggi dan setiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Belum lagi untuk biaya hidup sehari-hari keluarga pasien, ini juga tidak bisa diabaikan.


Biaya Pengobatan Kanker Nggak Murah Lho!
Apalagi kedepannya akan ada kebijakan, beberapa pembiayaan pengobatan yang nggak akan di cover oleh pemerintah. So, dalam hal ini hadir Bapak Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, MMedSc, PhD, selaku Ketua Komite Nasional (KOMNAS) Formas (Formularium Nasional), Kemkes RI. Beliau mengatakan bahwa perkembangan obat kanker selama 10 tahun terakhir terdapat sekitar 848 obat dan vaksin kanker.

Artinya setiap tahun ada lebih dari 75 obat dan vaksin untuk kanker. Dengan terus dikembangkannya obat kanker, ternyata hal tersebut juga membantu survival rate. Secara persentase survavile rate pengobatan untuk semua penyakit kanker meningkat dari 50.3% menjadi 67%.


Pengembangan Obat Kanker
Jika dilihat faktanya selama satu dekade terakhir ini pengembangan obat kanker jauh lebih cepat dibandingkan obat antibiotik. Dalam 15 tahun terakhir ini hanya ada sekitar 40 antibiotika baru, it means hanya ada 2-3 antibiotika baru setiap tahunnya.

Yuk, kita lihat pengembangan obat kanker! Dalam perkembangan obat kanker, industri farmasi ternyata cukup concern qo, dimana 35% dari semua obat di dunia didedukasikan untuk kanker. Buktinya dalam 5 tahun terakhir saja ada 57 obat kanker disetujui untuk 89 indikasi.

Meskipun perkembangan obat kanker mengalami peningkatan, tapi dalam pendistribusiannya belum merata. Beberapa penderita kanker yang berada di  daerah-daerah pelosok belum dapat menerimanya. Apa siy penyebabnya? Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan obat-obat kanker belum merata bagi penggunanya :
  • Tidak eligable untuk JKN/Sistem Pembiayaan
  • Permasalahan Geograpis daerah Indonesia
  • Alat diagnosis terbatas, distribusi juga terbatas
  • Masalah edukasi kepada masyarakat
  • SDM yang terbatas
  • Infrastruktur terbatas
Sehingga dalam hal ini pemerintah dan juga Yayasan Kanker Indonesia menyambut baik diskusi Nasional ini. Supaya semakin banyak masyarakat mendapatkan informasi mengenai penyakit kanker. Selain itu adanya program promatif diharapkan adanya upaya yang dilakukan sebelum timbul penyakit, adanya perubahan masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat.

Ingat ya guys! Bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Pemerintah juga telah memiliki rencana dalam pencegahan dan pengendalian Kanker lima tahunan (Repekalita) 2020-2024 :

1. Promosi Kesehatan dan Pencegahan Primer
2. Tatakelola, Kepemimpinan & Kemitraandalan Era Desentralisasi
3. Penyelenggaraan Pelayanan Kanker, dengan melakukan deteksi dini
4. Pengembangan kapasitas tenaga kesehatan
5. Perawatan Paliatif
6. Registri Kanker, penelitian dan translational knowledge


Repekalita Pengendalian Kanker 2020 2024
Untuk mengurangi penderita penyakit kanker ini, bukan hanya tugas dari kemenkes saja, tapi dukungan dan keterlibatan beberapa pihak sangat dibutuhkan. 

Selain itu sejak adanya kartu JKN-KIS oleh Pihak BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat dalam berobat. Pihak BPJS Kesehatan juga terus meningkatkan pelayanannya bagi seluruh peserta JKN-KIS.

Pemerintah sadar betul, untuk mengurangi jumlah penderita penyakit kanker bukan perkara yang mudah, banyak tantangan yang dihadapi. Salah satu tantangannya adalah bagaimana mengembangkan pengobatan kanker yang inovatif dengan model pembiayaan yang ada sekarang ini? Obatnya ada tetapi harganya sangat mahal, sehingga para pasien kanker tidak bisa menggunakannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah yaitu dengan menerapkan country price dengan harga terjangkau untuk negara yang memiliki keterbatasan dengan skema akses obat-obatan yang inovatif dan tercapai level kemampuan untuk membayar dengan cara koordinasi manfaat.

Peran Medical Officer Pfizer Emerging Market untuk Mengurangi Angka Pasien Kanker di Indonesia

Mendengar penyakit kanker begitu mengerikan, apalagi penyakit ini dapat terkena siapa saja, bukan hanya mereka orangtua saja, tapi generasi muda yang masih produktif bahkan anak-anak bisa terkena kanker.

Tentu saja langkah untuk menjalankan pola hidup sehat dan program Germas yang terus diserukan oleh pemerintah merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan.

Jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru kita melakukan pemeriksaan, tapi alangkah baiknya melakukan medical check up sejak dini.

Tantangan untuk pengobatan penyakita kanker sekarang ini semakin besar. Oleh karena itu Rochelle Chalken, Chief Medical Officer Pfizer Emerging Market pihaknya selalu melakukan inovasi untuk menghadirkan terapi pengobatan penyakit kanker di waktu dan kondisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Inovasi ini sebagai bentuk komitmen Pfizer, untuk mengurangi beban pasien kanker dan memberikan angka harapan dan kualitas hidup pasien kanker yang lebih baik.

Untuk mewujudkan itu semua Rochelle mengatakan perlu adanya dukungan dan dapat bersinergi dengan semua pihak.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh Pfizer Emerging Market yaitu dengan mengembangkan inovatif untuk kanker payudara. Mengingat kanker payudara ini yang tertinggi di Indonesia. Hal ini diketahui dari data Globocan tahun 2018 yang menyebutkan kasus kanker payudara mencapai 58.256 atau 16.7% dari total kasus baru kanker yang ada di Indonesia.

Adanya inovatif dalam pengobatan kanker payudara ini memberikan harapan baru bagi pasien kanker payudara metastatis HR, HER2, dan obat terapi ini sudah tersedia di Indonesia.

Harapan dengan adanya diskusi nasional ini, masyarakat semakin mudah dan mendapatkan banyak informasi yang terpercaya seputar kanker. 

So, stay healthy ya guys! 


Wednesday, February 5, 2020

Seberapa Besar Kesadaranmu Tentang Perlindungan Penyakit Kritis?

Mumpung masih muda so nikmatin ajah hidup! Wait, masih nunda-nunda untuk gaya hidup sehat, jangan salah lho usia muda bukan berarti kita bebas dari berbagai ancaman penyakit, terlebih lagi penyakit kritis. Seringnya kita berpikir kalau penyakit itu karna ada faktor keturunan, padahal gaya hidup sekarang ini nggak lepas dari yang namanya serba instan. ditambah pola makan yang tidak sehat dan tingkat stress yang tinggi juga menjadi pemicu tingginya angka penyakit kritis menyerang usia muda.


Padahal memiliki keluarga yang bahagia dan ceria pasti menjadi salah satu family goals pasangan mana pun. Untuk mewujudkan tujuan tersebut yaitu dengan menjaga kesehatan keluarga semaksimal mungkin, terutama dari ancaman penyakit kritis.

Lalu, seberapa besar niy kesadaran kita tentang pentingnya perlindungan akan penyakit kritis?


Kurangnya Kesadaran Terhadap Bahaya Penyakit Kritis

Sayangnya masih banyak diantara kita yang belum memahami pentingnya memberikan perlindungan penyakit kritis. Padahal risiko penyakit kritis sekarang ini trendnya semakin tinggi, bukan hanya mengancam para orangtua saja, tapi juga usia muda yang masih produktif. Hal ini tak lepas dengan perkembangan gaya hidup modern yang dijalani. 


Terkadang karena alasan kesibukan sehari-hari membuat kita rentan untuk stress, kurang tidur dan konsumsi makanan yang kurang sehat dan banyak konsumsi makanan cepat saji. Kurangnya kesadaran ini bukan hanya mengancam bagi diri pribadi kita saja tapi juga mengancam keluarga tercinta.

Permasalahan kesehatan sekarang ini, semakin nyata dan dapat mengancam siapa saja, tidak ada yang bisa menjamin kondisi ke depan kita akan seperti apa. Jadi yang harus kita lakukan adalah menyiapkan proteksi agar saat risiko menghampiri, kita sudah siap dengan solusinya.

Akibat Penyakit Kristis, Beban Finansial Keluarga Menjadi Terganggu

Satu hal yang nggak bisa kita pungkiri, menderita penyakit kritis bukan hanya beban bagi sang penderita saja tapi juga berdampak bagi keluarga. Selain biaya pengobatan yang relatif besar, biaya kehidupan sehari-hari keluarga juga menjadi masalah. Selain itu beban finansial juga semakin bertambah, seiring kebutuhan biaya perawatan lanjutan pada proses pemulihan. Biaya lainnya juga muncul dari keluarga yang mendampingi, misalnya biaya transportasi, konsumsi, dan kebutuhan lainnya. Bukan hanya beban finansial saja, tapi beban nonfinansial seperti tenaga, pikiran, dan waktu juga menguras.

Jadi tak heran jika banyak pasien yang menderita penyakit kritis, menghentikan proses pengobatannya karena terbentur dengan masalah biaya. Pedih bukan jika hal ini terjadi dengan keluarga kita?

Jelas, masalah penyakit kritis ini ternyata nggak main-main bukan? Jadi penting untuk menyiapkan diri dan keluarga dari penyakit tersebut. Salah satunya dengan memiliki perlindungan maksimal melalui asuransi FWD Critical Armor, Produk Asuransi penyakit kritis dengan berbagai manfaat klaim.

FWD Critical Armor, Bebaskan Rasa Khawatir tanpa ada yang Terbuang Percuma!

Rabu, 29 Januari 2020, bertempat di FWD Life-PCP Tower lantai 39 Pacific Century Place Jakarta bersama dengan teman-teman BloggerCrony hadir di acara Peluncuran FWD Life "Critical Armor". Dalam acara ini hadir sebagai pembicara,
  • Ade Bungsu, Director, Chief of Proposition and Sharia FWD Life 
  • Mada Aryanugraha, Financial Planner
  • dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM,Doctor dan
  • Shahnaz Haque, Key Opinion


FWD Critical Armor ini adalah produk asuransi perlindungan penyakit kritis yang memberikan solusi komprehensif untuk membantu nasabah fokus pada penyembuhan penyakit kritis dan mengurangi rasa khawatir terhadap kerentanan keuangan.

Mengingat beberapa kasus penyakit kritis di Indonesia yang jumlahnya tinggi dan tak mengenal usia, Bapak Mada selaku Financial Planner mengatakan bagaimana jika kita terkena penyakit kritis, terlebih lagi yang terkena adalah orang yang mencari nafkah, bagaimana dengan buaya kehidupan keluarga? 

Karena kita tahu bahwa biaya untuk pengobatan penyakit kritis cukup tinggi dan tidak semua pengobatan ditanggung oleh BPJS. Sehingga sangat penting bagi kita untuk memiliki asuransi penyakit kritis diluar dari asuransi kesehatan, kenapa? 

Soalnya sudah pasti selain biaya pengobatan, biaya kebutuhan lainnya juga tak kalah lebih tinggi. Jadi pendekatannya adalah seberapa besar kita ingin mempersiapkan keuangan ini dan kembali lagi kemampuan setiap orang dalam membayar premi juga berbeda.

Baiknya hal ini dipersiapkan ketika kita sudah mampu secara finansial dan saat kondisi tubuh masih sehat, upayakan sedini mungkin sudah memiliki proteksi diri untuk diri sendiri dan keluarga.

FWD Critical Armor ini untuk memberikan proteksi kepada kita yang memiliki potensi penyakit kritis. Yupp, setiap pribadi diri kita memiliki potensi penyakit kritis, jadi bukan hanya mereks saja yang memiliki keturunan riwayat penyakit kritis.

Lantas apa yang membedakan produk FWD Critical Armor ini dengan produk yang lainnya? Menanggapi hal tersebut Bapak Ade Bungsu, Director, Chief of Proposition and Sharia FWD Life menjelaskan produk asuransi penyakit kritis saat ini sangat banyak dan semakin berkembangnya teknologi di bidang kesehatan, harapan hidup penderita penyakit kritis juga semakin tinggi.

Berangkat dari hal ini, FWD mempunyai ide yang dikemas dalam satu produk, dimana penyakit kritis terjadi sekali saja dalam kehidupan, tapi bisa terjadi berkali-kali. Sehingga produk Critical Armor ini hadir dan dapat mengcover sampai 3 kali pengobatan penyakit kritis. Dimana ada 50 major penyakit kritis, namun yang paling lazim dan sering kita jumpai yaitu penyakit jantung, stroke, cancer dan ginjal. Semua penyakit kritis tersebut membutuhkan biaya yang sangat tinggi.


FWD Critical Armor ini merupakan asuransi unggulan FWD Life tahun ini yang memberikan berbagai manfaat klaim. FWD sangat memahami kebutuhan nasabah untuk memiliki perlindungan komprehensif karena adanya risiko komplikasi bahkan setelah masa pemulihan. Karena FWD Critical Armor melindungi nasabah bukan hanya sekali saja, tapi sampai tiga kali perlindungan, sehingga nasabah tidak perlu khawatir selama pemulihan dan dapat fokus untuk sehat kembali. Nggak cuma itu saja, jika nasabah tidak pernah klaim penyakit kritis major hingga akhir masa perlindungan, nggak perlu khawatir karena premi akan dikembalikan. Jadi nggak ada yang terbuang percuma lho!

So, kini saatnya kamu Waste-free & worry-free, bebaskan rasa khawatir tanpa ada yang terbuang percuma! Selain itu berikut beberapa benefit lainnya :
Worry-free Benefits :
  • Melindungi dari 50 jenis penyakit major yang dapat di klaim hingga 3 kali dan 15 jenis penyakit minor yang dapat diklaim satu kali.
  • Perlindungan hingga usia 80 tahun
  • Premi tidak berubah sepanjang periode pembayaran premi
  • Masa dan metode pembayaran premi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan nasabag
  • Manfaat meninggal dunia
  • Setiap manfaat yang dibayarkan tidak akan mengurangi nilai dari manfaat lainnya.
Waste-free Benefits :
  • Pengembalian premi jika tidak ada klaim penyakit kritis major hingga akhir masa perlindungan 
  • Dibebaskan dari pembayaran premi lanjutan
FWD ingin mengajak nasabahnya dengan memberikan arti lebih di setiap perjalanan hidup agar dapat terus menikmati hidup tanpa rasa khawatir dengan apapun yang akan terjadi. FWD juga percaya bahwa pikiran positif dapat membantu proses penyembuhan seseorang lebih cepat. Dengan memiliki perlindungan penyakit kritis sejak dini, pikiran nasabah menjadi lebih tenang dan kekhawatiran atas biaya pengobatan akan berkurang.

Pikiran positif dan berada di tengah-tengah orang yang memilki semangat hidup yang tinggi pula membuat artis cantik Shanaz Haque terlihat tegar, kuat dan happy menjalani kehidupannya, Meskipun Shannaz terdiagnosa memiliki penyakit kanker ovarium.


Bagi Shannaz penyakit kritis sangat dekat dengan kehidupannya, baginya ini seperti minum teh ditemani dengan biskuit dan diceritakan bukan dengan sesuatu yang menakutkan tapi dengan menggunakan logika. Pada tahun 1998 Shanaz tahu jika dirinya terkena cancer, tentu saja merasa up side down. Setiap individu ketika didiagnosa terkena kanker pasti yang ada dalam pikiran adalah kematian. Selain itu yang lebih mengkhawatirkan kembali adalah mengganggu kehidupan keluarga yang akan ditinggalkan.

Sadar akan hal tersebut membuat dirinya berpikir, bagi seorang pasien bukan hanya proses penyembuhannya saja yang lama, tapi melihat wajah keluarga bersedih yang berkepanjangan. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan. Makanya ketika dirinya memutuskan untuk menikah dengan Gilang Ramadhan bukan masalah cinta yang dibicarakan. 

Melainkan membicarakan mengenai penyakit, karena Shanaz sadar betul pohon  kanker yang kuat dari kedua belah pihak. Sehingga bagi Shannaz persiapan untuk memproteksi diri dan keluarganya jauh lebih penting.

Apalagi kebahagian sangat dirasakan oleh dirinya ketika mengetahui bahwa dirinya hamil dan bisa memiliki 3 putri cantik. Namun cerita berbeda ketika sel kanker ternyata ada pada anak bungsunya.

Lantas, apakah hal tersebut membuat Shannaz hidup dalam kesedihan. Tentu tidak, dalam kamus hidupnya kita harus waspada dan jangan suka mengeluh. Ketika kita sudah menyadari, sebaiknya kita jangan terpuruk dan khawatir yang berlebihan tapi temukan solusinya dan cari proteksi yang tepat untuk melindungi keluarga kita.


Setelah mengetahui dan mendengar kisah yang begitu inspiratif dan semangat luar biasa dari Mba Shannaz, apakah kita masih ingin mengabaikan tentang penyakit kritis?

Saatnya kita siapkan perlindungan yang tepat untuk keluarga bersama FWD Life, yukk!!