Tuesday, January 12, 2021

Opps! Jangan Tunggu Menumpuk, ini 5 Tips Mencuci Piring Lebih Menyenangkan

Halo semuanya apa kabar?


Liburan akhir tahun ini, terasa sekali ya perbedaannya karena pembatasan ruang gerak, yang pada akhirnya membuat sebagian kita untuk menunda rencana berpergian ke luar kota. Termasuk saya dan keluarga. Rencananya kami akan menghabiskan liburan akhir tahun ini dengan menginap di Villa yang berada di daerah Bogor. Namun karena kondisi yang kurang kondusif dan demi keamanan bersama kami sepakat untuk menunda liburan.


Kalau mengikuti rasa egois dan lihat postingan teman-teman pasti iri siy, pengen ikut liburan juga ya!!


Meskipun liburan akhir tahun nggak kemana-mana, tapi  masih bisa seru-seruan bareng sama keluarga dan saudara-saudara di rumah qo, kita bisa kumpul dan makan bareng. Kebetulan rencananya pergantian malam tahun baru nanti mau kumpul di rumah dan sudah kebayang dunk kalau kumpul itu sudah pasti harus ada yang di hidangkan.




Sudah harus siap-siap juga peralatan piring, gelas, sendok dan garpu akan turun. Tapi is not a big deal ya selama kita bisa menjamu keluarga dan mereka happy. Terkadang kegiatan mencuci piring ini terdengar sederhana dan mudah ya, tapi beda cerita kalau piring dan alat makan yang di cuci berjumlah banyak.


Belum lagi si lemak dan minyak yang menempel pada peralatan masak dan makan, bukan hanya sekedar bersih saja, tapi juga noda dan  bakteri sisa-sisa makanan juga harus hilang.


Jujur, di tengah pandemi seperti sekarang ini kegiatan mencuci piring juga jadi lebih sering saya lakukan, karena lebih banyak aktivitas yang kita lakukan dalam rumah, dan jadi lebih rajin masak untuk keluarga juga.


Kamu Malas Cuci Piring? Lakukan Tips ini Agar Jadi Lebih Menyenangkan


1.     Jangan Menunda

Menunda suatu pekerjaan memang nggak baik ya, kalau kita bisa lakukan segera kenapa harus ditunda. Apalagi jika yang kita tunda itu adalah tumpukan piring kotor, kalau kita membiarkannya terlalu lama, bisa menyebabkan kotorannya akan kering, alhasil piring jadi lebih susah untuk dibersihkan.

Jangan juga menunda tumpukan cucian piring hingga pagi hari, karena jika kita memulai pagi hari dengan melihat tumpukan piring kotor bisa merusak mood kita nantinya.

 

2. Pastikan Untuk Membuang Sampah dan Sisa Minyak ke Tempat Terpisah


Hal yang lazim ketika kita mencuci piring, pasti kita sering menemukan ada banyak sisa makanan yang menempel pada piring atau gelas yang digunakan, dan biasanya saya selalu membuangnya terlebih dahulu, sekaligus juga memilah sampahnya ke dalam wadah yang berbeda. Ini juga saya baru menerapkannya untuk memilah sampah antara yang organik dan non organik.


 3.    Cuci Secara Berurutan

Biasanya, saya kalau mencuci piring di wastafel, meletakkan peralatan yang lebih besar di bagian bawah dan yang kecil di bagian atas. Saya lebih senang mencuci piring secara berurutan, dimulai dari peralatan yang kecil seperti, sendok, garpu, dan gelas terlebih dahulu, kemudian baru beranjak ke peralatan yang lebih besar, seperi piring, mangkuk, wajan, panci dan sebagainya.

 

4.   Gunakan Spons dan Sabun Cuci Piring

Inget banged siy kalau waktu kecil dulu mencuci piring masih menggunakan abu gosok dan sabuk dari kelapa, tapi sekarang ini sudah jarang banged yang menggunakan itu semua, kita sudah beralih menggunakan spon dan sabun cuci piring. Pilihan spon dan sabun cuci piring sekarang ini juga banyak pilihannya, maka saya sarankan untuk menggunakan spons dan sabun cuci piring yang nyaman, supaya kegiatan mencuci piring jadi lebih menyenangkan.

 

5. Jangan Lupa untuk Membilas dan Meniriskannya Terlebih Dahulu

Bila semua piring sudah kita bersihkan dengan sempurna, jangan lupa untuk meniriskan alat makan terlebih dahulu sebelum diletakkan, supaya tidak banyak tetesan air yang berjatuhan.

 

Jangan Sepelekan Cuci Piring!

 

Soal cuci piring ini sebenarnya bisa dikatakan hal serius, kenapa? Karena ada hubungannya dengan kesehatan keluarga, sama pentingnya ketika kita makan enak. Wajar jika kita selesai makan hidangan yang enak atau lelah setelah memasak, maka hal cuci piring sering sekali kegiatan yang dilupakan atau pengen di skip ajah githu!


Ritual cuci piring juga tidak sama, misal teman saya lebih suka mengisi kitchen sink miliknya dipenuhi dengan air yang sudah diberi sabun pencuci piring, lalu piring kotor langsung dimasukan ke dalamnya dan langsung di gosok-gosok baru dibilas hingga bersih.




Sedangkan kalau saya pribadi seperti kebanyakan orang kita, lebih senang mencuci  menggunakan air keran yang mengalir. Membersihkannya terlebih dahulu dengan sabun, kemudian baru membilasnya di bawah air keran yang mengalir lalu meniriskan dan mengeringkannya.


Apapun cara kebiasaan kita dalam mencuci piring, ada yang lebih penting yaitu hasil dari cuci piring harus mengacu kepada kebersihan, terlebih lagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Piring dan peralatan dapur lainnya harus benar-benar bersih, dikeringkan dan disimpan dalam ruang yang tertutup. Perihal sabun cuci piring juga memiliki peranan penting untuk menjaga kebersihan dan juga kesehatan.


Banyak orang masih mencuci piring dengan menggunakan sabun colek yang biasa digunakan untuk mencuci baju. Itulah yang sering saya temukan ketika suatu hari makan di tempat acara resepsi salah satu kerabat. Dari mangkuk panas soto betawi yang tiba-tiba tercium bau sabun detergen yang menohok. Kalau sudah begini biasanya selera makan jadi berkurang dan jadi enggak makan pada akhirnya.


Kebayang nggak siy, kalau pring atau gelas yang kita gunakan untuk makan dan minum tidak bersih, karena dicuci dengan sembarang sabun dan dibilas tidak bersih, terkadang masih berminyak dan tercium bau yang anyir. Pasti bukan hanya selera makan kita yang akan menciut tapi juga kebayang dunk jika kuman yang masuk ke dalam perut akan ikut berpesta. Padahal kita sudah menjaga pola menu makanan yang sehat dan bernutrisi.


Mengingat pentingnya soal cuci piring ini, saya memilih sabun yang cepat bisa membersihkan lemak, dan dapat menghilangkan bau tidak sedap, seperti bau amis, anyir dan bumbu berlemak, dan pastinya tidak meninggalkan sisa sabun dan anti bakteri.


Baru! Ekonomi Power Liquid


Siapa yang sama seperti saya, terkadang kalau mencuci piring bisa memberikan dampak relaksasi juga, karena mencium aroma cuci piring yang wangi dan melihat piring dan gelas kotor menjadi bersih dan kinclong, sehingga membuat suasana hati menjadi senang dan pikiran jadi tenang, ini yang sering saya rasakan asalkan dengan catatan ya, cucian piring kotornya tidak banyak dan menumpuk. Hehhehe


Berbicara mengenai Ekonomi, saya langsung teringat dengan sabun colek cream Ekonomi yang ikonik itu, dan sudah turun menurun digunakan oleh keluarga saya. Nah, sekarang ini Wings Group Indonesia melalui Wings Care, kembali memperluas produk mereka dengan meluncurkan produk cairan pencuci piring dengan merk  Ekonomi Power Liquid dengan varian terbarunya yaitu Siwak dan Jeruk Limau.


Produk pembersih rumah tangga yang satu ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat dan bisnis ini rasanya nggak akan pernah mati, mengingat setiap rumah tangga mencuci peralatan rumah tangga mereka, terlebih lagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Volume industri cairan pencuci piring terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.




Selain itu perubahan perilaku masyarakat juga ikut menentukan, dimana sudah semakin banyak masyarakat kita yang beralih dari deterjen krim ke cairan pencuci piring. Hal ini juga yang membuat Wing Care terus melakukan inovasi dengan meluncurkan Ekonomi Power Liquid. Sesuai dengan filosofi Wings Group, Wings Care melalui Ekonomi Power Liquid selalu berusaha untuk menghadirkan produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

 

Ekonomi Power Liquid Hadirkan Cairan Pencuci Piring Berbahan Dasar Siwak

 

Biasanya kalau siwak itu digunakan untuk pasta gigi ya, tetapi sekarang ini sudah lebih luas lagi, salah satunya menjadi bahan dalam produk cairan pencuci piring. Seperti yang dilakukan oleh Ekonomi Power Liquid yang kini menggunakan siwak sebagai varian terbaru dari cairan pencuci piring. Dimana siwak dipadukan dengan jeruk limau sehingga dapat memaksimalkan untuk membersihkan piring sekaligus menghilangkan aroma yang tidak sedap.




Kamu tau nggak? Ekonomi Power Liqiud ini hadir dengan formula konsentrat yang lebih kental dan busanya juga lebih banyak lho! Jadi bukan hanya membersihkan saja, tapi Ekonomi Power Liquid ini sekaligus juga memiliki fungsi sebagai antibakteri alami. Karena begitu banyak kandungan alami yang terdapat di dalmnya dan bagus untuk kesehatan.


Keunggulan Ekonomi Power Liquid


Keberadaan produk wings di Masyarakat memang sudah diterima dengan baik oleh masyarakat, so, saya pun mencoba sendiri Ekonomi Power Liquid ini untuk membersihkan peralatan dapur yang ada di rumah. Setelah saya mencobanya terdapat beberapa keunggulan yang dimiliki, diantaranya :


·  Bentuknya yang tidak pekat dan warnanya juga, sehingga ketika digunakan sangat higienis dimana 1 tetes Ekonomi Power Liquid = 5 tetes cairan pencuci piring lainnya

· 5x Lebih cepat bersihkan lemak dan busanya juga banyak

· Penting niy, Ekonomi Power Liquid ini tidak panas dan ditangan juga lembut

· Kandungan siwak  sebagai bahan aktif Alami sehingga mampu membersihkan lemak lebih cepat dan antibakteri yang bagus untuk kesehatan

· Kandungan Jeruk Limau yang terbukti dapat menghilangkan bau amis dan bau tidak sedap

· Halal, karena terbuat dari kandungan bahan alami

. Bagus untuk kesehatan, karena tidak meninggalkan bekas sabun.




Saya menggunakan Ekonomi Power Liquid ini untuk mencuci gelas yang saya gunakan untuk makan buah alpukat yang saya haluskan dengan menggunakan sendok. Bekasnya terdapat lemak dan noda hitam pada gelas yang saya gunakan. Tapi dengan menggunakan Ekonomi Power Liquid varian terbaru ini, noda dan lemak bekas alpukat pada gelas yang saya gunakan sangat mudah dibersihkan. 


Ini salah satu contoh kalau kandungan siwak dan jeruk limau pada Ekonomi Liquid Power ini memang bagus, dan terbukti bisa menghilangkan lemak dan bau amis pada piring dan peralatan dapur lainnya.




Oiya, Ekonomi Power Liquid ini memiliki beberapa varian lho, ada Size 780 ml, 290 ml132 ml dan 65 ml, kamu bisa pilih sesuai dengan kebutuhan dan bisa kamu dapatkan di supermarket atau warung terdekat yang ada di sekitar rumah kamu. Satu lagi yang paling penting harganya sangat terjangkau jadi ini yang paling dicari sama Ibu-ibu dech!

Kalau gini, urusan mencuci piring bukan lagi masalah tapi jadi hal yang Menyenangkan! Selamat Mencuci Piring..

 


Monday, December 28, 2020

Pola Hidup Sehat untuk Cegah Penyakit Kanker

Kenapa orang bisa terkena Kanker?


Mendengar kata kanker sudah membuat kita langsung bergidik, kita tahu penyakit yang satu ini bisa menyerang tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Bayangan yang ada oleh kita, termasuk saya pribadi ketika seseorang di diagnosa penyakit kanker, ini adalah penyakit yang sulit dan membutuhkan waktu yang panjang untuk proses pengobatannya. Sehingga sering sekali kita bertanya, apa yang membuat seseorang terkena kanker?


Ini juga pertanyaan yang muncul ketika itu abang saya dikabarkan terkena kanker kelenjar getah bening, tentu keluarga sangat syok dan kaget mendengar berita ini. Apalagi sebelumnya abang tidak pernah sakit dan tidak pernah ada keluhan apapun.  Jadi ketika abang divonis kanker, dia sangat terpukul, sedih sudah pasti, putus asa dan sempat menolak untuk dilakukan pengobatan. 

Sumber: Health kompas.com


Namun, disinilah pentingnya dukungan dari orang terdekat dan keluarga, dengan terus memberikan dukungan, motivasi untuk pantang menyerah melawan penyakitnya. Karena sadar betul untuk pengobatan penyakit kanker memerlukan tenaga, biaya dan waktu yang tidak sebentar.  Jadi kita juga harus melihat rambu-rambu agar tidak salah langkah dalam menemani kerabat yang divonis kanker.


Saat Abang divonis terkena kanker kondisi saya saat itu sedang hamil jadi tidak banyak waktu saya untuk menemaninya. Untungnya abang memiliki istri dan seorang anak lelaki yang sudah meranjak dewasa sehingga bisa menemani dan menjaga abang disaat sakit. Awal mula kita tahu abang terkena kanker, ketika itu abang mengeluh batuk, demam, lemas dan ada benjolan di lehernya. Ketika itu abang hanya diberikan obat batuk, obat penurun panas dan vitamin.


Namun, kondisi abang tidak semakin membaik benjolan di lehernya yang awalnya kecil, lama kelamaan benjolan tersebut semakin membesar, tapi beliau tidak ada keluhan mengenai benjolan tersebut. Untuk memastikan kembali akhirnya dilakukan tindakan biopsi. Ketika mendengar kata biopsi, saya sadar bahwa ini adalah salah satu prosedur untuk mendiagnosis penyakit kanker. Yupp, jelasnya Biopsi adalah salah satu tes yang biasanya dilakukan untuk mendeteksi dan memantapkan diagnosis penyakit kanker. Biopsi ini dilakukan sebagai prosedur mengambil jaringan atau sampel sel dari tubuh seorang pasien.


Ternyata, hasil sampel yang diuji di rumah sakit kanker Dharmais menunjukan kalau hasilnya abang menderita kanker, dan jenis kanker yang diidapnya adalah kanker ganas. Meskipun kita keluarga sudah mempersiapkan kabar yang terburuk dari hasil sampel biopsi ini, namun tetap kabar ini tidak bisa menutup rasa sedih dan takut yang kami rasakan. Tapi, kami sadar harus tetap kuat dan terus memberikan motivasi kepada abang untuk bersama-sama melewati cobaan ini semua.


Tentu saja, ada kaka ipar yang hatinya pasti lebih hancur mendengar berita ini. Tapi beliau cukup tegar, dan menemani abang untuk melakukan pengobatan penyakit kankernya. Namun sayang penyakit kanker abang ini diketehui ketika sudah pada stadium lanjut, sehingga dalam selang waktu 3-4 bulan sel kanker terus menggrogoti tubuhnya dan abang tidak dapat bertahan melawan penyakit kankernya. Rencana untuk melakukan kemoterapi akhirnya tinggallah rencana saja, karena kondisi abang yang terus menurun sehingga tidak mungkin dilakukan tindakan pengobatan selanjutnya dengan melakukan kemoterapi.


Sebagai insan yang hidup di muka bumi ini, kita hanya bisa berusaha dan berdoa, setelah kurang lebih selama 5 bulan berjuang melawan penyakit kankernya, ternyata Allah lebih sayang padanya dan tidak membiarkan abang merasakan sakit yang lebih lama lagi. Ini pasti yang terbaik bagi Abang, karena dia tidak harus merasakan sakitnya lebih lama. 


Apa yang terjadi kepada abang, tentu saja menyadarkan kami sekeluarga untuk lebih menjaga kesehatan dan menjalani pola hidup sehat. Karena mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Terlebih lagi dalam penyakit kanker yang hingga kini peluang kesembuhannya masih rendah


Pola Hidup Sehat Cegah Penyakit Kanker


Membentuk gaya hidup sehat, adalah salah satu langkah kita untuk menjaga tubuh dari resiko penyakit berbahaya, termasuk kanker. Kita tahu kalau kanker termasuk salah satu penyakit yang mematikan. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  menyebutkan pada tahun 2018 sudah ada sekitar 9,6 juta jiwa yang meninggal akibat penyakit kanker. Tentu ini angka kematian yang cukup tinggi. Selain memperhatikan jenis makanan yang kita konsumsi, menjaga berat badan, rajin berolahraga, membentuk pola hidup sehat juga perlu kita jalankan agar dapat mencegah penyakit kanker.


Belajar dari pengalaman almarhum abang yang telat melakukan pemeriksaan dini terhadap penyakit kankernya, tentu saja saya tidak mau hal tersebut terjadi lagi kepada anggota keluarga saya yang lainnya. Bukan hanya saling mengingatkan tapi baiknya kita mulai menjalankan pola hidup sehat dimulai dari diri kita sendiri, agar bisa memberikan contoh baik ini kepada anggota keluarga yang lainnya.


Pentingnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi kanker sejak dini, apalagi jika memiliki garis keturunan keluarga yang memiliki kanker. Selain itu ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit kanker, salah satunya seperti saya katakan sebelumnya yaitu dengan memperbaiki pola hidup dengan gaya hidup baru yang lebih sehat dan bugar. Apalagi saat ini kita sedang berada di tengah pandemi, sehingga tuntutan untuk menjaga pola hidup sehat harus lebih ditingkatkan kembali.


Berkaca dari pengalaman abang sebelumnya, saya menyadari perlunya mempersiapkan perlindungan terhadap diri dan keluarga agar lebih bebas menjalani hidup tanpa khawatir akan risiko yang mungkin akan muncul di kehidupan kita dengan mempersiapkan perlindungan asuransi.


Pentingnya Melindungi Keluarga dengan Asuransi 


Masih banyak orang yang belum mengikuti program asuransi, terutama asuransi kesehatan. Padahal, sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan jika ikut asuransi. Contohnya yang paling kita rasakan manfaatnya adalah jika kita sendiri atau orang terdekat dalam keluarga mengalami hal buruk, jika kita memiliki asuransi setidaknya kita tidak akan dipusingkan dengan biaya perawatan selama di rumah sakit.

Pentingnya memiliki proteksi Asuransi untuk Keluarga Tercinta

Pasalnya, dalam hal ini perusahaan asuransi sudah siap menanggung segala bentuk pengobatan dan segala klaim medis yang dibutuhkan. Sayangnya masih sedikit orang yang paham dengan manfaat jika kita ikut asuransi. Sebagai manusia, tentu saja kita tidak bisa menghindari datangnya penyakit dan kematian. Dua hal ini pasti akan menghampiri semua orang dengan intensitas dan waku yang berbeda. Oleh karena itu kita harus membuat proteksi dengan mempersiapkan asuransi.


Berkaca dari kasus abang yang meninggal karena kanker, tentu saja ini menjadi pertimbangan besar untuk proteksi saya pribadi dan keluarga. Bersyukurnya FWD Life sudah meluncurkan produk asuransi kanker online.


Asuransi Kanker Dari FWD Life


Masa pandemi seperti sekarang ini, membuat ruang gerak kita menjadi terbatas. FWD Life sebagai pelopor asuransi jiwa yang berbasis digital di Indonesia, menjadi terobosan yang tepat untuk kita pilih saat ini. Kita dapat melindungi diri kita dan keluarga dari risiko kanker, hanya dengan beberapa ketukan saja kita sudah bisa memiliki asuransi kanker online, emang bisa ya?




Bisa dunk, sekarang sudah ada FWD Cancer Protection, ini adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan atas risiko penyakit kanker hingga tertanggung berusia 70 tahun. Asuransi ini merupakan asuransi khusus kanker yang dilakukan secara online dengan harga yang terjangkau, tanpa rasa khawatir dan hadir dengan proses digital end-to-end mulai dari pembelian hingga proses klaim.   


Biasanya kalau ingin membeli produk asuransi kita harus diribetkan dengan lembaran kertas, tapi dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, FWD sangat mengerti dan menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin semuanya praktis, aman dan cepat. 


Mengingat penyakit kanker masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar dan penyebab kematian utama di Indonesia, FWD Insurance hadir untuk memberikan perlindungan kanker yang terjangkau dan menawarkan manfaat yang lebih baik serta pengalaman nasabah yang baru bagi masyarakat Indonesia. 


Agar kamu semakin yakin untuk membeli produk FWD Cancer Protection ini, aku kasih bocorannya dech beberapa manfaat bagi nasabahnya berikut ini :

  • Mudah Ketentuannya, 100% uang pertanggungan jika didiagnosis kanker di tahap awal walaupun sudah memiliki perlindungan lainnya.
  • Mudah Belinya, Cukup 4 langkah, pembelian melalui proses online dimana saja cukup dengan 3 pertanyaan kesehatan saja.
  • Mudah Bayarnya, Mulai dari Rp. 10.000/bulan, kita bebas memilih uang pertanggungan yang sesuai dengan kebutuhan kita.
  • Mudah Klaimnya, Proses pengajuan klaim mudah dan cepat, selama dokumen yang diperlukan sudah lengkap.

Bukan hanya prosesnya saja yang mudah yang menjadi kelebihan dari produk ini, tapi dengan membeli produk FWD Cancer Protection memberikan manfaat 100% uang pertanggungan jika kamu didiagnosis kanker, Kamu akan mendapatkan perlindungan jika terjadi risiko, sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan biaya-biaya yang tak terduga dan nantinya kita hanya tinggal fokus terhadap proses pemulihan.




Jadi, dari pemaparan di atas sudah jelas jika FWD Cancer Protection, pada tahun ini  merupakan salah satu pencapaian yang semakin membedakan FWD Insurance dengan perusahaan asuransi lainnya.





Harapannya dengan hadirnya produk FWD Cancer Protection ini menjadi solusi yang "mudah beneran" untuk melindungi masyarakat dari risiko keuangan saat didiagnosis terkena penyakit kanker. Meskipun saat ini akibat pandemi hampir seluruh masyarakat terkena dampaknya, namun kita harus tetap semangat dan optimis pasti semuanya akan membaik dan kita akan semakin merasa tenang karena sudah memiliki proteksi dari penyakit kanker, sehingga kita bebas jalani passion kita tanpa perlu rasa khawatir.


Memiliki Asuransi Berarti Kita Sehat Secara Finansial, Qo Bisa?


Seperti yang kamu ketahui jika kita membeli produk asuransi artinya kita memiliki tanggungan pembayaran premi setiap bulannya, mau tidak mau akhirnya kita harus mengatur keuangan sedemikian rupa dan dewasa secara keuangan juga bisa dilihat dari cara kita menjaga nilai ekonomi dari segala kerugian yang terjadi pada diri kita di masa depan, seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal.


Saat kondisi tersebut menimpa kita dan kita tidak dapat menghasilkan uang, maka sudah dapat dipastikan kita belum sehat secara keuangan karena tidak adanya proteksi atau perlindungan baik untuk kita sendiri maupun untuk keluarga yang kita tinggalkan.


Maka dari itu literasi finansial sangat diperlukan dalam membantu proses pengelolaan keuangan dan membuat keputusan yang cerdas ketika kita dihadapkan dengan permasalahan finansial. Bukan hanya kesehatan secara fisik saja yang harus kita jaga, tapi sehat secara finansial juga harus kita jaga.

Nah, salah satu fondasi penting untuk bisa sehat secara finansial adalah keamanan keuangan dengan memiliki proteksi yang disediakan oleh asuransi. Dengan produk asuransi akan memberikan perlindungan terhadap tabungan dan investasi yang kita miliki saat terjadi hal yang tidak kita inginkan, seperti kecelakaan, sakit, jadi mimpi dan tabungan keluarga kita tidak akan terganggu jika memiliki asuransi.

So, sudah semestinya kita melindungi diri kita dan keluarga dengan produk asuransi yang tepat sesuai dengan tujuan keuangan kita dan Asuransi Kanker Online FWD ini bisa menjadi salah satu jawaban kamu.


Kabar gembiranya lagi, menjelang akhir tahun ini, ada kejutan yang akan diberika oleh FWD lho!

Jadi, kalau kamu membeli FWD Cancer Protection  selama periode 21-31 Desember 2020, kamu akan berkesempatan untuk ikut undian memenangkan sepeda Brompton, iPhone 12, dan iWatch 6. Duch hadiahnya bikin mupeng dan nggak kaleng-kaleng ini mah..

Cuss, beli produknya dengan premi mulai dari 10ribu/bulan dan kamu belinya cukup secara online. Mudah banged dunk ini! Buruan beli sekarang di ifwd.co.id yaaa!

Sehat fisiknya dapet, sehat finansialnya juga terjaga dengan FWD Insurance.




Saturday, December 26, 2020

Hari Ibu dan Tantangan Orangtua dalam Pemenuhan Gizi Anak di Era Pandemi

Momen peringatan Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember tahun ini, bisa kita rasakan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan peringatan Hari Ibu berada di tengah situasi Covid-19. Meskipun demikian, makna dari peringatan Hari Ibu tidak boleh berkurang.

Kita tahu sosok seorang Ibu biasanya erat dengan tanggung jawab yang besar, kamu setuju nggak? Belum lagi dengan hal yang berkaitan pemenuhan gizi keluarga, karena semua itu berkaitan dengan masa depan anak-anak kelak. Ibu adalah pusat keluarga, yang menjadi garda terdepan untuk menjaga kesehatan keluarga.




Dengan situasi sekarang ini, bukanlah perkara yang mudah untuk memenuhi asupan gizi  keluarga, selain harus beradapatasi, menerima dan membangun kebiasaan baru di lingkungan keluarga, peran ibu semakin bertambah ketika harus berperan sebagai guru yang mengajarkan anak selama proses belajar mengajar secara daring.

Seorang Ibu menjadi kunci pertahanan kesehatan keluarga, yang harus memastikan gizi anak-anak dan keluarga terpenuhi agar imunitas tetap terjaga dan megawal keluarga dari potensi penyebaran virus covid-19. Ternyata hasil dari penelitian juga mengatakan kalau perempuanlah yang lebih disiplin dan menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M secara baik.




Mengingat pentingnya peran seorang Ibu dalam menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, Yayasan Abhiparya Insan Cendikia mengadakan Webinar "Membangun Kesadaran Gizi Keluarga Mulai dari Usia Dini" pada hari senin, tanggal 24 Desember 2020.

Tantangan Orangtua dalam Pemenuhan Gizi Anak di Era Pandemi

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya memiliki pertumbuhan yang baik. oleh karena itu memaknai kembali Hari Ibu  beberapa hari lalu dengan memperhatikan dan mendukung pentingnya peran ibu, sebagai sosok yang memiliki kontribusi besar bagi pemenuhan gizi anak terlebih di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Masalah pemenuhan gizi ini juga menjadi perhatian besar Yayasan Abhipraya Insan Cendikia Indonesia (YAICI), menyadari hal itu dalam webinar yang mengangkat tema membangun kesadaran gizi keluarga pada beberapa waktu yang lalu, menghadirkan beberapa narasumber yang ahli di bidangnya yaitu :
  • Arif Hidayat SE, MM, Ketua Harian YAICI
  • Prof. Dr. Ir. Netti Herawati M.Si, Ketua Umum PP HIMPAUDI
  • dr. Moretta Damayanti, SpA(K). M. Kes, Anggota IDAI 
Pada kesempatan webinar kali ini, Maman Suherman atau yang biasa dipanggil dengan Kang Maman hadir sebagai Moderator. Senang dech, kalau Kang Maman hadir sebagai moderator, acaranya tuch jadi hidup banged, nggak monoton githu.

Saya pribadi meyakini kalau anak usia dini, yakni dengan rentang usia 0-6 tahun sedang berada pada fase usia emas atau golden age. Pada fase ini merupakan fase yang menentukan seperti apa kelak jika dewasa nanti, baik dari segi fisik, emosional dan kecerdasannya.  Apalagi di era pandemi yang masih mengancam sampai penghujung tahun ini, mengakibatkan seluruh lapisan masyarakat terkena dampaknya, khususnya pada anak-anak yang sangat rentang terhadap penyakit.

Maka, solusi untuk permasalahan ini yaitu membentengi anak-anak calon generasi emas 2045 ini dengan memberikan asupan gizi yang cukup, supaya dapat meningkatkan imunitas mereka. Banyak cara untuk meningkatkan imunitas anak, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi susu. As we know, susu memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak-anak.




Karena kita tahu dalam susu mengandung, kalsium, protein, lemak, serta vitamin B1 dan C. Kandungan dalam susu juga memilki manfaat untuk menjaga agar tubuh kita tetap sehat dan fit.




Arif Hidayat, selaku ketua YAICI mengatakan 1 dari 7 anak di indonesia ternyata masih mengkonsumsi kental manis, padahal kental manis merupakan bukan bagian dari Asupan Gizi seimbang bagi Balita, karena kandungan gula yang tinggi. Jadi penyebaran informasi mengenai kental manis ini bukan susu harus ditingkatkan lagi, agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi dengan tepat.

Sekali lagi peran dari seorang ibu sangat dibutuhkan, dalam pola pengasuhan anak-anak orangtua memang dituntut untuk memiliki pengetahuan lebih dan mau terus belajar serta mencari informasi yang tepat agar mereka bisa memberikan yang terbaik kepada anak-anak mereka.

Ingat! Kental Manis Bukan Susu

Miris memang melihat fakta, bahwa masih banyak orangtua yang memberikan kental manis kepada anak-anak mereka sebagai susu setiap hari. Alasanya karena harganya yang murah dan mudah di dapat. Tak bisa kita pungkiri permasalahan ekonomi memang masih menjadi  penyebab utama masalah kesehatan.

Lagi-lagi karena permasalahan ekonomi masih banyak para orangtua yang memberikan kental manis sebagai susu kepada anak-anak mereka

Selain itu, dalam sambutannya Bapak Ir. Harris Iskandar, Ph.D Widyaprada Ahli Utama mengatakan kita jarang sekali bahkan hampir luput untuk menghubungkan PAUD dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Padahal jika dibandingkan dengan negara Cina dan negara Asia lainnya, mereka selalu menghubungkan, mengingat pendidikan dimulai sejak dini.

Jadi sejak usia dini, asupan gizi pada anak-anak memang harus diperhatikan bahkan semenjak berada dalam kandungan, jangan sampai mereka kekurangan atau kelebihan gula, garam, dan lemak. Jika anak-anak kekurangan gizi maka pertahanan tubuh akan lemah (imun).

Kamu tau nggak, kalau 1 dari 3 anak di Indonesia berpotensi menjadi stunting, tentu hal ini erat kaitannya dengan permasalahan gizi, ini yang masih kita abaikan.

Lantas, siapa yang harus bertanggung jawab? Dalam hal ini tidak bisa saling menyalahkan, tapi seluruh lapisan masyarakat Indonesia harus turun tangan  dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dengan tepat dan secara langsung.

Ingat! Tidak semua susu sama, terlihat  seperti padahal kental manis bukan susu, proteinnya sedikit dan gulanya tinggi. Jadi sebaiknya jangan dikonsumsi sebagai minuman susu apalagi diberikan kepada anak-anak, Dari hasil penelitian Sahabat YAICI yang dilakukan di 5 Provinsi, mengenai masyarakat yang mengkonsumsi kental manis, ternyata ada orangtua yang memberikan kental manis sampai 5 gelas per hari kepada anak-anaknya. Duch, dengar fakta ini rasanya tuch menyahat hati banged ya.

Mengapa masih banyak persepsi masyarakat yang menganggap bahwa kental manis itu adalah susu, hal ini karena salah satu penyebabnya adalah dari iklan yang menampilkan kental manis diminum sebagai minuman susu, dan menampilkan anak-anak pula. Selain itu juga sudah turun-menurun memberikan kental manis sebagai susu.

Prof. Dr. Ir. Netty juga mengatakan peran pendidikan PAUD sangat berperan penting untuk meningkatkan literasi Gizi anak-anak, oleh karena itu Bunda Netty menghimbau agar guru tidak boleh mendidik apa yang tidak dilakukannya dan guru adalah calon pasangan paling ideal yang akan mendidi anak-anaknya.

Pesan yang aku ingat dari Ibu Netty itu ketika beliau mengatakan
Manusia itu harus dikenalkan dengan tubuhnya, kalau ia sudah kenal dengan tubuhnya maka ia akan kenal dengan tuhannya.

Untuk menjaga permasalahan gizi, kita hanya boleh mengkonsumsi gula sehari itu hanya 4 sendok makan gula, memang betul jika kita tidak langsung makan gula dalam 4 sendok makan, tapi dalam kental manis , dalam permen,dalam coklat, dalam cake, semua itu makanan yang mengandung gula. 


Asupan Gizi Untuk Anak usia PAUD

Pemaparan selanjutnya oleh Ibu Moretta yang mengatakan, bahwa kebiasaan konsumsi makanan manis pada anak-anak, bisa berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Anak menjadi kenyang dan efek lanjutannya tumbuh kembang mereka menjadi terhambat. Terutama pada anak-anak yang mengkonsumsi kental manis. Apabila orangtua  merasa dengan susu saja sudah cukup, maka akan berisiko kurang gizi. Lebih bahaya lagi jika anak-anak mengkonsumsi kental manis dan juga suka ngemil maka bahayanya akan menyebabkan obesitas. 

Jika ingin memberikan susu kepada anak-anak maka berikanlah susu yang standar



Selain itu faktor lingkungan juga ikut mendukung, maka sebaiknya kita harus menciptakan lingkungan yang menyenangkan, dan jangan membiasakan hadiah makanan sebagai reward kepada anak-anak. Mengenai permasalahan gizi sebenarnya sudah masuk di dalam kurikulum PAUD, tapi sekali lagi tidak mudah menggandeng para orangtua untuk ikut serta menjalankan program makan sehat yang ada di PAUD.

Semoga dengan adanya penelitian ini diharapkan menjadi pemicu, agar semakin banyak masyarakat yang melek pengetahuan dan informasi yang tepat terkait dengan asupan gizi untuk balita. Sehingga pada tahun 2045 nanti anak-anak akan tumbuh menjadi generasi emas dan berakhlak mulia.





Wednesday, December 23, 2020

Lengkapi Kenyamanan Hidupmu dengan Asuransi Syariah Manulife

 Kamu sedang menimbang-nimbang mau ikut asuransi syariah?


Beberapa belakangan ini tren berhijrah dengan menerapkan prinsip-prinsip keislaman di berbagai sektor semakin meningkat. Mulai dari produk-produk keuangan yang berbasis syariah juga semakin menyeruak, tidak terkecuali dengan asuransi yang berbasis syariah.


Asuransi syariah hadir untuk memenuhi kepentingan dan keinginan banyak orang, terutama segmen muslim, yang berharap ingin memiliki sebuah produk asuransi yang halal dan sesuai dengan ketentuan syariah. Karena kita tahu penduduk muslim Indonesia saat ini berjumlah 85% dan ini merupakan populasi muslim terbesar di dunia.


Perkembangan industri syariah di Indonesia saat ini tak bisa dipungkiri, jika kita melihat 10 tahun terakhir, banyak acara-acara yang dihubungkan dengan syariah. Maraknya asuransi syariah di Indonesia khususnya, baik asuransi dari luar negeri atau dari Indonesia sendiri hampir seluruhnya memiliki produk asuransi syariah.


Ya, perkembangan asuransi syariah di Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Sebenarnya perbedaan antara asuransi non syariah dengan asuransi syariah tidak terlalu signifikan, tapi terletak perbedaannya ada pada perjanjian transaksinya. Jika dalam asuransi non-syariah, nasabah membeli produk asuransi kepada perusahaan dan akan ditanggung ketika terjadi musibah. Sedangkan bagaimana dengan suransi syariah?




Untuk membahas mengenai sistem asuransi yang berbasis syariah ini,  pada hari Jum’at tanggal 18 Desember 2020 saya mengikuti blogger gathering secara online yang diadakan oleh pihak Manulife Indonesia. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan diri kita, keluarga kita dan orang-orang terdekat kita di masa yang akan datang. Jadi lengkapilah kenyamanan hidup keluarga kita dengan memiliki asuransi yang berbasis syariah. Kenapa asuransi Syariah?


Kenapa Asuransi Syariah?


Meskipun Indonesia merupakan populasi pendudk muslim terbesar di dunia, nyatanya saat ini hanya 1% masyarakat kita yang memiliki asuransi syariah. Dalam kesempatan acara blogger Gathering ini menghadirkan narasumber sebagai berikut;

  • Karjadi Pranoto, Direktur & Chief of EB & Unit Syariah Distribution
  • Jeffrey Kie, Chief Agency Officer

Bapak Karjadi Pranoto, mengungkapkan kenapa Asuransi Syariah? Industri Syariah di Indonesia memang semakin diminati, perkembangan ini tak bisa dipungkiri dengan data yang ada menunjukan bahwa pendapatan distribusi dalam bidang syariah tumbuh 9.76% yang melebihi pertumbuhan asuransi jiwa (nonsyariah).



Kita mungkin sering sekali ditawarkan berbagai produk asuransi, baik itu asuransi kesehatan, maupun asuransi jiwa. Tapi sejauh ini saya sendiri mulai mencari informasi lebih mengenai asuransi syariah, dan sama seperti yang dikatakan oleh Bapak Karyadi bahwa asuransi syariah itu prinsipnya adalah tolong-menolong.


Jelasnya lagi, berdasarkan fatwa DSN MUI 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman Umum Syariah, Asuransi syariah adalah usaha untuk saling membantu dan berbagi di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset atau tabarru yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu menggunakan akad yang sesuai dengan syariah.


Jika kita memilih asuransi syariah maka sebagai peserta kita akan mendapatkan dua (2) manfaat sekaligus, pertama Proteksi untuk diri sendiri /pribadi, dan yang kedua berbuat baik dengan menyisihkan sebagian dana untuk menolong orang lain, melihat fakta ini kamu jadi tertarik nggak?


Dalam hal risiko asuransi syariah pun mengedepankan risk sharing berupa dana tabarru yaitu dana yang terkumpul dari uang partisipasi seluruh peserta Asuransi Syariah. Selain itu mereka juga bersedia tolong menolong bila terjadi peristiwa buruk. Uniknya bukan hanya umat muslim saja yang tertarik untuk memiliki produk asuransi syariah, tetapi mereka  non muslim juga banyak yang tertarik dengan sistem dan manfaat asuransi syariah ini.


Karena prinsip asuransi syariah adalah tolong menolong, dimana setiap peserta berkontribusi untuk menolong peserta lain dalam kebajikan serta memberikan rasa aman ketika terjadi risiko diantara peserta. Oleh karena itu proteksi berbasis syariah ini dapat memperkuat rasa kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong bagi para pesertanya. Makanya nggak heran dech kalau banyak yang tertarik!

Lantas, apa saja manfaat dan keunggulan asuransi syariah yang dimiliki oleh Manulife Indonesia?


Program Asuransi Syariah yang dimiliki oleh Manulife Indonesia


Asuransi syariah memberikan kita rasa aman, ketenangan dan kepastian, kita tidak akan tergerus risiko investasi bodong atau dana kita habis karena dipakai untuk biaya berobat. Makanya tidak heran jika pertumbuhan dan minat masyarakat Indonesia yang besar terhadap produk syariah. Disaat kita sudah memiliki pemasukan maka akan lebih baik jika kita berinvestasi asuransi dan perlindungan syariah bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mempersiapkan masa depan keluarga kita.


Untuk mewujudkan hal tersebut Manulife Indonesia memiliki produk yang berbasis syariah yaitu MiSmart Insurance Solution Syariah (MiSSION Syariah). Apa MiSmart Insurance Solution Syariah ini?


Jeffrey Kie (Chief Agency Officer Manulife) menjelaskan tentang MiSmart Insurance Syariah (MiSSION Syariah) merupakan produk asuransi syariah dari Manulife Indonesia yang memberikan perlindungan jiwa, investasi optimal serta manfaat akhir masa program Asuransi Jiwa Syariah sesuai dengan prinsip syariah. 



MiSSION Syariah ini memberikan
Solusi 3 in 1 (Proteksi Jiwa, Investasi, dan Kesehatan).Dimana Solusi 3 in 1 ini Mengedepankan prinsip syariah, untuk melengkapi kenyamanan dan ketenangan hidup yang aman, amanah, dan penuh berkah. Apalagi ditengah pandemi seperti sekarang ini, tentu saja kita memerlukan perlindungan maksimal untuk keluarga tercinta kita.


MiSSION Syariah ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu :

  • Tolong menolong melalui dana tabarru, kesempatan tolong menolong terhadap sesama melalui dana tabarru.
  • Kontribusi terjangkau, pilih kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan kita, mulai dari Rp. 4.000.000/USD 400 per tahun.
  • Dilengkapi dengan Asuransi Kesehatan sebagai asuransi tambahan, MiSSION Syariah dilengkapi dengan asuransi kesehatan sebagai asuransi tambahan yaitu MiSmart Health Care Syariah, Mismart Critical Care Syariah dan MiSmart Waiver Syariah.
  • Santunan Asuransi maksimal & alokasi investasi Optimal Berbasis Syariah, dimana perlindungan jiwa seumur hidup bagi peserta usia 110 tahun, serta 100% alokasi investasi sejak tahun polis ke-2.
  • Bonus loyalitas total 750%, 50% dari kontribusi dasar tahunan di akhir tahun polis ke-10 dan 700% dari kontribusi dasar tahunandi akhir tahun polis ke-25.
  • Surplus underwriting, yaitu surplus dari total kontribusi peserta ke dalam dana tabarru setelah dikurangi pembayaran santunan/klaim, kontribusi reasuransi dan cadangan teknis, dalam satu periode tertentu.



Dengan manfaat yang diberikan tersebut, serta MiSSION Syariah menawarkan kontribusi terjangkau, yaitu mulai dari Rp. 300 ribuan per bulan, ini termasuk nilai yang terjangkau bukan? Jadi sekarang lengkapi kebahagian keluarga kita bukan lagi Cuma sekedar impian saja, tapi kita bisa mewujudkannya mulai dari sekarang.


MiSSION Syariah ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Manulife Indonesia untuk memprioritaskan karyawan, pelanggan, dan komunitas pada tahun 2020 ini. Pastinya Manulife Indonesia terus melakukan inovasi untuk kenyamanan para nasabahnya. Meskipun di tengah pandemi seperti sekarang ini, tapi pihak Manulife Indonesia tetap berkomitmen kuat untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat Indonesia.

Jadi kita juga harus optimis dunk, untuk memiliki produk proteksi kesehatan dan jiwa.


Oiya, siapa disini yang merasa sedang berada diposisi “Sandwich Generation”? Yu, putuskan rantai yuk, mulai dari diri kita sendiri, dan perlahan mulai memperbaiki kondisi keluarga, bagaimana caranya?


Yuk, Putuskan Rantai Sandwich Generation, Sekarang!


Sebagai generasi milenial jarang banged pasti kita mendengar ucapan pertanyaan, kapan punya suransi? Biasanya kita sering mendengar ucapan kapan nikah?  Kapan beli mobil? Kapan punya rumah? Mengenai asuransi kita juga biasanya hanya sekedar tahu saja, kita tidak menganggap itu kebutuhan yang penting.




Sering generasi milenial menganggap saat ini masih muda, masih bekerja, dan sudah memiliki asuransi juga dari kantor, trus untuk apa punya asuransi lagi? Nggak heran siy banyak para milenial yang melontarkan peryataan tersebut. Padahal sebanyak 33,75% dari jumlah penduduk keseluruhan merupakan generasi milenial. Ini artinya jika tanpa perhitungan dan persiapan hari tua yang matang, maka generasi milenial berpotensi menjadi generasi sandwich untuk anak mereka kelak.


So, yuk putuskan rantai Sandwich generation!


Nah, ungkapan lebih cepat lebih baik, ternyata juga berlaku di dunia asuransi. Semakin muda seseorang memiliki asuransi maka relatif semakin murah premi yang akan dibayarkan. Qo bisa? Generasi milenial cenderung terhindar dari risiko sakit kritis atau kematian yang berpotensi menghabiskan biaya perawatan besar, lalu alasan lainnya karena generasi milenial belum memiliki banyak tanggungan.


Makanya mumpung masih muda, lebih baik kita alokasikan pengeluaran yang lebih penting, seperti asuransi. Buat kamu generasi milenial, Manulife Indonesia memiliki solusi untuk memilih asuransi yang cocok bagi kamu kaum milenial yang baru pertama kali memiliki produk asuransi. Yaitu MiSmart Insurance Solution (MiSSION Syariah), dengan premi yang sangat terjangkau tapi memiliki manfaat asuransi yang dibutuhkan oleh para milenial.


Hanya dengan membayar mulai dari 4 juta per tahun, kamu sudah memperoleh keuntungan investasi dari premi yang dibayarkan. Ditambah lagi dengan manfaat loyalitas total 750%, serta perlindungan jiwa seumur hidup dengan uang pertanggungan normal.


Jadi, nggak perlu khawatir lagi kalau kamu di desak dengan pertanyaan kapan kawin? Kapan pun hari spesial itu datang, yang jelas kita sudah memiliki persiapan lahir-batin sebagai kaum milenial.



Wednesday, December 16, 2020

Pencegahan Ekstra Penyebaran Virus Corona dengan Pepsodent Active Defense

Virus Corona memaksa setiap orang untuk lebih ekstra menjaga kebersihan diri dan juga saluran pernapasan. Why? Karena kita tahu bahwa pintu masuk Virus Covid-19 sebelum sampai ke paru-paru, melalui mata, hidung, dan mulut. So, untuk mengurangi frekuensi virus di rongga mulut setelah sikat gigi banyak disarankan untuk membersihkan gigi dan mulut lebih maksimal dengan menggunakan obat kumur atau mouthwash.





Saat pandemi seperti sekarang ini mouthwash memiliki manfaat lebih, selain menjalankan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak), menggunakan obat kumur juga menjadi sarana untuk pencegahan ekstra penyebaran virus corona.


Pandemi Corona yang sudah berjalan hampir satu tahun ini, dan kita juga tidak pernah tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Bukti menunjukan bahwa virus corona ini lebih mudah  penyebarannya dan dapat bertahan hidup di udara dan dipermukaan dalam waktu yang cukup lama. Hingga saat ini, Indonesia dan negara lainnya sedang berjuang untuk melawan virus covid-19 dan setiap harinya kasus angka positif covid-19 masih terus bertambah.


Tentu tidak mudah untuk menghentikan penyebaran virus ini, masyarakat juga terus diingatkan oleh pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan dengan baik, yang sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi kita semua. Jangan sampai kita lengah dan terus menerapkan pola hidup sehat.


Meskipun kita sudah berusaha menjalankan pola hidup sehat, rasa khawatir pasti masih menghantui kita, bagusnya rasa kekhawatiran ini menjadi motivasi kita untuk mengubah perilaku menjadi lebih bersih, memperbanyak makan sayur dan buah, rajin berolahraga, dan menjaga kebersihan tangan dan mulut. Banyak riset yang menunjukan bahwa virus Covid-19 ini juga terdapat di rongga mulut orang yang terinfeksi, terutama pada air liur. Hal ini yang harus kita waspadai karena dalam 1 ml air liur terdapat lebih dari 1 juta partikel virus.


Aku mendapatkan insight lagi tentang bagaimana kita menjaga kesehatan mulut dan pencegahan ekstra penyebaran virus corona di acara webinar yang diadakan oleh Pepsodent. Webinar ini juga sekaligus launching produk terbaru dari Pepsodent yaitu Pepsodent Active Defense Mouthwash dengan new CPC Technology.


Peluncuran Pepsodent Active  Defense Mouthwash


Acara Webinar bersama Pepsodent yang diadakan pada tanggal 8 Desember 2020 ini, menghadirkan beberapa pembicara yang keren dan pastinya orang-orang yang sangat  perduli dengan situasi sekarang, diantaranya :

  • Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, selaku Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation
  • drg. Tritarayati, SH, MHKes, selaku Ketua Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kementrian Kesehatan
  • Dr. drg. Armelia Sari Widyarman , M.Kes, Dokter Gigi dan Peneliti
  • dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M. Kes, Ketua Umum PERSI




Potensi terbesar penularan virus covid itu melalui droplet atau percikan air liur, itu lah sebabnya kenapa sekarang ini menggunakan masker bukan lagi paksaan tapi sudah harus dijadikan sebagai kewajiban, supaya kita tidak menularkan atau ditularkan oleh virus ini. Hasil riset dari Unilever yang dilakukan beberapa waktu lalu mengkonfirmasi hasil studi in vitro menunjukan bahwa berkumur dengan Pepsodent Active Defense Mouthwash selama 30 detik ternyata bisa mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 dan efeknya sendiri bisa bertahan hingga 6 jam lho! Kalian tau kenapa?

Ternyata hasil tes in vitro (studi dalam lingkungan terkendali di luar organisme hidup)  menunjukan bahwa obat kumur dengan Teknologi CPC efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99.9 persen.





Drg. Ratu Mirah Afifah juga mengungkapkan dalam hasil penelitian disebutkan, dimana salah satu obat kumur dengan teknologi CPC ini mengandung 0,07 persen CPC yang bekerja menargetkan dan menghancurkan selubung lipid dari virus SARS-CoV-2. Dalam penelitian ini juga diketahui bahwa teknologi CPC dikenal oleh industri perawatan gigi dan mulut karena kemampuannya mengurangi bakteri tanpa mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam rongga mulut.


Selain di saluran pernapasan, banyak riset menunjukan bahwa virus SARS CoV-2 juga terdapat di rongga mulut orang yang terinfeksi, terutama di air liur. Ketua Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, drg. Tritarayati menghimbau kepada masyarakat luas untuk mewaspadai bahwa disetiap 1 ml air liur terdapat lebih dari 1 juta partikel virus.

Hal ini juga diperkuat dengan data terbaru dari Central Disease Control and Prevention (CDC) mennunjukan bahwa lebih dari 50 persen penyebaran virus SARS CoV-2 berasal dari kasus konfirmasi tanpa gejala dari orang yang berada di sekita kita. Nah, ini yang mesti kita waspadai jika menjadi OTG, karena kasusnya semakin banyak yang OTG ini. 


drg. Tritarayati menambahkan virus penyebab covid-19 ini ternyata menyebar melalui tetesan air liur  atau keluarnya cairan dari hidung, yang telah terdeteksi sebelum, selama, dan setelah fase akut penyakit, begitu juga dalam kasus tanpa gejala. Jadi selain menjalankan protokol kesehatan dengan 3M ditambah dengan perlindungan ekstra dengan menggunakan Mouthwash yang mengandung CPC, inovasi dari Pepsodent Active Defense.

Ingat! ini Bukan Obat yaaa...

Peryataan senada juga diungkapkan oleh dokter cantik Dr. drg. Armelia Sari Widyarman, M.Kes selaku dokter gigi  dan peneliti menambahkan, bahwa hasil studi itu didukung oleh sebuah uji klinis dari sekelompok peneliti independen  yang berada di Singapura dimana para peneliti disana melibatkan sejumlah penderita Covid-19.





Hasilnya, memperlihatkan jika kita berkumur dengan mouthwash yang mengandung CPC ternyata dapat mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 secara signifikan lho! Jika kita berkumur selama 30 detik, dan efeknya bisa bertahan selama 6 jam. drg. Amelia mengingatkan bahwa ini bukan obat ya, jadi bukan untuk mengobati dan membuat kita jadi kebal terhadap Virus Covid-19, tapi lebih kepada mengurangi penyebaran risiko terpapar  covid-19.

Jangan sekali-kali ada yang berani untuk meminum obat kumur ini, nggak githu juga ya guys cara penggunaannya!


Mungkin, banyak yang bertanya sebenarnya apa siy CPC itu?


Bagaimana Mouthwash dengan CPC bisa Mencegah Penularan Virus Corona?


Berbagai temuan menunjukan bahwa Mouthwash (obat kumur) berpotensi menjadi tambahan perlindungan penting untuk kehidupan sehari-hari kita lainnya, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker.

Unilever bekerjasama dengan laboratorium-laboratorium terkemuka dalam melakukan penelitian untuk mengetahui apakah mouthwash dengan teknologi CPC dapat mengurangi jumlah virus corona? Penelitian ini dilakukan secara independen, di dalam lingkungan laboratorium yang terjaga.

Hasil awal dari penelitian ini menunjukan bahwa setelah 30 detik pembilasan, formula mouthwash yang mengandung teknologi CPC efektif dalam mengurangi jumlah SARS-CoV-2 virus corona hingga 99.9 persen. 30 detik adalah durasi yang dianjurkan dalam menggunakan mouthwash dan durasi tersebut jadi acuan dalam setiap penelitian. Dengan demikian, penemuan tersebut dapat menjadi langkah awal bahwa pemakaian rutin mouthwash dengan teknologi CPC, seperti Pepsodent Active Defense, berpotensi  menjadi perlindungan tambahan untuk mengurangi penyebaran virus corona.


Apa perbedaan Mouthwash dengan Teknologi CPC dibandiingkan Mouthwash dengan Alkohol dalam Mengurangi Virus Corona di Mulut?


Kita tahu selama ini kebanykan mouthwash mengandung alkohol (ethanol), dan biasanya kandungannya hanya sekitar 11-14%. Hasil dari penelitian di laboratorium menunjukan bahwa kandungan ini bila digunakan sesuai dengan petunjuk yang tertera untuk berkumur, maka ethanol kurang efektif melawan virus. Inilah yang menjadi alasan dalam penelitian, ternyata Teknologi CPC pada mouthwash lebih efektif dalam mengurangi virus.





Jadi mengapa Mouthwash dengan Teknologi CPC ini menjadi langkah pelengkap?
  • Berkumur dengan Pepsodent Active Defense dua kali sehari selama 30 detik dapat mengurangi jumlah SARS-CoV-2 virus corona hingga 99,9%
  • Memiliki efek pada plak
  • Menjaga Kesehatang Rongga Mulut
  • Mengandung Mentol
  • Mencegah Bau Mulut
  • 99,9% Anti Bakterial
  • Aman untuk digunakan sehari-hari untuk keluarga di atas usia 12 tahun.

So, alangkah baiknya jika kita menggunakan Mouthwash dengan Teknologi CPC ini untuk perlindungan tambahan keluarga tercinta kita. 


Kerennya lagi, studi awal ini menjadi inspirasi Pepsodent untuk mendonasikan 50.000 produk Pepsodent Active Defense ini, kepada mereka yang telah berjuang sebagai bentuk perlindungan tambahan bagi para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan. 


Donasi ini nantinya akan diberikan ke rumah sakit rujukan di wilayah Jabodetabek dan Wisma Atlet Kemayoran.
Semoga langkah baik ini, dapat menginspirasi masyarakat luas dan jangan pernah bosan, jangan pernah lengah untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan baik.


Stay safe untuk kita semua yaa!! Tetap semangat dan Keep Smile