Monday, October 14, 2019

10 Oktober Diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Ayo Cegah Bunuh Diri

Setiap 40 detik, ada 1 kematian akibat bunuh diri, percaya nggak? Tercatat 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya di seluruh dunia dan bunuh diri ini adalah penyebab utama kematian kedua diantara usia 15-29 tahun.


10 Oktober, Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Yupp, tanggak 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa sedunia, dimana peringatan ini berfokus kepada pencegahan bunuh diri yang kebanykan terjadi pada remaja atau di usia produktif. Namun, isu mengenai kesehatan jiwa di Indonesia ini masih kurang mendapatkan perhatian. Meskipun jumlahnya cukup tinggi tapi dokter spesialis kesehatan jiwa masih minim selain itu juga jika ingin berkonsultasi ke psikiater biaya yang dikeluarkan juga lumayan mahal.

Depresi yang dirasakan oleh Novi setelah melahirkan anak pertamanya (postpartum syndrom) secara caesar membuatnya beberapa kali ingin melakukan bunuh diri. Rasa depresi yang begitu berat membuat dirinya tidak mau merawat anak kandungnya. Hal ini berawal ketika dokter memutuskan kalau dirinya harus melahirkan secara caesar, sedangkan yang ada dibenaknya harus melahirkan secara normal dan ini yang merasa dirinya bersalah karna melahirkan caesar.

Apalagi ditambah Asi yang keluar tidak banyak semakin menambah rasa stressnya. Rasa depresi yang dihadapi oleh Ibu Novi ini disimpannya sendiri bahkan dirahasiakan dari suaminya. Meskipun diluar dia tampak tersenyum, tapi dalam jiwanya selalu bergejolak. Padahal beliau seorang psikolog, akhirnya faktor ini yang membuat dirinya semakin menutup penyakitnya ini.

Menyadari ada yang salah dalam dirinya, akhirnya Ibu Novi menceritakan depresinya ini kepada dosen pembimbingnya dan bergabung dengan komunitas MotherHope Indonesia, yang merupakan komunitas dengan permasalahan yang sama. Komunitas ini sangat membantu dirinya untuk terlepas dari tingkat depresi tinggi yang dialaminya, karena sering mengadakan seminar, psikoedukasi, home visit dan support group. 


Pengalaman yang dialami oleh Ibu Novi ini, menyadarkan kita kalau kondisi gangguan jiwa ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk profesional sekalipun. Kisah pengalaman Ibu Novi ini beliau ceritakan di acara Hari Kesehatan Mental pada hari Rabu 9 Oktober bertempat di gedung Kemenkes Jl. Rasuna Said Kuningan Jakarta.

10 Oktober, Diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Kamu udah tau belum, kalau setiap tanggal 10 Oktober itu diperingati sebagai hari Kesehatan Jiwa sedunia, dan yang menjadi pertanyaanya adalah, jiwa kita sudah sehat belum ya? Karna kesehatan jiwa menurut Kemenkes RI adalah kondisi seorang individu yang dapat berkembang baik secara fisik, mental, spiritual dan sosial. Sehingga individu tersebut dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi bagi orang banyak.


Sehat Jiwa dimulai dari Diri Sendiri, Keluarga dan Masyarakat

Intinya kita bukan hanya menjaga kesehatan tubuh saja, tapi kesehatan jiwa juga harus diperhatikan karena kuduanya saling berkaitan. 

Apalagi setiap pribadi pasti pernah merasakan yang namanya depresi, perbedaanya adalah respon setiap orang terhadap stress dan depresi ini berbeda-beda. Terkadang penyakit ini suka tidak disadari oleh penderitanya bahkan berusaha untuk menutupinya dengan berbagai alasan. Ada banyak hal yang menyebabkan seorang memiliki gangguan jiwa dan hal ini nggak bisa dianggap remeh, karena penyakit ini bisa mempengaruhi emosi, pola pikir dan juga perilaku penderitanya.

Tidak menutup kemungkinan si penderita bisa stress, depresi berat dan berujung pada bunuh diri. Karena sikap dan perilaku yang sering diluar nalar, seringkali penderita gangguan jiwa ini dijauhkan, dihina bahkan dikucilkan dari lingkungannya. Seharusnya penderita gangguan jiwa ini dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Seperti apa yang dialami oleh Ibu Novi, bahwa depresi, gangguan jiwa ini bisa berisiko kepada siapa saja, ini disebabkan karena beberapa hal berikut :
  • Adanya predisposisi kerentanan
  • Adanya masalah hubungan awal yang tidak harmonis atau terputus dengan ibu
  • Mengalami kekerasan, bullying, trauma atau diskriminasi
  • Mengalami tekanan hidup berat
  • Minim dukungan sosial
  • Sejarag anggota bunuh diri
  • Mudah mendapatkan alat untuk bunuh diri
Faktanya kematian akibat bunuh diri di Indonesia masih tinggi, dibalik satu kematian ada 20 percobaan bunuh diri yang tidak terdata. Woww, serem juga yaa!!

Bukan hanya itu ternyata bunuh diri juga menular lho!

Bukan Penyakit, kenapa Bunuh Diri bisa Menular?

Tindakan bunuh diri ini bukan karena kurang beriman saja, tapi juga biasanya karena nggak mampu untuk membahas masalah yang dia miliki, nggak berani untuk bercerita ke orang lain tentang tekanan-tekanan yang dia hadapi. Soalnya sudah lebih dahulu takut di judge sama oranglain dan lingkungannya.

Sedihnya lagi, bukan penyakit tapi bunuh diri ini bisa menular, tanpa mereka sadari dengan melakukan bunuh diri akan menyelesaikan permasalahannya padahal malah menimbulkan masalah baru. Padahal pada dasarnya setiap orang memiliki insting untuk bertahan hidup, insting manusia ini dirancang sedemikian rupa untuk mengedepankan keselamatan, namun bagi mereka yang kondisi mentalnya rentan mereka percaya dengan bunuh diri masalah dan rasa sakitmereka akan hilang juga.

karena setiap orang memiliki respon yang berbeda maka risiko tertular bunuh diri semakin besar, terutama jika seseorang sudah memiliki faktor risiko tertentu dan berada pada posisi yang dapat memicu untuk bunuh diri. Oleh karenaitu waspadai anak dan remaja yang pernah melakukan hal berikut ini :


Selain sikap waspada jika kita melihat ada tanda teman atau siapapun yang menunjukan tanda-tanda ingin melakukan bunuh diri, jangan dicuekin yaa tapi harus ditanggapi dengan serius dan juga harus didampingin dan kita bantu dengan,
  • Tunjukan rasa empati kita kepada mereka
  • Berinteraksi secara positif, ajak mereka berbicara
  • Bukan hanya sebagai pendengar yang baik, usahakan bantu menyelesaikan permasalahan mereka
  • Mengajak mereka untuk mencari bantuan sosial
Pokoknya jangan sampai mereka merasa kesepian, merasa nggak berguna, merasa putus asa dan tertekan dalam jangka waktu yang berkepanjangan. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah bunuh diri, salah satunya aplikasi Sehat Jiwa dari Kemenkes yang di dalamnya banyak informasi-informasi bermanfaat bagi masyarakat.

Yuk guys, sama-sama kita cegah bunuh diri.

Usahakan selalu memperhatikan kesehatan fisik dan jiwa dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Jangan sampai stress menguasai kita, lebih baik isi kegiatan sehari-hari dengan hal positif dan selalu bersyukur.

Ingat! Jika ada orang di sekitar kita yang depresi berat, jangan dianggap remeh yaa tapi harus kita rangkul.

Salam sehat!!



Monday, October 7, 2019

Pertama di Indonesia, Menonton Atraksi Beri Makan Ikan Hiu Tanpa Kerangka Pengaman di Sea World Ancol

Butuh piknik supaya tetap waras, kalimat ini rasanya sering kita dengar ya, entah itu dari mulut kita sendiri, kerabat atau teman-teman yang ada disekitar kita. Karena memang banyak dampak positif yang kita rasakan jika pergi berlibur. Selain untuk menghabiskan waktu menikmati suasana berbeda pastinya akan membuat tubuh kita menjadi lebih fresh. 



Liburan biasanya bukan cuma milik orang dewasa ajah, tapi anak-anak juga butuh berlibur dimana biasanya mereka akan menemukan hal-hal yang baru dengan bersenang-senang hingga energi mereka terisi penuh kembali. Berlibur juga bukan berarti kita harus pergi ke tempat yang jauh dan mahal. Buat kita yang tinggal di Ibu kota Jakarta, sekarang ini sudah banyak tempat-tempat bermain yang ramah untuk anak-anak, meskipun terkadang tempat liburan tersebut berada di dalam pusat perbelanjaan.

Pasti kita merasa bosan dan jenuh kalau liburannya ke mall lagi, mall lagi. Pengen dunk menghabiskan waktu di Jakarta ini dengan cara yang berbeda, Taman Impian Jaya Ancol bisa lho jadi pilihan alternatif untuk tempat wisata. Salah satunya yaitu wahana di Ancol yang menarik dan disukai anak-anak adalah Sea World.

Yupp, Sea World merupakan miniatur pesona laut, yang berfungsi bukan hanya sebagai tempat rekreasi saja, tapi juga memperkenalkan kehidupan biota laut dan air tawar. 

Sea World Ancol Masa Kini

Sea World merupakan kawasan tempat wisata yang lengkap, kenapa? soalnya selain memberikan pendidikan tentang dunia laut, Sea World Ancol mengemban 3 misi yaitu, pendidikan, konservasi, dan hiburan. So, melalui misi ini, Sea World  Ancol menempatkan diri mereka sebagai tempat liburan yang berkualitas dan dapat dinikmati oleh semua umur, mulai dari anak-anak sampai orangtua.

Kalau kita ke Sea World ada beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan disana, seperti di Arena Magic Aquarium, Touchpool Sea Turtle, Antasena Tunnel, dan Toucpool Bintang dan masih banyak aktivitas lainnya. Pastinya kegiatan memberi makan ikan menjadi bagian yang menarik perhatian pengunjung, ada banyak jenis ikan yang ada di dalam Aquarium besar ini, termasuk ikan Hiu.






Ikan Hiu yang identik dengan julukan predator ini, pasti banyak orang yang nggak mau dekat-dekat dengan hewan ini. Aku pun juga kayaknya termasuk yang bakalan menjauh dech, takut digigit jadi lebih milih mundur teratur dech alias menjauh. Tapi di Sea World ini mau memberikan kesan yang berbeda kepada masyarakat tentang sosok dari Ikan Hiu, beneran nggak siy mereka itu hewan ganas yang sering memangsa manusia? Atau lebih ganas manusia dibandingkan dengan ikan hiu?

Faktanya lebih banyak ikan hiu yang dibunuh oleh manusia,dari 500 jenis ikan hiu yang ada di dunia, tapi tidak semua ikan hiu itu ganas, tercatat ada 32 jenis ikan hiu yang tergolong ganas. Di antara 32 jenis tersebut ada 3 jenis yang berbahaya. Hammerhead Shark (hiu kepala martil) yang menempati urutan keganasan nomer 6 dunia, blacktip reef shark, ada diposisi 26 dan giant nurse shark diurutan 32. Dimana ke 3 jenis ikan hiu ini berada di dalam SharkAquarium Sea World Ancol.



Kesan hiu yang terkenal dengan keganasannya, tak lepas dari beberapa film terkenal dan beberapa video games yang menjadikan hewan inisebagai tokoh utama yang memangsa hewan lain bahkan manusia. Bahkan di antara 32 jenis ikan hiu yang ganas tersebut, hanya ada 4 jenis saja yang pernah menyerang manusia.

Ini juga buat aku penasaran, sebenarnya apa siy yang menyebabkan ikan hiu menyerang manusia.Ternyata alsannya hiu menyerang manusia yang sedang melakukan surfing, mereka mengira manusia sebagai singa laut. Sedangkan alasan lainnya yaitu sirip ikan hiu dijadikan sebagai makanan favorit yang harganya lumayan mahal. Mengenai pemburuan sirip hiu ini memang sudah aku sering dengar, padahal kita tahu kalau ikan hiu ini salah satu predator yang berada di urutan teratas dalam keseimbangan ekosistem. Jadi as we know ternyata malah manusianya yang lebih ganas dari ikan hiu ya!! Faktanya hiu diburu 100 juta ekor pertahunnya di Indonesia.

Jadi, lebih kejam hiu atau manusia? Hal ini lah yang menjadikan Sea World Ancol pada bulan Oktober menghadirkan pertunjukan spesial, yang pertama ada di Indonesia bahkan di dunia yang bertajuk Live Feeding Shark : Face to Face. 

Pertama di Indonesia, Live Feeding Show Shark

Tujuan dari atraksi terbaru Sea World ini, kita dapat melihat secara langsung pertunjukan aksi penyelam profesional Ancol dalam memberi makan ikan hiu di dalam aquarium tanpa kerangkan pengaman. Dalam atraksinya ini para penyelam akan memberi makan hiu dengan ikan segar 5-7 kilogram dalam sekali pemberian makan yang berlangsung kurang lebih selama 10 menit. Tahu sendiri dunk, kalau ikan hiu akan lebih agresif dengan mencium bau amis ikan segar.

Trus, gimana dengan pertunjukan Feeding Show Shark ini, apakah aman? qo, ngebayanginnya ajah ngeri yaa! Tapi tenang guys, aku udah menyaksikan sendiri pertunjukan ini. Meskipun nggak bisa disangkal deg-degan juga melihat pertunjukan ini, sekaligus juga salut siy sama penyelamnya. 



Jadi, untuk memberikan makan ikan hiu ganas dalam aquarium ini, penyelam profesional Sea World Ancol menggunakan pakaian spesial yang disebut dengan sharksuit. Dimana pakaian sharksuit ini terbuat dari stainless steel yang beratnya mencapai 15 kilogram. Kostum ini digunakan oleh penyelam mulai dari kepala, badan, telapak tangan, hingga menutupi semua bagian kaki, dan untuk menggunakan pakaian ini membutuhkan waktu selama 20 menit.

Terbayang ribetnya yaa... (Tapi semua ini demi keamanan penyelam)

Hemm, menyadari bahaya yang bisa di dapat oleh para penyelam profesional ini, tentu saja perlindungannya juga harus total dan benar-benar aman untuk keselamatan penyelam. Konon, untuk sharksuit yang khusus dibuat di Florida, Amerika Serikat ini hanya ada dua di dunia, yang pertama ada di Amerika yang digunakan untuk penelitian dan yang kedua di Indonesia, yang digunakan untuk memproteksi diri ketika melakukan atraksi Feeding Show Shark.

Meskipun sudah menggunakan pakaian yang keamananya sudah tidak diragukan lagi, tapi tetap saja kita yang menyaksikannya deg-degan lho! Bagaimana dengan penyelam yang memberi makan ikan hiu ganas ini ya? Ternyata, mereka juga sama merasa was-was juga. Tapi dengan pengalaman dan tetap menjaga SOP, kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa diminalisir. 


Cerita dari penyelam yang memberi makan ikan hiu bercerita, bahwa ibu jarinya tergigit. Wadaww, serem ya.. 

Bersyukur karna menggunakan kostum sharksuit ini, nggak sampai berdarah dan rasanya seperti kejepit pintu ajah. Tetep yaa guys, ini tuch sakit juga rasanya. Karena berat dari kostum ini juga yang akhirnya membuat penyelam nggak bisa bergerak bebas, ditambah lagi dengan berat dari tabung oksigen.

Oleh karena itu melalui atraksi Live Feeding Show Shark ini, pihak Sea World Ancol ingin memberikan edukasi kepada para pengunjung kalau nggak sepenuhnya ikan hiu itu ganas. Mereka juga bisa bersahabat dengan manusia, asalkan kita nggak memprovokasi mereka, justru ikan hiu ini harus dilindungi dan dilestarikan.

Kamu penasaran pengen liat gimana serunya melihat atraksi beri makan Ikan hiu ganas ini? Kamu bisa langsung mengunjungi Sea World Ancol, karena atraksi ini ada setiap hari, tepatnya pada pukul 14.30 WIB. 

Monday, September 30, 2019

10 Destinasi Wisata Paling Banyak Dicari di Google Pada tahun 2019, Kamu udah Berkunjung ke Mana Saja?

kamu udah punya rencana kemana untuk liburan akhir tahun ini? Kalau belum, pasti yang muncul pertama kali di pikiran kita langsung meluncur ke mesin pencari Mbah Google. Ini tuch memang jawaban yang udah paling tepat untuk membantu kita mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang kita punya. Penasaran nggak siy, tempat wisata mana yang paling banyak dicari di google? 



Dalam rangka merayakan Hari Pariwisata Dunia yang jatuh pada tanggal 27 September, Google membagikan sejumlah hasil analisis penting tentang perkembangan Pariwisata di Indonesia. Dengan berbagai kemajuan teknologi 4.0 juga menjadi andil meningkatkan kemajuan dunia pariwisata di Indonesia.

As we know, peluang Indonesia di dunia pariwisata itu sangat terbuka lebar dan Indonesia memiliki daya tarik tersendiri sebagai negara destinasi wisata pilihan yang dapat bersaing dengan negara-negara lain. Selain menawarkan keindahan alam, Indonesia juga kaya akan budaya dan terkenal dengan penduduknya yang ramah.

Kalau ini aku sendiri mengakuinya bahwa masyarakat Indonesia ramah, dan murah senyum. Bukan karena aku orang Indonesia, tapi ini aku buktikan ketika aku melakukan perjalanan ke luar negeri, dan bertemu dengan masyarakat sekitar, kebanyakan dari mereka sibuk dengan urusan masing-masing dan jarang melemparkan senyum kepada para wisatawan seperti kebanyakan orang Indonesia.

Lantas, destinasi apa ajah siy yang paling banyak dicari di Google pada tahun 2019 ini, penasaran?

Ini dia10 Destinasi Pariwisata Indonesia yang Paling Banyak Dicari di Googe pada tahun 2019

Selama Januari 2018 hingga Juni 2019, Google melaporkan kenaikan 5x lipat dalam penelusuran mengenai wisata hemat sebagai peluang bagi pariwisata di Indonesia. Berdasarkan google trends yahun 2019, ada berbagai destinasi wisata domestik yang dicari oleh pengguna google. Sebenarnya kalau dilihat dari daftar yang dirilis nggak terlalu mengejutkan siy, kita tahu kalau Bali menjadi salah satu andalan tempat wisata di Indonesia.




Pada kesempatan acara Google Insights Travel 2019 di Google Indonesia Office, SCBD, Jakarta, Zulfi Rahadian perwakilan dari pihak Kementrian Pariwisata indonesia mengatakan Indonesia masih menjadi market pariwisata dan terus mengalami peningkatan. Ternyata kategori domestik menjadi yang paling banyak dicari oleh wisatawan Indonesia.

Hal ini berdasarkan analisis Google, yang diketahui 8 dari 10 pencarian wisata di Google adalah destinasi dosmetik. Apalagi menjelang liburan akhir tahun, biasanya jumlah pencarian akan semakin meningkat. Umumnya masyarakat Indonesia tuch kalau liburan suka cari kota-kota yang dekat, dengan waktu yang singkat dan dadakan pula. Kaya tahu bulat digoreng dadakan.. heheheh

Nah, ternyata ini lho 10 destinasi wisata yang paling populer!
  • Dieng, belum lama ini ada festival Dieng jadi banyak para wisatawan yang datang kesana, andil Dieng Culture Festival yang ikonik dengan cara pelepasan lampion ternyata cukup menarik para wisatawan untuk menyaksikan langsung secara dekat. 
  • Gunung Bromo, siapa yang sudah pernah kesana. Ini sebenarnya masuk ke dalam list aku tempat wisata yang mau aku kunjungi.
  • Candi Borobudur, sebagai candi terbesar di dunia wajar jika pada perayaan hari Ibadah Waisak banyak dikunjungi oleh wisatawan umat Budha dari seluruh dunia.
  • Candi Prambanan, tempat wisata yang satu ini sering menjadi perhalatan event-event penting, bahkan acara musik juga diadakan di Candi Prambanan ini.
  • Kota Tua Jakarta, salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi masyarakat Jakarta pada akhir pekan niy! Termasuk aku, apalagi sekarang udah makin cantik ajah kota tua ini.
  • Nusa Penida, bisa menjadi alternatif buat kamu yang bosen ke Bali dfan ingin mencari sesuatu pengalaman yang baru.
  • Gunung Semeru, Gunung tertinggi yang ada di pulau Jawa ini, menjadi banyak yang paling dipilih oleh para pendaki.
  • Kawah Ijen, ada yang pernahn kesana? Kawah Ijen yang berada di Banyuwangi ini menjadi favorit konon karena trek yang mudah dan memilki pemandangan yang sangat indah.
  • Gunung Rinjani, Meskipun pada tahun 2018 lalu sempat diterpa gempa, namun saat ini telah dibuka kembali dan wisata pegunungan tetap menjadi destinasi yang peling diminati oleh para wisatawan.
  • Garuda Wisana Kencana Bali, karena tempat wisata ini baru dibuka, jadi mengundang para wisatawan penasaran ingin mengunjungi dan mencarinya di Google.
Peningkatan pariwisata di Indonesia ini juga menjadi peluang bagi brand  agregator perjalanan online (Online Travel Aggregator, atau OTA), seperti Traveloka, pegi-pegi dan ticket.com yang mengalami peningkatan kenaikan sekitar 20%, tentu saja ini menjadi kesempatan pula bagi brand OTA untuk mengembangkan usaha mereka.

Jadi biasanya ada 3 komponen yang masyarakat cari saat liburan dari brand-brand OTA ini, yaitu promo, kenyamanan dan rasa percaya sama brand tersebut. Kalau kamu sendiri gimana?

Sebagai generasi millenial dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, rasanya dengan memanfaatkan Online travel ini benar-benar aku rasakan sendiri kemudahannya. Yupp, bener banged kalau 3 komponen tersebut menjadi pertimbangan aku juga. So, buat liburan akhir tahun nanti aku juga sudah cari-cari lho informasinya di Google.



Jadi, destinasi wisata mana niy yang sudah kamu kunjungi? Punaya pengalaman seru saat mencari informasi wisata di Google, share yuuk di kolol comment.


Monday, September 16, 2019

Wajah Baru Setkab.go.id Kini Lebih Friendly

Kemajuan arus teknologi dan mudahnya akses media sosial bagi generasi millenial sudah semakin deras. Dalam hal ini mereka paling terdepan dan haus akan informasi, lalu bagaimana pandangan mereka soal politik? Tak bisa dipungkiri peran aktif millenial  di masa produktif mereka akan membawa dampak besar bagi masa depan Indonesia.


Ngomongin soal politik bagi anak muda, bisa dikatakan hal yang membosankan dan kurang menarik. Notabennya, buat aku pribadi sebagai seorang mamah muda, juga lebih tertarik nonton drama Korea dibandingkan dengan nonton berita. Tapi bukan berarti cuek dengan isu yang beredar, kita tetap aware dan membaca, jadi kebanyakan cuma sekedar tahu saja.

Sadar betul tugas memperbaiki bangsa Indonesia di masa depan bukan hanya sekedar tugas dari pemerintah saja, tapi sebagai warga negara juga harus mendukung. Banyak cara yang bisa ditempuh, seperti sekarang ini aku juga ikut menjalankan untuk lebih bijak dalam berplastik dan sudah mulai untuk memilah sampah rumah tangga. Peran ini bisa dibilang belum besar, namun aku percaya sekecil apapun peran kita akan membawa dampak perubahan yang lebih baik bagi negeri ini.

Begitu juga peran yang dilakukan oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) yang ingin menyebarkan informasi dengan cepat, tepat dan terparcaya kepada masyarakat terus melakukan inovasi pada laman websitenya. Setkab ingin mengajak masyarakat ikut berperan dan terdepan mengetahui pembangunan dan perkembangan apa saja yang terjadi di Indonesia.

Kita tahu generasi millenial sekarang ini tak bisa lepas dari teknologi, itu sebabnya Setkab berpandangan lewat laman ini, banyak anak muda yang lebih aktif dan menjadi rujukan informasi. Dalam pembuatan laman ini Setkab menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra dan kali ini merupakan penyempurnaan yang kedua kalinya agar menjadi lebih baik.

Apa siy tujuan dari pembaruan laman website Setkab.go.id ini?

Setelah melalui serangkaian uji coba, akhirnya pada hari Rabu 11 September 2019 yang lalu, Sekretariat Kabinet bersama Bank Mandiri secara resmi melakukan peluncuran laman setkab.go.id dengan wajah baru dan mengusung tema Millenial Berwibawa. Cakepppp!!

Laman terbaru website ini dari segi warna juga ada perbedaan, yang sebelumnya berwarna biru, sekarang berwarna merah dan layanan yang ada juga lebih lengkap. Setkab ingin mematahkan kalau mitos bahwa website milik pemerintah lembet, kaku dan tidak update.




Selain itu, tujuan dari perbaikan laman ini tak lain dan tak bukan Setkab ingin memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat atau publik dan bisa menjadi Prinsip One Stop Information yang berkaitan dengan kabinet. Tujuan lainnya Setkab ingin website ini lebih mudah diakses dan merangkul para pembaca millenial lebih banyak lagi.

Tampilan website terbaru ini ini juga diharapkan sebagai rujukan informasi dari berbagai elemen masyarakat dengan warna dan desain baru pada daftar yang disajikan. Istilahnya dengan website ini, apa yang lo minta gua ada. Jadi Setkab ingin menampilkan informasi yang bukan hanya semata-mata berita terkini saja melainkan juga informasi serangkaian dari proses berita itu sendiri.

Apa saja yang terbaru dari Website Setkab.go.id?

Peluncuran wajah baru Setkab.go.id ini juga merupakan sebagai wujud inovasi dalam Reformasi Birokrasi untuk menjunjung good governance semakin melayani kepada publik atau masyarakat luas dengan terus mengikuti kemajuan zaman.



Perubahan laman ini cukut terasa perbedaannya, yaitu :
  • Lebih Cepat, ketepatan dan konten yang ditampilkan dari website ini lebih baik dari sebelumnya. Sehingga harapan untuk target merangkul kaum millenial dengan wajah barunya lebih tinggi lagi.
  • Lebih Menarik dan Friendly, bukan hanya penampilan saja yang diperbaharui, tapi website yang terbaru ini lebih friendly, lebih mudah diakses dari gadget dan bahasa yang digunakan juga lebih menarik, lebih kekinian.
  • Lebih Aman, penting banged website yang kita kunjungi terjaga keamananya dan hal ini yang kita dapatkan dari wajah baru website Setkab. Bukan hanya mendapatkan informasi terbaru saja, tapi website ini juga bisa terpercaya dan jauh dari hoax sehingga bisa dijadikan sebagai sumber informasi.
Sebagai generasi zaman now kita juga harus banyak tau, jangan sampai termakan dan menyebarkan informasi yang nonfaedah. Sekecil apapun peran kita, harus bisa mempengaruhi perubahan dinamika dalam masyarakat dan bisa mengikuti perkembangan zaman sesuai dengan koridornya.

Oke, kalau kamu mau lebih tau seperti apa wajah baru dari laman ini, langsung ajah kunjungi Setkab.go.id ya kawan! Selamat menikmati website terbaru dari Setkab yang lebih friendly everyone!!

Sunday, September 15, 2019

Melihat Kekayaan Indonesia Melalui Kriya Nusa 2019

Halo teman-teman apa kabarnya

Kalau ditantang seberapa lokalnya kamu, kira-kira berapa banyak barang buatan lokal yang kamu miliki? Lebih banyak buatan luar negeri atau buatan hasil karya anak bangsa.


Jangan karna soal gaya hidup saat ini, yang mulai beragam dan banyaknya tren yang muncul di masyarakat terjadi pergeseran, kita menjadi gengsi untuk menggunakan produk anak Indonesia. Memang nggak ada salahnya kita membeli produk barang impor, terutama bagi mereka yang memang mampu untuk membelinya. Karena pada dasarnya semua itu adalah hak tiap orang. Cuma sayang ajah kalau kita menggunakan brand luar karena gengsi,jadi kecintaan kita terhadap produk Indonesia sangat minim.

Aku sendiri, memang tak menyangkal ada beberapa barang buatan luar negeri yang aku gunakan. Namun, produk karya anak bangsa yang aku punya juga bisa dibilang nggak sedikit. Karena banyak produk Indonesia yang nggak kalah bagus dengan produk luar qo! Jadi, yang namanya streotip kalau produk luar itu lebih unggul, aku buang jauh dech. Karena aku tahu Indonesia kerap melakukan perbaikan dan terus melakukan terobosan baru agar produk-produk anak bangsa bisa diakui oleh dunia.

Oleh karena itu, dalam rangka mempromosikan produk Indonesia Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan acara Temu Netizen #KriyaNusa2019

Melihat Kekayaan Indonesia Melalui Kriya Nusa 2019

Untuk mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang bertempat di Balai Kartini Jakarta, berlangsung pada tangga 11-15 September 2019. Pada acara tersebut hadir beberapa narasumber, 
  • Widodo Muktiyo, Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI
  • Euis Saedah, Sekretaris Jendral Dekranas
  • Triana Rudiantara, Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa, dan
  • Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kemkominfo RI
Pada kesempatan itu, Bapak Widodo menyampaikan dukungannya untuk mempromosikan kegiatan besar pameran KriyaNusa 2019 ke ranah media sosial melalui teman-teman Netizen dan influencer. Agar masyarakat Indonesia lebih mencintai dan bangga menggunakan produk lokal. Kita sebagai warga Indonesia memiliki peranan agar Hasil Karya Seni Indonesia dapat dipublikasikan agar seluruh dunia mengenal dan tertarik dengan produk Indonesia


Bangga nggak siy, kalau produk anak Indonesia itu bisa mendunia?

Pasti bangga dunk! Apalagi Indonesia dikenal dengan tangan-tangan masyarakatnya yang terampil dan kreatif membuat suatu karya yang memiliki kualitas, bermutu dan juga memiliki daya saing tinggi.

Jika diluar sana banyak yang bertanya, kenapa KriyaNusa di kelola oleh Kemkominfo, jawabannya adalah karena Kemkominfo bersinergi dengan seluruh link yang terkait untuk mengembangkan kerajinan Indonesia untuk mendunia. Sedangkan yang menjadi latar belakang diselenggarakannya KriyaNusa 2019 ini karena DEKRANAS sudah berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajina Indonesia.

Selain itu juga untuk menanamkan rasa cinta dan bangga masyarakat Indonesia terhadap penggunaan produk Kriya Indonesia. Oleh karena itu Ibu Triana mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk datang ke pameran Kerajinan Karya anak bangsa. Melalui KriyaNusa 2019, DEKRANAS juga ingin memberika ruang bagi para pengrajin Indonesia untuk memperkenalkan produk-produk unggulan hasil kerajinan daerah mereka masing-masing ke masyarakat yang lebih luas.




Benar rasanya produk kerajinan yang disajikan di pameran KriyaNusa 2019 sangat beragam dan memiliki kualitas yang tinggi karena melibatkan perajin terpilih dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang sudah terlatih oleh Dekranasda setempat.

Produk yang ditawarkan juga memiliki original, otentik dan memiliki ciri khas daerah yang ada di Indonesia, bukan produk pasaran yang diproduksi secara massal seperti barang grosiran yang sering kita jumpai di pasar tradisional.

Lewat KriyaNusa 2019 ini kita juga bisa melihat kekayaan Indonesia, karena memang produk-produk yang dipamerkan didatangkan langsung dari tangan-tangan pengrajin daerah. Dont worry gaes, harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah qo, soalnya para pengrajin dari seluruh daerah tidak dikenakan biaya stan untuk pameran KriyaNusa 2019 ini.

Makanya nggak heran banyak teman-teman yang hadir di Balai Kartini, nggak segan untuk borong barang-barang yang ada disana. Kamu kemaren ikut borong juga nggak?

Betapa Indahnya Kerajinan Indonesia

Seluruh dunia mengetahui kalau Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan daerahnya. Makanya tidak heran jika kerajinan Indonesia menjadi daya tarik bagi industri pariwisata. Nah, tugas kita niy anak millenial yang harus terus menjaga dan melakukan regenerasi untuk menjaga keberadaan produk kerajinan lokal.

Ibu Euis, yang hari itu hadir dengan menggunakan produk-produk kerajinan anak Bangsa merepresentasikan betapa cinta dan bangganya beliau dengan produk lokal. Dalam misinya DEKRANAS memiliki 3 yang menjadi patokan dalam melakukan pembinaan.
  • Warisan Budaya, kaum netizen, kaum millenial kita mempunyai budaya, jadi kita harus paham bahwa kita punya tenun, punya batik, punya bordir yang begitu indah dan beragam. Menggunakan kebaya dan songket sekarang ini udah kekinian qo, nggak old.
  • Regenerasi, sedih siy di beberapa tempat para pengrajinnya sudah pada sesepuh.
  • Kerjasama, bagaimana kita harus bermitra, tidak bisa hanya dilakukan oleh Dekranas seorang, kerjasama ini bisa dilakukan oleh siapapun yang memiliki kepedulian untuk mengangkat kerajinan Indonesia.

Sebagai generasi muda, yuk ramaikan media sosial kita dengan ikut berpartisipasi untuk mempromosikan produk kerajina terbaik Indonesia baik dalam negeri maupun ke mancanegara. Dengan mengenakan dan menggunakan produk lokal dalam keseharian kita.

Jadi, sudah seberapa lokalnya kamu!!!


Saturday, September 14, 2019

Jadi Konsumen Cerdas, dengan Melakukan Cek KLIK Sebelum Membeli Obat dan Makanan

Kenapa siy kita harus jadi konsumen yang cerdas? Soalnya kalau kita membeli sesuatu tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu, apalagi barang yang kita beli tersebut, makanan atau obat. So, kebayang nggak kalau barang tersebut sudah kedaluwarsa!


Trus, kita baru menyadarinya ketika sudah sampai dirumah dan hendak dikonsumsi, ternyata makanan tersebut sudah tidak layak untuk dimakan. Nah, hal ini pernah kejadian sama aku. Jadi, waktu itu Aku belanja bulanan di salah satu minimarket di Jakarta. Biasanya anak-anak kalau ada yang mau dibeli, mereka langsung ambil sendiri. Waktu itu Key memilih salah satu makanan instan, karena melihat kemasan luarnya yang menarik, tanpa ragu Key langsung memasukannya ke dalam troli belanjaan.

Karena belanja di minimarket, jadi merasa kalau barang-barang yang dijual disana aman dan bagus. Tapi, ternyata aku salah tentang hal ini. Begitu sampai dirumah dan Key ingin makan yang dia pilih, bau busuk tercium dari dalam kemasan. Ternyata benar, makanan instan tersebut sudah busuk, dan setelah aku melakukan pengecekan pada kemasan tertera kalau kedaluwarsa tinggal 1 minggu lagi.

Kejadian ini, benar-benar menjadi pelajaran buat aku pribadi untuk lebih berhati-hati ketika membeli barang. Duch, nggak kebayang dech kalau makanan yang sudah busuk tersebut dikonsumsi oleh Key. Ada harga mahal yang harus dibayar akibat kejadian ini nantinya.

Setelah kejadian tersebut, aku dan suami ketika berbelanja bulanan dan jika Key mengambil makanan, kita mulai mengajarinya untuk melihat melakukan pengecekan terlebih dahulu, terutama masa kedaluwarsanya. Jadi, ketika kita membeli sesuatu entah itu di pasar tradisional ataupun di supermarket sekalipun, tetap yang namanya melakukan pengecekan harus dilakukan. Jangan kita cuma asal ambil saja, lalu bayar!

Apalagi saat ini tantangan baru era digital ekonomi semakin besar, belum lagi banyak selebgram yang sering postingan di akun mereka tentang produk endorsement pula. Kita juga tidak tahu, apakah mereka sudah menanyakan ke pihak brand, produk yang mereka promosikan tersebut sudah mendapatkan izin dari BPOM atau belum? Maka, disinilah peran kita sebagai konsumen kita harus paham hak dan kewajiban saat memilih produk, jangan sampai salah pilih.

Sama halnya kalau kamu salah pilih jalan, pasti nggak akan sampai ke tempat tujuan!

Jadilah Konsumen Cerdas, dengan Melakukan Cek KLIK Sebelum Membeli Obat dan Makanan

Malam minggu tanggal 7 September 2019 kemaren ada yang berbeda dari malam minggu aku biasanya. Yupp, bertempat di Avenue of Stars, Lippo Mall Kemang Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan aku dengan teman-teman menghadiri talkshow, Launching Program Cek Klik bersama BPOM RI.


Acara yang dipandu oleh Ananda Omesh ini dihadiri bebrapa narasumber, yaitu :
  • DR. IR. Penny K. Lukito, MCP Kepala Badan POM RI
  • Tulus Abadi, Ketua YLKI
  • Ojak S. Manurung, SE, M, Kementrian Perdagangan
  • Fathurrahman, ST, APRINDO
  • Ussy Sulistiawaty, Womenpreneur dan Selebrity
Jadi, siapa siy yang nggak suka belanja, baik belanja makanan, obat, kosmetik dan konsumsi jamu tradisional? Sebelum kita konsumsi sudah dipastikan aman atau belum? Nah, oleh karena itu BPOM RI ngajak kita untuk lebih mengenal dengan yang namanya aplikasi terbaru mereka CEK KLIK, untuk memastikan semua makanan dan obat yang kita konsumsi aman.


Ibu Penny, selaku Kepala Badan POM RI menjelaskan tentang pentingnya memperhatikan dan mengecek produk yang akan kita beli, baik di supermarket atau belanja melalui E-Commerce yang saat ini lebih mudah untuk diakses, pastikan terlebih dahhulu kemanannya, ingan CEK KLIK

Kemasan

Pastikan kemasan produk dalam kondisi baik, tidak sobek atau berlubang, tidak karatan dan kondisi penyok.

Label

Baca informasi produk yang tertera pada labelnya dengan cermat dan seksama.

Izin Edar

Pastikan setiap produk yang akan kita beli sudah memiliki izin edar dari BPOM RI.

Kedaluwarsa

Penting memastikan produk yang kita beli tidak melebihi dari masa kedaluwarsa, jangan sampai kejadian yang pernah aku alami terjadi sama kalian, atau bagi yang sering stok makanan jangan sampai lewat masa kedaluwarsanya baru sadar.

Lantas bagaimana cara kita melakukan pengecekan jika barang tersebut sudah aman dan terdaftar di BPOM RI? Now, saatnya kita menjadi konsumen yang lebih cerdas dengan melakukan pengecekan melalui Mobile BPOM. Jadi Mobile BPOM ini merupakan aplikasi berbasis mobile phone yang dapat digunakan untuk memudahkan konsumen dalam pengecekanproduk obat dan makanan yang terdaftar, melakukan pengaduan terhadap suatu produk, serta mendapatkan berita terbaru dari BPOM.


Nantinya, ketika kita akan membeli suatu produk, kita dapat melakukan verifikasi produk tersebut dengan melakukan scan pada 2D barcode yang terdapat pada produk makanan dan obat. Setelah itu akan muncul informasi lengkap dari produk tersebut.

Ingat ya, kita sebagai konsumen, sebelum melakukan pembayaran, wajib mengetahui terlebih dahulu informasi utuh dari produk yang akan kita beli. Makanya aplikasi BPOM Mobile ini berguna untuk digunakan dalam keseharian masyarakat kita.

Karena ini tuch memang hak kita lho sebagai konsumen untuk mendapatkan produk yang aman. Tapi, perlu diingat juga kita sebagai konsumen juga memiliki kewajiban untuk melakukan cek label, kedaluwarsa, begitu juga petunjuk pemakaian yang sering kita lewatkan. 


Sunday, August 25, 2019

Jajanan Halal yang Bisa Kamu Nikmati di Indonesia Muslim Lifestyle Festival

Halo teman apa kabarnya

Pengalaman pertama berkunjung ke Singapore merupakan salah satu impian aku yang menjadi kenyataan. Yup, ini pertama kalinya aku pergi ke luar negeri bareng sama teman-teman. Seperti yang kalian ketahui kalau penduduk Singapore mayoritas non muslim. So, saat disana  untuk mendapatkan makanan halal tak semudah di Indonesia.


Salah satu hal, yang wajib aku jaga saat berkunjung ke negara lain yaitu tetap mengkonsumsi makanan halal. Hal ini memang menjadi tantangan sendiri dan pengalaman tersendiri saat travelling. Alhasil rasa cinta terhadap kampung halaman Indonesia semakin besar.

Apalagi dalam jangka waktu dekat ini ada acara Indonesia Muslim Lifestyle Festival yang akan diselenggarakan pada 30 Agustus - 1 September 2019.

Penasaran nggak siy, ini tuch sebenarnya acara apa yaa!! 

Indonesia Muslim Lifestyle Festival, Event Muslim Pertama dan Terbesar di Indonesia

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di Indonesia sudah pasti jajanan halal menjadi hal mutlak yang akan kita cari. Jadi, Indonesia Muslim Lifestyle Festival ini merupakan pameran industri syariah dan halal pertama yang terlengkap dan terbesar di Indonesia.

Ada 8 sektor andalan yang sesuai dengan nilai Islam, acara yang berlangsung selama 3 hari ini akan bertempat di Plenary Hall, main lobby, lower lobby, dan Cendrawasih Hall di JCC Senayan Jakarta. 

Mengingat halal saat ini tak lagi sebatas ajaran agama saja, tetapi nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis halal telah menjadi tren dunia sekaligus gaya atau lifestyle masyarakat Indonesia. Dimana gaya hidup halal ini mampu mendorong perekonomian nasional dan geliat dunia usaha.

Meskipun sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, seharusnya Indonesia memiliki potensi besar terhadap perkembangan industri halal dan syariah. Namun, nyatanya potensi tersebut belum diimbangi dengan prestasi yang baik di tingkat global.

Oleh karena itu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan industri halal, adanya acara Indonesia Muslim Lifestyle Festival merupakan cara yang tepat untuk membuka masyarakat Indonesia bergaya hidup halal.


Salah satu industri halal yang banyak diminati, adalah dibidang kulinar, makanya nanti akan ada 30 brand kuliner jajanan halal, bersertifikat Halal Lppom MUI  yang bisa kita nikmati di Indonesia Muslim Lifestyle Festival ini. Menikamati makanan halal ini bukan hanya diminati oleh masyarakat muslim saja, tapi masyarakat non muslim biasanya juga nggak akan ketinggalan untuk mencicipinya.

Aku tuch paling seneng dech kalau ada festival yang menyajikan kuliner, soalnya aku anaknya emang senang jajan. Nggak mau dunk kalian melewati event terbesar dan pertama yang ada di Indonesia ini.

Bukan hanya kuliner saja yang bisa kita nikmati di Indonesia Muslim Lifestyle Festival ini tapi buat kamu pecinta fashion muslim, bakalan dimanjakan dengan hadirnya 60 booth fashion muslim. Wow, bisa puas banged dech buat kalian yang mau koleksi pakaian busana muslimnya nambah lagi.

Selain itu di Indonesia Muslim Lifestyle Festival ini akan ada juga sekolah berbasis Islam, halal travel, sharia property, halal cosmetik, halal media, dan startup berbasis syariah.

Lengkap bukan? 

Kamu bisa menjelajahi produk-produk halal, jadi jangan sampai kamu lewatkan acara ini. Kapan lagi hanya dengan membayar Rp. 25.000 pada hari sabtu dan minggu, sedangkan pada hari jum'at free alias gratis.

Kamu bisa ajak keluarga ke acara yang dibuka mulai jam 09.00 pagi sampai jam 21.00, dan mewujudkan misi Indonesia untuk memberikan edukasi dan sosialisasi umat muslim mengenali kembali esensi konsep halal yang sepenuhnya dapat diapkikasikan dalam segala sendi kehidupan sehari-hari.

Cant wait untuk mengunjungi booth2 halal di acara Indonesia Muslim Lifrstyle Festival nanti, pasti sayang kalau sampai kita lewatkan.