Tuesday, December 11, 2018

Review Amalia Whitening Two Way Cake, Matte Lip Cream & Face Recipe Tri Me Eyeshadow

Gaya hidup halal saat ini sudah mendunia dan masuk ke dalam pemilihan penggunaan produk sehari-hari. Salah satunya bagi kaum hawa, yaitu produk kosmetik, banyak wanita muslim yang mulai mempertimbangkan untuk menggunakan kosmetik berlabel halal. 



Produk kosmetik yang berlabel halal dirasa lebih aman saat digunakan, terutama untuk pemakaian makeup sehari-hari. Apalagi saat ini produk-produk kosmetik lokal di Indonesia sudah semakin banyak. Salah satunya produk Amalia Cosmetics, well, mungkin ada yang sama dengan saya belum lama mengenal dengan produk ini.

Sebagai seorang muslimah, tentu saja pemilihan produk yang halal menjadi salah satu kewajiban. Jadi, ini lah salah satu alasan yang membuat saya tertarik untuk menggunakan produk-produk dari Amalia Cosmetics. 

Amalia : Kosmetik Halal Untuk Makeup Sehari-hari

Beberapa waktu yang lalu, Gogobli.com memilih saya untuk mengulas produk keluaran Amalia Cosmetics, yaitu Whitening Two Way Cake dan Matte Lip Cream. Berbagi informasi sedikit mengenai Amalia Cosmetics ini terinspirasi dari keindahan alam dan budaya Moroko, yang kental dengan gaya elegan khas Perancis, hingga akhirnya terciptalah kosmetik halal yang modern.

Selain itu, Amalia Cosmetics berpijak di atas kecantikan holistic yang menyinergikan tiga elemen yaitu :
  • Halal Beauty, Menginspirasi wanita muslim untuk menggunakan kosmetik halal yang hanya menggunakan bahan alami berkualitas tinggi.
  • Luxury Beauty, Amalia mempresentasikan wanita mandiri bergaya elegan dan mandiri.
  • Beauty by Giving, Bukan hanya menghadirkan kecantikan bagi yang memakainya tapi Amalia juga memberi inspirasi untuk berbuat kebaikan melalui kegiatan amal/zakat atau sedekah.
So, karna sehari-hari saya lebih suka makeup yang natural, karena makeup sendiri bisa membuat kita lebih percaya diri dan terlihat lebih fresh, nggak kusam. 

Amalia Whitening Two Wat Cake Light Beige SPF 15

Salah satu barang wajib bagi setiap wanita adalah bedak, jenis bedak Two Way Cake (TWC) banyak diminati karena simple dan nggak ribet. Dari segi packaging Amalia Whitening TWC ini terlihat elegan dengan aksen putih, hitam dan gold.

Deskripsi Produk

Dengan formula micro powder yang menampilkan warna kulit natural selembut sutra. Amalia Two Way Cake #LightBeige membaur sempurna dan terasa ringan untuk tampilan kulit sehat halus merona. Diperkaya dengan ekstrak manggis untuk melembabkan dan menghaluskan kulit. Oil-absorber untuk menyerap keringat dan minyak, serta SPF 15 untuk melindungi kulit dari sinar UV.



Mangaosteen Estrak untuk melembabkan dan menghaluskan kulit dan 3 power antioksidant Vitamin E, Vitamin C dan Xanthones yang mencerahkan dan melembabkan kulit wajah. Mencerahkan kulit wajah, menyerap kelebihan minyak, dan melindungi dari paparan sinar matahari.

Saat menggunakan Amalia Whitening Two Way Cake ini terasa ringan di kulit wajah, karena teksturnya yang halus dan lembut, jadi seperti tidak sedang menggunakan bedak. Warna Light Beige so so coverage-nya pas di kulit saya yang cenderung sawo matang. Bedaknya juga menempel dengan sempurna di wajah saya, jadi nggak terkesan memakai topeng.




Kelebihan dari bedak Two Way Cake ini adalah kita bisa langsung menggunakannya tanpa harus menggunakan alas bedak atau foundation terlebih dahulu, jadi lebih praktis.

My Opinion tentang Amalia Whitening Two Way Cake
  • Wanginya soft dan lembut
  • Tekstur bedak creamy dan lebih halus
  • Karena tidak mengandung alkohol, jadi terasa ringan
  • Menggunkana bedak ini saat berada di luar, terutama saat siang hari bedak cepat luntur, 3-4 jam biar penampilan kita tetap oke harus di touch up lagi dech!
Bagi kulit saya yang cenderung tidak berminyak, di wajah saya terlihat fine-fine aja, meskipun bedak ini matte finish tapi di kulit wajah tidak terasa kering.

Amalia Cosmetics Matte Lip Cream Morocco Nude 01

Deskripsi Produk

Mengabadikan keindahan matahari, laut dan gaya Moroko, kecerian warna seri Morocco menghadirkan penampilan yang memukau. Cukup dengan sekali poles, warnanya terlihat begitu tegas dan nyata, tapi tetap terasa ringan di bibir, tidak kering dan tidak lengket.



Saat melihat packagingnya sedikit kagum, karena didesain dengan motif khas Moroko yang elegan dan dominasi warna hitamnya dengan sedikit warna gold. Saat melihat bentuk botolnya  yang kotak, ini juga jarang digunakan oleh kebanyakan Lip Cream, yang sering menggunakan botol berbentuk silinder.

Tutup botolnya yang berwarna putih dan pada leher botol ada aksen goldnya jadi menambah kesan elegan. Aplikatornya yang doe-foot dan tipis jadi sangat mudah ketika mengoleskannya pada bibir hingga ke bagian ujung.




warna nude sendiri merupakan salah satu warna lipstik yang menjadi favorit saya, why? Soalnya warna nude kalau di aplikasikan ke bibir, terlihat seperti warna asli bibir kita ajah. Warna Nude 01 ini kalau diperhatikan seperti warm mediumpink githu dech.

Jadi saat saya aplikasikan di bibir, Lip Cream Nude 01 ini terlihat coklat, sedikit pink. Yang saya suka dari Lip Cream ini tidak membuat bibir saya menjadi kering, dan saat saya memoleskannya kembali ke bibir juga tidak pecah-pecah.

Seperti yang lainnya, lip Cream ini memiliki daya tahan yang wajar, sekitar 4-5 jam tanpa makan dan minum. Dengan menggunakan Lip Cream ini kelembaban bibir tetap terjaga, ini siy yang menjadi salah satu kelebihannya.

Face Recipe Tri Me Eye Shadow #1

Deskripsi

Eyeshadow 3 warna yang memberikan kamu pengalaman menarik, dengan pilihan warna-warni yang cantik akan indah menyatu di kelopak mata, dengan formula terbaik dan pigmented yang buildavle dan tidak banyak residu dan tahan lama hingga 10 jam.



Selanjutnya saya mencoba sebuah eyeshadow dari face Recipe. Sekilas eyeshadow yang saya pilih ini memiliki warna yang hampir mirip, namun begitu diaplikasikan ke kelopakmata ternyata berbeda lho!

Kemasan Face Recipe ini Tri Me Eye Shadow #1 berwarna hitam yang terbuat dari plastik jadi terasa sangat ringan. Di dalamnya terdapat aplikator dual sponge standar yang biasa kita temui  di eye shadow palatte, oiya kemasan eye shadow ini tidak dilengkapi dengan kaca.

Saat saya mencoba eye shadow ini tanpa menggunakan base eye shadow apapun dan dalam kondisi wajah hanya menggunakan bedak Two way Cake dan Matte Lip Cream. Ternyata saat sekali oles di kelopak mata eye shadow ini langsung menyatu.



Setelah 4 jam lebih pemakaian eye shadow ini ternyata warnanya masih oke. Awalnya sempet agak ragu, namun setelah memakainya hanya dengan sentuhan lembut sekali saja di kelopak mata, benar-benar tahan lama hingga 10 jam. Saat saya berwudu, eye shadow ini juga tidak sepenuhnya hilang, meskipun sudah memudar tapi masih ada sedikit warna yang tersisa di kelopak mata saya.

Is it worth to buy? Yes, saya rekomendasikan untuk eye shadow yang satu ini, karena selain teksturnya yang lembut, juga tahan lama yang bagus.

Finally This is Wrap! Demikian review Amalia Whitening Two Way Cake, Matte Lip Cream & Face Recipe Tri Me Eyeshadow dari saya, semoga bermanfaat.



Tuesday, December 4, 2018

Kenali Ciri-Ciri Anak Yang Mengidap Thalassemia Sejak Dini

Thalassemia siapa yang sudah mengetahui penyakit ini sebelumnya? Penyakit yang disebabkan oleh faktor genetik dan bersembunya di DNA manusia ini dapat menjangkit siapapun, bahkan penyakit ini dapat mengancam nyawa kita lho!


Tak heran masih sedikit masyarakat yang mengerti tentang penyakit ini dan cara pencegahannya dan lebih sedikit lagi yang mengetahui cara pengobatannya. To be honest, saya pribadi juga belum tau banyak mengenai penyakit Thalassemia ini. 

Saya bersyukur bisa hadir di acara Seminar Masyarakat Hidup Sehat, dengan tema " Sehat Remaja, Sehat Indonesia Ku, pada hari jum'at tanggal 23 November 2018 yang bertempat di Aula Siwabessy Gedung Prof. Dr. Suyudi Kemenkes, Kuningan Jakarta Selatan.

Kenali Ciri-Ciri Anak yang Mengidap Thalassemia Sejak Dini

Penyakit Thalassemia

Menurut Dr. dr. Pustika Amalia Wahidayat, konsultasi spesialis anak yang menjadi narasumber pada acara talk show pagi hari itu, mengatakan Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetika yang menyebabkan sel darah merah (hemoglobin) dalam darah tidak dapat berfungsi secara normal. 



Hal ini dikarenakan terganggunya produksi hemoglobin dalam tubuh mereka sehingga menyebabkan anemia, pembengkakan limpa, hingga kematian.

Penyakit thalassemia dapat kita temukan di seluruh Dunia, termasuk di Indonesia sendiri ada sekitar 7-8% yang memiliki kelainan gen hemoglobin, itu artinya sekitar 20 juta penduduk Indonesia yang membawa kelainan gen ini. Pada tahun 2016, tercatat 9.121 pasien thalassemia mayor di Indonesia, hal ini menunjukkan bahwa masih banyak pasien yang belum terdeteksi dan mendapat pengobatan optimal.

Ciri-ciri Thalassemia

Tanda-tanda atau ciri-ciri gejala penyakit thalassemia bisa dijadikan pertanda saat penyakit ini menyerang seseorang. Beberapa tanda yang umumnya terjadi pada penderita thalassemia diantaranya adalah,

  • Anemia, pucat, sulit tidur, lemas, kurang nafsu makan, infeksi yang sering berulang
  • Jantung Berdebar, jantung bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hemoglobin dan semakin lama jantung akan menjadi lemah dan mudah berdebar-debar
  • Tulang tipis dan rapuh, sel darah diproduksi dalam sumsum tulang. Pada penderita thalassemia sumsum tulang dipaksa bekerja lebih keras untuk pembentukan hemoglobin lebih banyak. Pada kasus thalassemia mayor, tampilan khas penderitany adalah batang hidung yang melesek ke dalam dan gigi yang tonggos.

Penyebab Kondisi dan Tingkat Keparahannya

Dalam kondisi ini, kedua orangtua bertanggung jawab dalam pewarisan DNA pada keturunannya. Sebagai penyakit kelainan genetik, thalassemia terjadi ketika salah satu atau kedua orangtua membawa gen tersebut. Jadi, penyebab thalassemia adalah faktor genetik.

Karena pentebab thalassemia adalah faktor keturunan, maka sebenarnya perlu dilakukan skirining penyakit ini untuk mereka yang berusia produktif.

Gejala thalassemia ini bervariasi, namun yang paling sering kita jumpai yaitu pucat atau lemas akibat anemia. Perlu kita ketahui berdasarkan gejalanya, thalassemia dibagi menjadi 3 jenis yaitu, thalassemia minor/trait/pembawa sifat, thalassemia intermedia, thalassemia mayor.

Thalassemia minor adalah thalassemia dengan kerusakan gen yang ringan . Penderitanya hanya menjadi pembawa gen thalassemia dan umumnya tidak mengalami masalah kesehatan, kecuali gejala thalassemia berupa anemia ringan yang ditandai dengan lesu, kurang nafsu makan, sering terkena infeksi dan lain sebagainya. Kondisi tersebutlah yang sering disalahartikan sebagai anemia karena defisiensi zat besi padahal hal tersebut merupakan gejala thalassemia.

Sedangkan, pengertian thalassemia mayor adalah thalassemia dengan kerusakan gen yang berat, sehingga pada penderita jantung mudah berdebar-debar, karena berkurangnya hemoglobin berakibat pada kurangnya oksigen yang dibawa, sehingga akan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras. Selain itu, sel darah merah cepat rusak sehingga harus senantiasa dibantu suplai dari luar melalui transfusi.

Sementara itu, thalassemia intermedia merupakan kondisi antara mayor dan minor, dapat menyebabkan anemia berat dan masalah lain seperti deformitas tulang dan pembengkakan limpa. Thalassemia intermedia baru terdiagnosis pada anak yang lebih besar dan biasanya tidak membutuhkan transfusi darah rutin.

Pengobatan Penyakit Thalassemia

Penanganan penyakit thalassemia adalah hal yang harus diperhatikan, karena sangat tergantung pada jenis thalassemia yang di deritanya, Penderita thalassemia minor umumnya tidak memerlukan pengobatan, sedangkan untuk penderita thalassemia intermedia mungkin memerlukan transfusi darah dengan frekuensi yang berbeda-beda, tergantung dengan tingkat keparahannya masing-masing.

Penderita thalassemia mayor pada umumnya harus menjalani transfusi darah setiap 2-3 minggu sekali sepanjang hidup mereka, pada acara talk show pagi hari itu hadir seorang penderita thalassemia mayor, dimana sejak beliau berusia 3,5 tahun harus menjalani cuci darah hingga saat ini usianya sudah menginjak 27 tahun. Meskipun menderita thalassemia, dia tetap dapat melanjutkan pendidikannya dan saat ini juga sudah mendapatkan pekerjaan.

Sampai saat ini thalassemia belum dapat disembuhkan. Pengobatan satu0satunya adalah dengan melakukan transfusi darah (rata-rata sebulan sekali) dan terapi kelasi besi untuk mengeluarkan kelebihan besi dalam tubuh akibat transfusi darah terus-menerus dan dijalani seumur hidup.
Biaya Pengobatan Rutin Rp. 300-400 juta/tahun/pasien

Tranfusi darah yang berulang kali ini dapat mengakibatkan kondisi kelebihan zat besi yang disebut dengan iron-overload, yang menyebabkan hati dan limpa menjadi bengkak, sehingga perutnya akan membuncit.Pengobatan dengan terapi kelasi ini telah mengarah pada kelasi orang yang tidak terlalu merepotkan.

Pencegahan Penyakit Thalassemia

Bagaimana cara pencegahan penyakit thalassemia? Apakah segitu parahnya sehingga tidak ada harapan bagi penderitanya. Ahh, jangan-jangan kita termasuk salah satu penderita thalassemia? Mungkin itu yang sekarang ada di benak kamu , namun jangan khawatir saudara-saudara, penyakit thalassemia ini dapat dicegah dengan beberapa cara qo, diantaranya adalah dengan memeriksa riwayat kesehatan diri sendiri dan pasangan (bagi pasangan yang akan menikah) dan melakukan tes darah.

Karena penampilan sebagian besar individu pembawa sifat penyakit thalassemia trait/minor tidak dapat dibedakan dengan individu normal, maka untuk mengetahui statusnya hanya dapat ditentukan dengan pemeriksaan laboratorium.

Anak-anak dengan gejala thalassemia perlu melakukan skrining, mengingat penderita thalasemia minor cukup tinggi yaitu 6-10%, maka sebaiknya semua orang Indonesia dalam usia subur melakukan skrining penyakit thalassemia. Sedangkan untuk ibu hamil, perlu melakukan skrining thalassemia, apabila terindikasi maka langkah selanjutnya yaitu dengan diagnosis prenatal.

Dengan demikian harapannya prevalensi penyakit thalassemia di Indonesia dapat berkurang. Selain melakukan skrining, pemeriksaan diagnosis melalui laboratorium juga dapat dilakukan, agar pemantauan perjalanan penyakit dan pemantauan hasil terapi yang lebih akurat.

Pemeriksaan laboratorium ini meliputi :

  • Hematologi, untuk mengetahui kadar Hb dan ukuran sel-sel darah
  • Gambaran darah tepi, untuk melihat bentuk, warna dan kematangan sel-sel darah
  • Feritin, SI dan TIBC, untuk melihat status besi
  • Analisis Hemoglobin, untuk diagnosis dan menentukan jenis thalassemia
  • Analisis DNA, untuk diagnosis prenental (pada janin) dan penelitian
Semua pemeriksaan tersebut dapat dilakukan pada penjaringan kesehatan anak sekolah dan di Posbindu penyakit tidak menular (PTM). Untuk pemeriksaan lebih lanjut juga dapat dilakukan di fasilitas kesehatan yang dapat melakukan pemeriksaan hematologi lengkap analisa Hb (Puskesmas, Rumah Sakit)



So, yuk kita lakukan perubahan gaya hidup sehat dan cegah meningkatnya penyakit thalassemia.