Friday, March 30, 2018

Hindari Risiko Nyeri Sendi dengan K-AyuArtis Oil


Nyeri sendi kerap kali membuat penderitanya merasa sakit pada bagian tubuh penghubung antar tulang. Rasa ngilu dan sakit yang disebabkan, biasanya akan membuat aktivitas menjadi terganggu. Tingkat keparahannya pun bervariasi, ada yang ringan, sedang hingga parah.

Seiring bertambahnya usia, banyak perubuhan tubuh yang dirasakan. Mulai dari cepat merasa lelah, menjadi pikun, pandangan terganggu sampai nyeri sendi. Oleh karena itu karena saya sudah memasuki usia kepala 3, sangat menghindari nyeri sendi pada bagian tubuh.

Apalagi, putri saya Key sudah memasuki usia 3 tahun, tentu saja tinggi dan berat badannya semakin bertambah. Karena, tak jarang jika sedang berada dirumah atau pun sedang pergi ke suatu tempat, minta untuk digendong. Sudah tentu nyeri sering saya rasakan.

Nyeri sendi bisa terjadi pada siapa saja dan usia berapa pun. Dalam suatu survei, sepertiga dari orang dewasa mengalami nyeri sendi dalam kurun waktu 30 hari terakhir. 

Apa itu Nyeri Sendi?

Sendi adalah di mana dua tulang saling terhubung. Sendi sendiri terbuat dari tulang rawan, tulang, ligamen, tendon atau otot. Sendi biasanya dapat kita temukan di seluruh tubuh kita seperti leher, tangan, pergelangan tangan, siku atau lutut kita. Nah, Nyeri sendi terjadi ketika salah satu bagian rusak karena digunakan terlalu lama, cedera atau gangguan inflamasi. Namun, nyeri sendi sering disebabkan oleh arthritis, suatu kondisi yang disebabkan oleh peradangan sendi.



Biasanya nyeri sendi sering disertai dengan nyeri otot atau nyeri tulang. Jika sudah terserang nyeri sendi, apalagi setelah melakukan kegiatan tertentu, hal ini membuat gerakan kita menjadi terbatas, apalagi saat mengangkat beban berat.



Apalagi, notabennya saya pernah mengalami kecelakaan motor, menyebabkan bagian tulang pinggang belakang saya terkena benturan benda keras. Meskipun kejadian ini sudah cukup lama, namun rasa nyeri saat melakukan aktivitas atau duduk terlalu lama, sering saya rasakan kembali. Dulu saya sering menganggap remeh rasa nyeri ini, namun karena rasa nyeri yang saya rasakan sedikit merasa tidak nyaman. Hingga akhirnya pijat alternatif menjadi solusinya.

Penyebab Nyeri Sendi

Ternyata banyak hal yang menyebabkan terjadinya nyeri sendi, jika nyeri yang saya rasakan akibat cedera saat kecelakaan, penyebab umum launnya adalah :


  • Chondromalacia patellae atau kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
  • Haemarthrosis atau perdarahan di dalam ruang sendi akibat tempurung lutut retak atau ligamen robek. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang sedang menjalani pengobatan dengan warfarin, yaitu salah satu obat golongan antikoagulan.
  • Penyakit asam urat (gout)Penyakit asam urat dapat menyebabkan rasa sakit berulang (kambuhan), serta panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami peradangan akibat kristal-kristal tajam yang terbentuk dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang biasanya terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.
  • Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Berbeda dengan gout, pseudogout biasanya menyerang sendi lutut dahulu.
  • Traumatic synovitis atau peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon karena cedera.
  • Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi ini ditandai dengan gejala nyeri dan bengkak pada benjolan tulang yang terletak tepat di bawah tempurung lutut.
  • Patah tulang.
  • Septic arthritis.
  • Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
  • Kanker.
  • Infeksi.
  • Hemofilia.
  • Avascular necrosis Kondisi yang ditandai dengan gejala kerusakan tulang akibat kurangnya pasokan darah.
Agar rasa ngilu ini tidak lama, dan tidak kambuh lagi banyak langkah yang saya jalani, salah satunya adalah menjaga pola hidup sehat dan olahraga serta mengkonsumsi banya buah dan sayur.

Si Kecil K-Link K-AyuArtis Oil yang Banyak Manfaatnya

Hingga suatu hari ketika menghadiri suatu acara, teman sedang mengoleskan K-Link K-AyuArtis Oil pada tangannya, karena penasaran akhirnya saya mencobanya. Rasa hangat di kulit langsung terasa. Dari sini lah saya tahu salah satu cara mudah untuk mengatasi Nyeri Sendi dengan menggunakan K-Link K-AyuArtis Oil. tak cukup mencari tahu saja tapi saya pun membeli produk ini dan telah membuktikannya sendiri.



Bahwa K-Link K-AyuArtis Oil adalah minyak gosok yang dibuat menggunakan sistem obat tradisional yang dikenal sebagai Ayurveda. Minyak ini sangat mudah menembus ke dalam kulit, memberikan efek menenagkan dan sensasi hangatnya terasa sampai beberapa lapisan kulit, membuat siapapun yang menderita nyeri sendi merasa nyaman.

K-Link K-AyuArtis Oil ini dapat digunakan kapan pun dan dimana pun. Oleskan tipis merata di area yang terasa nyeri, lalu gosok dengan lembut. Manfaatnya akan segera kita rasakan oleh jaringan sendi pada tubuh kita.



Meskipun benda ini kecil tapi manfaat yang diberikan banyak lho, diantaranya :

  • Mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada sendi
  • Memperbaiki gerakan sendi
  • Mengurangi kekakuan sendi, karena hilangnya massa jaringan sendi
  • Membantu meringankan nyeri punggung dan linu panggul
  • Meredakan nyeri yang disebabkan keseleo
Komposisi yang ada di dalam K-AyuArtis Oil ini terdiri dari :
- Camphora 25%
- Menthol 20%
- Minyak Euclyptus Polybractea 15%
- Minyak Peppermint 6%
- Minyak Eugenia Caryophyllata 5%
- Minyak Cinnamomum Tamala 2%

Meskipun kandungan alami yang ada di dalamnya, tapi, ada hal yang perlu di garis bawahi bahwa K-AyuArtis Oil ini tidak cocok untuk anak-anak berusia di bawah 2 tahun, dan tidak boleh digunakan langsung dibawah lubang hidung atau di area sensitif tubuh lainnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penggunaan K-AyuArtis Oil ini dapat dikombinasikan dengan kapsul K-AyuArtis, maka khasiatnya akan lebih cepat dirasakan oleh jaringan sendi pada tubuh kita

Kalian pasti juga penasaran dunk, dengan produk ini. Mending langsung ajah pesan secara online di : www.k-net.co.id

Selain itu buat kalian yang berencana untuk menjadi member baru di -Klink langsung ajah melakukan pendaftaran melalui http://www.k-net.co.id/blog/reg/IDSPAAA99165. Nantinya kalian akan mendapatkan gratis 1 Botol AyuArtis Oil ini.



Yuuk,  cepat dapatkan  PAKET COMBO K-AyuArtis Oil yang berlaku sejak bulan Januari hingga bulan Juni 2018.

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca ulasan saya ini, semoga bermanfaat yaa!!


Thursday, March 29, 2018

Hari Air Sedunia 2018 : Danone-Aqua Berkomitmen untuk Melakukan Konservasi dan Melestarikan Kualitas Air

No Water, no life. No Blue, no green. - Sylvia Earle


Saya sangat setuju dengan ungkapan diatas, bahwasanya tidak ada air, tidak akan ada kehidupan. Tidak ada biru, tidak ada hijau.

Menjadi air itu ternyata tidak mudah yaa!! Banyak yang mencari sekaligus banyak yang menghujat (ketika banjir). Padahal air itu merupakan hal esential yang diperlukan oleh seluruh makhluk hidup.


Danone-Aqua Berkomitmen Menjaga Kelestarian Alam
Danone-Aqua berkomitmen untuk melakukan konservasi dan melestarikan air yang ada di bumi ini. Bagaimana caranya dan sudah sejauh mana prosesnya selama ini? Pembahasan hal ini, akan saya ulas lebih detail lagi agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

Kamu mungkin sama seperti saya, salah satu dari sekian banyak orang yang beranggapan bahwa pasokan air bersih di dunia sedang baik-baik saja. Padahal, jika kita mengetahui kenyataanya jauh dari itu, ya memang betul 70% permukaan bumi kita ini terdiri dari air, tapi hanya 3% saja yang layak untuk diminum dan tergolong air segar.


Air Mineral Aqua yang Banyak Dikonsumsi
oleh Masyarakat Indonesia 
Ketika musim hujan, sepertinya air berlimpah tapi benarkah demikian untuk kondisi saat ini? Permasalahan yang sudah lama ini, sebenarnya dapat kita temukan solusinya bersama agar tidak terus bertambah parah. Apalagi air merupakan sumber kehidupan yang keberadaanya sangat dibutuhkan oleh manusia dan alam sekitar untuk keseimbangannya.

Bukan hal yang tidak mungkin, kedepannya air bisa menjadi hal yang langka dan mahal harganya bila saat ini tidak kita jaga sumbernya. Jadi bertepatan dengan Hari Air Sedunia 2018, rasanya sangat penting jika kita melakukan #BincangAir Nature for Water guna untuk mengenali potensi air di sekitar kita dan #BersamaMerawatAir untuk masa depan kita semua.

Maka ketika mendapatkan undangan dari Danone-Aqua yang bertepatan dengan World Water Day 2018 pada hari Kamis, tanggal 22 Maret 2018 yang bertempat di Pabrik dan daerah konservasi Danone-Aqua Mekarsari di Sukabumi tentu saja kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Bersama kurang lebih 28 teman Blogger lainnya, berkumpul di Cyber 2 Tower, Jl. H.R Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 06.00 pagi untuk selanjutnya melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan mobil menuju Sukabumi.

Peringatan Hari Air Sedunia ini bukan hanya untuk hari ini saja, tetapi untuk hari esok dan masa depan air yang menjadi bagian dari kehidupan alam yang harus kita jaga dan lestarikan. Tentu saja sebagian besar diantara kita semua sangat akrab dengan air dan menjadi hal yang kita konsumsi setiap hari, baik itu sebagai air minum, memasak, mencuci dan sebagainya.

Bagi umat muslim khususnya ketika menjalankan ibadah puasa, biasanya akan lebih mudah untuk menahan rasa lapar jika dibandingkan menahan rasa haus. Ini menjadi salah satu bukti bahwa kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari air bersih.

Destinasi Pertama Taman Kehati Aqua Babakan Pari
Dok. Utieadnu.com
Menghadapi tantangan permasalahan pelestarian air, Danone-Aqua mengembangkan program dengan pendekatan alam sebagai solusinya. Akhirnya sampailah kami semua para undangan ke destinasi pertama, yaitu kunjungan ke pabrik Danone-Aqua di Mekarsari dan disini kami juga mendapatkan penjelasan tentang Peta Watershade, dan topik dasar mengenai DAS, karekteristik DAS dan Siklus Air.

Tema Hari Air Sedunia, Nature for Water

Hadir sebagai pembicara Bapak Arif Mujahidin-Corporate Communication Director Danone Indonesia, mengingatkan kita semua bahwa air memiliki peranan yang sangat penting untuk makhluk hidup, oleh karenanya Danone-Aqua selalu berkomitmen untuk turut menjaga kelestarian lingkungan.


Bapak Arif Mujahidin
Tema yang diangkat pada Hari Air Sedunia 2018 ini adalah #NatureforWater maka solusinya ada di alam dan memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan kita semua bahwa alam memiliki solusi dalam mengurangi krisis air di dunia.

Bapak Arif juga mengatakan, bahwa Danone-aqua selaku produsen air minum kemasan juga percaya akan hal tersebut, dimana solusi alamiah memiliki potensi pelestarian air. Jadi kalau lingkungan baik otomatis air akan baik, begitu sebaliknya jika lingkungan tidak bagus maka air yang ada juga tidak akan bagus.

Salah satu tujuan pihak Danone-Aqua mengundang para Blogger pada acara ini, bahwa para Blogger sangat akrab dengan media sosial dimana saat ini berita yang disampaikan akan cepat didapatkan oleh masyarakat luas. Bukan kah berita bagus itu harus disebarkan, agar semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menjaga alam.

Semakin banyak orang yang tahu dan mengerti maka peran dari masyarakat untuk mengolala air bersama dengan Aqua akan menjadi lebih baik. Tahukah kita jika jumlah air yang selama ini kita gunakan, jumlahnya tetap sama sejak pertama kali bumi dibentuk, hanya propertinya saja yang berubah, seperti jumlah pasokan air yang berkurang di suatu daerah.

Danone-Aqua Menggunakan Cara Alamiah untuk Memanfaatkan Potensi Alam

Menelaah lebih dalam permasalahan ini, dipaparkan oleh Bapak Karyanto Wibowo-Sustainable Development Director Danone Indonesia. Pengelolaan sumber air bukan hanya milik satu orang saja, tetapi seluruh pihak dan masyarakat memiliki peran yang sama. Danone-Aqua selalu berupaya menggunakan cara alamiah dengan memanfaatkan potensi alam.


Bapak Karyanto Wibowo
Dok. Salman Faris
Pihak Danone-Aqua bekerja sama dengan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) IPB Bogor untuk mengembangkan permodalan Soil water Analysis Tools (SWAT) di Hulu Sub DAS Citatih, Mekarsari dan Sukabumi.

Pak Karyanto mengatakan bahwa SWAT ini  memiliki beberapa manfaat, salah satunya adalah untuk membangun strategi perencanaan konservatif yang efektif. Bentuk konservasi yang dilakukan pihak Danone-Aqua di wilayah Mekarsari dan Babakan Pari, Sukabumi diantaranya :

  • Penanaman 580 ribu pohon yang tersebar di delapan desa, yaitu desa Pasawahan, Desa Tenjolaya, Desa Cisaat, Desa Kutajaya, Desa Jayabakti, Desa Tangkil, Desa Girijaya, Desa Cidahu.
  • Pembuatan kolam resapan air (water pond) di mana limpasan air dari kolam tersebut dimasukkan ke dalam tanah melalui lubang resapan yang ada di sekitar kolam.
  • Pembangunan Pemanen Air Hujan (PAH) dengan memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan pemenuhan air bersih di musholla, madrasah, sekolah atau rumah warga yang tersebar  di desa pesawahan, Desa Tenjolaya, dan Desa Cisaat
  • Pembuatan DAM Resaoan Air yang berguna untuk menjaga memasukkan air ke dalam tanah
  • Pembuatan 40 buah sumur resapan dengan kapasitas resapan sebesar 2.200 meter kubik untuk setiap sumur resapan yang tersebar di 3 desa tersebut. Dimana manfaatnya untuk mengimbuh sumur masyarakat dan mengurangi genangan atau banjir serta membantu menyuburkan tanah.

Perlu kita ketahui bahwa 70% bumi berisi air, 90% berada di lautan dan 3% berupa air tawar. Sedangkan 79% air yang ada di dunia ini berbentuk glesure, kalian dapat bayangkan jika dunia ini semakin panas maka semakin banyak glesure yang akan mencair.

Ada 2.1 juta orang di dunia tidak mendapatkan akses air bersih yang layak untuk diminum, dimana hanya 1% berupa air permukaan dan 20% berada di air bawah tanah.

Oleh karena itu pihak Danone Indonesia berkomitmen memperhatikan aspek lingkungan agar pasokan air tetap tersedia. Pihak mereka tidak hanya fokus semata pada urusan sisi bisnis saja, tetapi juga berupaya menjaga kelestarian lingkungan masyarakat dan sosial. Semaksimal mungkin tidak ada air yang terbuang, kalaupun terbuang maka air tersebut sudah dikelola dan dapat dimanfaatkan kembali.

Karena 2/3 hutan sudah rusak, maka pihak Danone melakukan restorasi area, atau penghijauan kembali. Banyak hutan yang sudah beralih fungsi menjadi lahan pertanian, bersamaan dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk. Akibat kondisi ini nantinya akan menyebabkan banjir, badai yang akan berdampak pada penduduk di dunia.

Kerusakan alam ini sudah terjadi sejak 25 tahun yang lalu. Jadi dalam hal ini pihak Danone-Aqua  mengajak masyarakat sekitar untuk turut serta merawat hutan, contohnya yang sudah berjalan di Pauruan. 

Bukan hanya menjaga alam sekitar saja, pihak Danone juga mengelola air limbah yang berasal dari pabrik mereka dikelola dengan baik. Mereka berkomitmen bahwa air limbah yang masuk ke dalam sungai sudah dikelola dan bersih. Jadi program air bersih oleh Danone-Aqua telah memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, kurang lebih sebanyak 16 ribu lebih.

Pihak Danone-Aqua percaya, dengan menjaga ekosistem maka kita akan menciptakan lapangan kerja, seperti menjadi tempat rekreasi, tempat pemancingan dan sebagainya. 


Rumah Sumber Kubang
Next destination yaitu kita diajak untuk mengunjungi rumah sumber Kubang yang berada di pabrik Aqua Babakan Pari. Disini ada 3 rumah sumber dan masing-masing memiliki karekteristik yang berbeda. Meskipun begitu semua semua air ini di rumah sumber airnya baik dan dapat diminum.

Lingkungan  yang ada di sumber mata air sangat asri dan banyak pepohonan sehingga kualitas air sangat terjamin. Secara regulasi sumber mata air sudah teruji oleh pemerintah. Makanya nggak heran saat kita minum air Aqua terasa segarnya. 


Makan Siang dan Pemaparan oleh Bapak Dr. Nana Mulyana
di Desa Psawahan Dok. Salman Faris
Akhirnya kami tiba ke lokasi selanjutnya di Desa Pesawahan, Sukabumi Jawa Barat. Disini kami menikmati makan siang (sumpah masakan khas sunda itu selalu bikin ngiler dan ketagihan) dan mendengarkan penjelasan tentang proses pembuatan sumur resapan oleh Dr. Nana Mulyana, Dosen dan Peneliti Fakultas Kehutanan IPB. 

Tak jauh dari saung tempat kami menyantap makan siang, terdapat water pond atau kolam resapan. Water Pond, apa lagi ya ini..?

Kolam waterpond ini merupakan  salah satu teknik konservasi tanah air yang bermanfaat untuk meningkatkan resapan air ke dalam tanah dengan menggunakan cara mengalirkan air yang kemudian akan ditampung ke dalam kolam resapan.

Nah, ini niy penampakan dari kolam waterpond yang berada di desa pesawahan sejak 27 Mei 2013.

Kolam Waterpond
Tujuan dibangunnya kolam waterpond ini adalah untuk meresapkan air ke dalam tanah yang kemudian akan mebingkatkan kelembaban tanah dan meminalisir kekeringan, serta dapat mengisi ulang sumur, sumur bor dan mata air yang dangkal.

Selain itu ada juga PAH (Pemanen Air Hujan) yaitu proses mengalirkan air hujan yang jatuh ke atap kemudian disalurkan ke dalam tangki penampungan yang dapat menampung air sebanyak 1,010 liter. Kemudian dari tangki penampungan ini akan disalurkan ke sumur resapan.

Melalui cara inilah masyarakat dapat memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga keberadaan air tanah.

Manfaat dari air PAH ini, telah saya rasakan sendiri ketika akan berwudu untuk shalat Dzuhur di salah satu Musholla yang memiliki tangki air penampungan ini. Air yang keluar dari tangki tersebut bersih, tidak berbau, bebas dari debu dan polusi karena telah mengalami 3x penyaringan.

Sepertinya jika metode PAH ini diterapkan di Jakarta, bisa menjadi salah satu cara untuk menanggulangi permasalahan banjir yang kerap melanda Ibu kota.

Kunjungan belum berhenti sampai disini, kami melanjutkan perjalanan menuju desa Cisaat dimana terdapat Sumur Resapan Inovatif yang dibangun oleh pihak Danone-Aqua untuk masyarakat sekitar. Saat ini sudah terdapat 10 titik sumur resapan di desa Cisaat dari total keseluruhan 40 titik sumur resapan yang telah dibangun oleh Danone-Aqua.

Sumur Resapan Inovatif di Desa Cisaat

Bapak Ishak, ketua Rt Desa Cisaat bercerita banyak perubahan yang terjadi setelah adanya sumur resapan ini. Salah satunya adalah warga dapat menikmati air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari mereka, yang berasal dari curah hujan yang dapat menampung sebanyak 12 kubik air.

Untuk membuat sumur resapan air ini, dicari terlebih dahulu titik rendah yang ada di sekitar rumah, dan dilengkapi pula dengan alat pengukur hujan yang disebut dengan Ombro meter sebagai alat penangkar curah hujan.

Sumur resapan inovatif baru dibuat pada tahun 2017, yang mencapai kedalaman hingga 2,5 meter. Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan sumur resapan air ini membutuhkan biaya sekitar 3,5 juta rupiah, namun manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar adalah mengalirnya air bersih ke sumur utama para warga sepanjang waktu.

Akhirnya rangkaian kunjungan kami ke pabrik dan ke tempat konservasi pelestarian air di Sukabumi selesai. Namun berita yang kami sampaikan tak akan berhenti sampai disini. Semua para undangan dan team bersiap untuk kembali ke Jakarta dan membagikan kebahagian dan pengalaman yang berharga ini kepada orang banyak.

Saatnya kita merawat alam sekaligus menjaga kelestarian air dimulai dengan air yang ada di dekat kita, atas kesadaran dari diri kita sendiri.

Terima kasih atas undangannya Danone-Aqua. Terima kasih atas informasi dan pencerahan yang telah diberikan melalui acara ini. Semoga melalui informasi yang telah disampaikan oleh teman-teman blogger di media sosial dan melalui tulisan ini dapat memberikan dampak yang positif kepada masyarakat di luar sana.

Yuk, kita bersama-sama menjaga kelestarian air untuk masa depan kita yang lebih baik. Aamin



                                          


Tantangan Penyakit TBC di Indonesia, Berikut 4 Langkah Pencegahan Penularan TBC

Halo teman-teman apa kabarnya?

Mendengar kata Tuberkulosis (TBC), kebanyakan orang pasti akan ketakutan bahkan ada yang menghindar, mengingat penularan penyakit ini sangat mudah dan dapat menyebabkan kematian bila tidak diobati dengan tuntas. Makanya nggak heran, sering kali pasien TBC dikucilkan dan dijauhi bahkan oleh keluarganya sendiri.

Tantangan penyakit TBC di Indonesia bukan hanya menjadi perhatian pemerintah saja, tapi seluruh lapisan masyarakat, karena Indonesia menjadi salah satu negara dengan beban TB tertinggi. Oleh karena itu 4 langkah pencegahan penularan TBC perlu diketahui oleh masyarakat luas.


24 Maret Hari TB Sedunia

Hal ini pun pernah saya rasakan ketika saya masih duduk di bangku SD. Salah satu teman bermain saya terkena penyakit TBC, karena belum tahu banyak tentang penyakit ini, sesuai dengan anjuran Ibu, saya sedikit menjaga jarak ketika berbicara dengan teman saya ini. Meskipun demikian, lantas saya tidak menjauhinya, meskipun rasa takut tertular olehnya tetap menghantui.

Untung saja, penyakit TBC teman saya ini belum terlalu parah dan orangtuanya mengobati teman saya ini dengan cekatan hingga akhirnya dinyatakan sembuh. 

Faktanya, penyakit TBC ini disebabkan oleh kuman Mycobaterium tuberculosis yang dapat disembuhkan selama rutin dan tekun menjalani pengobatan sampai tuntas. Perlu digaris bawahi, bahwa penyakit TBC ini menurut data Laporan TB Global Report tahun 2017, ada satu juta lebih kasus TBC. 

Jadi bukan zamanya penderita TBC kita kucilkan, tapi setidaknya kita tetap berhati-hati agar memperkecil kemungkinan tertularnya penyakit ini. Sebaliknya, mengucilkan pasien TBC akan berdampak negatif baik perkembangan psikologisnya, terutama bagi mereka pasien TBC anak-anak.

Penyakit TBC ini identik dengan masyarakat yang kurang mampu, padahal kenyataan yang ada banyak tokoh-tokoh hebat di dunia yang menderita penyakit TBC, seperti Bapak Habibie dengan TB Tulang yang menjalani perawatannya di Sanatorium di daerah perbatasan Jerman-Austria selama satu tahun. Ada juga penyair Chairil Anwar yang meninggal dunia karena Tuberkulosis.


Jendral Sudirman Berjuang Melawan Penjajah
dan TB dalam Tubuhnya
Hal serupa juga terjadi kepada Jendral Sudirman yang harus berjuang melawan penjajah sekaligus TB dalam tubuhnya. Hal ini menandakan bahwa siapa saja bisa berpotensi penyakit TB, terutama usia produktif 15-50 tahun.

Mengingat TB termasuk salah satu penyakit terbesar di dunia yang dapat menyebabkan kematian, dan di Indonesia sendiri pada tahun 2016 terjadi peningkatan. Now, saaatnya kita lebih mengetahui bagaiman proses penularan dan pencegahan penyakit TBC ini.

Informasi ini, saya dapatkan ketika menghadiri undangan workshop Blogger "Peduli TBC Indonesia sehat" dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis (TBC) sedunia tahun 2018. Bertempat di Gedung Prof. Dr. Suyudi Kemenkes RI Kuningan Jakarta Selatan, pada hari senin, tanggal 19 Maret 2018.


Blogger Workshop Peduli TBC Indonesia Sehat
Hadir sebagai pembicara pertama Dr. Anung Sugihantono, M.Kes, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI. Pembahasan yang diangakt oleh Bapak Anung pada hari itu adalah "situasi terkini program penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia"

Jika penderita TBC tidak diobati, maka akan bertambah parah dan dapat menyebabkan kematian, penularan TBC sendiri berdasarkan survey dengan rasio 6 lelaki : 4 perempuan dan merupakan salah satu penyakit tertua yang dikenal oleh manusia.

Ada beberapa gejala dari TBC, yakni :
- Batuk berdahak (berdahak maupun tidak)
- Demam meriang
- Berkeringat tanpa sebab
- Nafsu makan berkurang
- Berat badan berkurang
- Nyeri dada

Jika ada saudara, tetangga yang batuk terus menerus ditambah dengan adanya gejala lain diatas, lebih baik segera lakukan periksa TBC ke puskesmas terdekat!!

Untuk pemeriksaan TBC biasanya dilakukan pemeriksaan Mikroskopis yang telah digunakan lebih dari 120 tahun, yang memerlukan waktu 2 hari dengan 2 spesimen dahak. Selain itu ada juga pemeriksaan Tes Cepat Molekuler, yang digunakan sejak tahun 2012, hanya memerlukan waktu 90 menit dan juga dapat dinilai resistensi obat rifampisin. pemeriksaan lainnya bisa dengan cara Kultur dan Rotgen.

Jika sudah melakukan pemeriksaan, lakukanlah langkah pengobatan selanjutnya sampai tuntas. Bagi pengobatan TBC sensitif Obat dilakukan selama 6-8 bulan, yang terbagi menjadi 2 tahap :
1. Tahap awal, setiap hari 2-3 bulan
2. Tahap lanjutan, 3 kali seminggu selama 4-5 bulan

Tahukah kalian, jika pengobatan yang dilakukan tidak sampai sembuh atau tuntas, maka akan menyebabkan Resistan. Apakah hal ini berbahaya? Iya, tentu saja

1. Penyakit tidak sembuh dan tetap menularkan ke orang lain
2. Penyakit bertambah parah dan bisa berakibat kematian
3. Obat anti TBC (OAT) biasa tidak dapat membunuh kuman, sehingga pasien tidak akan bisa dosembuhkan
4. Pengobatan lebih lama yaitu sekitar 2 tahun
5. Biaya pengobatan bisa mencapai 200 kali lipat

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, alangkah baiknya bagi penderita TBC lebih aware dan melakukan pengobatan sampai tuntas, hal ini tentu saja untuk kebaikan si pasien dan lingkungan sekitar agar tidak ada orang lain yang tertular olehnya.


4 Langkah Penceghan Penularan TBC

Penularan TBC paling umum terjadi melalui udara, ketika penderita TBC batuk, bersin, atau berbicara dengan percikan ludah, nantinya bakteri ini akan ikut melalui ludah tersebut dan terbang bersama udara. Perlu digaris bawahi bahwa penyakit TBC ini tidak akan menular melalui kontak fisik, seperti berjabat tangan atau menyentuh peralatan pribadi milik penderita TBC.

Namun, penularan TBC tidak semudah yang dibayangkan. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung bakteri TBC dapat langsung tertular. Karena bakteri yang berada di udara bisa berjam-jam sebelum akhirnya terhirup oleh orang lain. Ketika bakreti tersebut terhirup oleh orang yang memiliki imun kuat, maka bakteri yang masuk tersebut akan terbunuh. 

Sedangkan orang-orang yang sering bertemu atau berdiam diri di tempat yang sama dengan penderita, seperti keluarga, teman sekantor atau teman sekolah maka akan berisiko tinggi tertular penyakit TBC ini. Noted ya guys!

Oleh karena itu tantangan penyakit TBC ini, dapat dilakukan dengan 4 langkah pencegahan sebagai berikut :

  • Pasien TBC minum OAT secara teratur dan lengkap sampai sembuh
  • Pasien TB harus menutup mulutnya pada waktu bersin dan batuk
  • Tidak membuang dahak di sembarang tempat, tetapi dibuang pada tempat khusus dan tertutup
  • Menjalankan perilaku hidup sehat, antara lain : menjemur alat tidur, membuka jendela dan pintu setiap pagi agar udara dan sinar matahari masuk, makan makanan bergizi, tidak merokok dan minum minuman keras dan olehraga secara teratur.

Bagi mereka penderita TBC sebaiknya juga harus mengetahui etikanya, yaitu :
- Menggunakan masker
- Menutup hidung dan mulut dengan menggunakan lengan
- Menutup hidung dan mulut dengan menggunakan tisu atau saputangan
- Segera buang tisu yang sudah dipakai
- Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir


Lantas, apakah Tuberkulosis di Indonesia bisa dieliminasi? Tentu saja bisa, dengan menerapkan program Indonesia sehat dan pendekatan keluarga, eliminasi TB akan lebih efektif, masyarakat bisa lebih sadar dan termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat.

Bisakah Angka TB di Indonesia dieliminasi?

Sejuta orang di Indonesia menderita penyakit TB, namun hanya sekitar 400 ribu kasus saja yang baru tercatat. Apakah angka tersebut dapat dieliminasi? Mengenai penjelasan hal ini, disampaikan oleh dr. Pandu Riono, komite Ahli Penanggulangan Tuberkulosis.



Penderita TB di Indonesia yang paling banyak berada di pulau Jawa. Dimana orang yang terinfeksi TB, 10% diantaranya menjadi TB aktif. Oleh karena itu, masyarakat luas perlu mengetahui bahwa penderita TB berpotensi untuk menularkan 15 orang lain dala  satu tahun. Ngeri juga ya guys!! 

So, kita harus jeli dan lebih peduli terhadap pasien penyakit TBC, jika kita menemukannya maka langkah kita adalah melakukan TOSS TB, yaitu Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis, ini dalam rangka bersatu menuju Indonesia BEBAS TB 2050. Aamin


TOSS TB
Ternyata TB ini bukan hanya urusan kesehatan saja, hal ini juga memiliki efek samping yang lain ke arah kesejahteraan, malu untuk melakukan pengobatan dan stigma TB itu adalah penyakit orang miskin, pendidikan menjadi terganggu, bahkan hubungan suami istri juga ikut berdampak.

Pada kesempatan ini ini juga kita mendengarkan sesi curhat mantan penderita TBC, dimana mantan penderita TB ini mengatakan TB sensitif obat yang menjalani pengobatan selama 21 bulan, hingga akhirnya ia dinyatakan sembuh.


Kisah Pasien TBC yang Berhasil Sembuh

Pak Edi Junaedi, 44 tahun yang divonis TB pada tahun 1997, seketika itu mimpi-mimpi menjadi runtuh, mulai dari promosi pekerjaan, dijauhkan oleh keluarga pula. Beliau menjalani pengobatan selama 21 bulan, ketika menjalani masa pengobatan ini ia merasa tearsing, alat makan juga ditandai, setelah menjalani pengobatan selama 6 bulan, ia dinyatakan sembuh.


Bapak Edi Junaedi Mantan Penderita TB
Namun, pada tahun 2016 istrinya meninggal, kehidupan Pak Edi kembali terpuruk dengan dunia malam, Beliau menjadi aktif merokok dan menjalankan pola hidup tidak sehat, bahkan dalam satu hari beliau bisa menghabiskan 3 bungkus rokok. Akhirnya beliau kembali terkena TB dan menjadi resisten obat.

Pada tahun 2014, kondisi Pak Edi kembali terpuruk, dan hanya menjalani pengobatan sekedarnya saja. Hingga akhirnya pada September 2015 ia dinyatakan sensitif TB MDR (multi drug resistence) dan melakukan pengobatan di RSUP Persahabatan selama 21 bulan. 

Karena sensitif TB MDR, pengobatan yang dilakukan Pak Edi kali ini harus mengkonsumsi 13 obat dalam sehari dan menjalini suntik selama 8 bulan dan semua pengobatan tersebut harus beliau lakukan tanpa terputus. Karena harus mengalami pengobatan yang cukup lama, tentu saja materi menjadi terkurang, sering berhalusinasi karena efek dari obat yang dikonsumsinya tersebut.

Pernah suatu hari Pak Junaedi berhalusinasi meletakan sebilah pisau di perutnya, untung saja ada kerabat yang masih mau menolongnya hingga nyawanya masih terselamatkan. Karena efek samping yang dirasakan dan lamanya waktu pengobatan maka tak heran banyak pasien TBC yang putus asa dengan proses pengobatannya.

Maka disinilah peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting untuk saling mendukung jika ada pasien TB dalam keluarga. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pak Edi, selama pengobatan, 2 orang anaknya diasuh oleh saudara terdekatnya dan beliau selalu menggunakan master selama pengobatan.

Syukurlah pada bulan Juni 2017 pak Edi dinyatakan sembuh dan bahkan saat ini beliau aktif bergabung di PETA (pejuang tangguh TB Jakarta). Mereka hadir untuk mendampingi dan memberikan support kepada pasien TB yang sedang menjalani pengobatan.

Salut luar biasa sama Bapak Edi, yang berkali-kali menderita TB, ditinggal oleh orang tercinta, dikucilkan oleh keluarga, tidak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, namun beliau tetap bersemangat untuk melakukan pengobatan sampai tuntas dan sembuh.

Semoga dengan tulisan ini, bermanfaat dan semakin banyak masyarakat yang lebih mengerti untuk mencegah dan mengobati penyakit TB. Mari kita dukung pasien TB untuk sembuh dan yakin Indonesia akan bebas TB pada tahun 2050.


All Narasumber, Panitia dan Blogger Berfoto Bersama


Monday, March 26, 2018

Terbang Menembus Langit, Kisah Inspirasi dari Onggy Hianata Yang Mengubah Hidup Banyak Orang

Halo teman-teman apa kabarnya?

Stigma bahwa untuk membuat perubahan yang besar, kita harus lahir dari keluarga yang kaya dan ternama. Orang yang miskin dan kecil tidak dapat berbuat apa-apa. Tak heran jika ada kalimat yang sering kita dengar, "karena orangtuanya petani, maka anaknya juga akan menjadi seorang petani"

Jika kita berbicara mengenai kesuksesan, berapa banyak orang yang sukses terlahir bukan dari keluarga yang kaya? Jawabannya adalah banyak
Tak heran jika banyak diantara kita yang berpikir, bagaimana seseorang yang lahir dari keluarga miskin, bisa menjadi sukses dan kaya.  Sedangkan untuk menjadi kaya kita butuh modal, bahkan untuk makan saja perlu perjuangan.


Bapak Onggy Hianata bersama Peserta Bootcamp
Banyak sosok hebat dan sukses sudah dituangkan dalam buku biografi dan kisah mereka biasanya menjadi penyemangat tersendiri baik bagi penggemarnya maupun bagi yang membacanya. Sukses sendiri menurut saya adalah "bisa menjadikan orang lain menjadi sukses". So, sukses bukan hanya miliki kita sendiri saja, bukan hanya memiliki harta yang berlimpah dan gelar yang tinggi. Tapi bagaimana kita juga dapat menciptakan orang lain menjadi sukses, bahkan melebih kesuksesn yang telah kita raih.

Sehingga tak heran, jika banyak lembaga atau perusahaan mengenai seminar dan training motivasi How to be success?

A Life Changing Bootcamp, Hanya Dalam Waktu 3 Hari

Perihal mengenai cerita hidup sukses sering saya dengar, bahkan ada beberapa buku motivasi yang sudah saya baca. Begitu pula perihal mengenai training untuk pembinaan mental sering saya dapatkan, baik saat waktu saya kuliah maupun pada saat saya masih menjadi karyawan di salah satu Bank swasta di Jakarta. Namun, jujur saja mengenai A Life Changing Bootcamp ini saya baru mendengarnya untuk pertama kali. 

Ternyata program bootcamp ini sudah ada sejak 14 Februari 2003, yang bertepatan dengan hari Valentine. Ketika mendengar cerita tentang training ini, saya merasakan Semangat dan Kehebatan yang akan diperoleh dari bootcamp ini. 

Sebenarnya apa siy yang dimaksud dengan bootcamp ini? Jadi, Bootcamp ini ternyata salah satu sistem yang diadakan oleh Edunet yang bekerja sama dengan system support FFG (Freedom Faithnet Global) dan JMOA. sejak 15 tahun yang lalu, program ini sudah menjangkau 75 negara di 5 benua yang diadakan di Indonesia. So, pasti menjadi tuan rumah menjadi kebanggan tersendiri dunk buat kita, iya nggak!

Selain menjadi tuan rumah, ternyata dalam kegiatan ini bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia lho!! Wajar jika masih banyak diantara kita yang tidak mengetahui mengenai kegiatan training ini. Karena memang tidak pernah kita lihat iklannya, ternyata penyebarannya dari mulut ke mulut saja. Mereka yang sudah mengikuti training ini, biasanya akan berbagi ceritanya ke keluarga, saudara, teman dan kerabat mereka dengan perubahan yang telah mereka terima dalam hidupnya.

Jika selama ini saya mengenal sosok seorang motivator suksees bernama Marry Riana, ternyata ada sosok lainnya di tanah air tercinta ini yaitu Bapak Onggy Hianata, beliau merupakan keturunan Tionghoa, berasal dari keluarga tidak mampu, yang dibesarkan di daerah kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.


Sang Inspirator Bapak Onggy Hianata
Memiliki 8 saudara, dan almarhum ayahnya Ong Choi Moi hanyalah seorang karyawan biasa dan gajinya pun kecil, tentu saja hal tersebut tidak cukup untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Saat mendengarkan cerita masa kecil Bapak Onggy Hianata tak akan meyangka dengan sosoknya sekarang ini. 

Lahir dari keluarga miskin, tak membuat beliau menyerah dengan keadaan yang ada, justru hal itu menjadikan semangat bagi dirinya untuk berusaha lebih keras dan bisa keluar dari kemiskinan. Keinginannya untuk menuntut ilmu juga sangat tinggi. Beliau bercerita pada saat itu keluarganya harus hidup berhemat, bajunya pun banyak tambalan kain karena robek. 

Meskipun terlahir dari keluarga kurang mampu, Bapak Onggy tidak pernah mengeluh kepada kedua orangtuanya, bahkan ia turut membantu ibunya yang bercocok tanam buah dan sayur. Karekter ini Ia dapatkan dari sang ayah, menurutnya sosok sang ayah adalah lelaki yang kuat, baik, pekerja keras, jujur dan sayang kepada keluarganya, makanya beliau tidak pernah melihat orangtuanya bertengkar di depan anak-anaknya.

Dia mengtakan dirinya bukanlah seorang motivator, dan beliau tidak suka memberikan motivasi kepada orang lain. Tetapi yang dilakukannya adalah sharing, berbagi cerita tentang kehidupannya. Harapannya dengan cerita yang beliau bagikan kepada orang banyak dapat memberikan cerminan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan perubahan hidupnya agar menjadi lebih baik.

Untuk berada di posisi sekarang ini, bukanlah perjalanan yang mudah. Banyak hal dan kegagalan yang sudah dialaminya. Setelah mendapatkan restu dari orangtuanya untuk melanjutkan pendidikannya, Ia merantau dan kuliah ke Surabaya. Untuk membiayai kuliahnya ini, Ia melakukan pekerjaan apa saja, asalkan itu halal demi membiayai hidupnya, mulai dari berjualan buku keliling, berjualan jagung bakar di depan kampus, ikut bisnis MLM pernah Ia lakukan. 

Bisnis yang dilakukannya pun selalu jatuh bangun, tak luput sering ditipu oleh rekan bisnisnya pernah dialaminya. Namun, Pak Onggy tetap maju dan berusaha keras untuk berbisnis kembali dengan tetap menjaga nama baik dan integritas. Tekad yang kuat, serta pesan dari orangtuanya yang mengatakan bahwa dalam dunia bisnis kepercayaan adalah nomer satu.

Satu hal lagi yang menjadi pedoman hidupnya adalah "forgive and forget" maafkan dan lupakan. Karena perjalanan hidup masih panjang, jika selalu selalu mengenang kegagalan, bagaimana berani untuk menempuh masa depan?


"Don't let your past steal your future"


Melalui Bootcamp ini, Pak Onggy yang telah sampai pada tujuan hidupnya, beliau ingin membantu orang lain yang masih merasa galau dan putus asa pada hidupnya, karena beliau percaya setiap orang dapat mengembangkan potensinya masing-masing. Asalkan mereka mau dan memiliki keinginan yang kuat untuk mengoptimalkan pola pikir, karakter dan potensi terbaik mereka, agar hidupnya jauh menjadi lebih baik dan berharga.

Dalam acara Blogger Gathering bersama Bapak Onggy Hianata di Kafe D'Lab Cikini, Jakarta pada tanggal 14 Maret 2018 yang lalu ini, hadir lima orang peserta Bootcamp yang menceritakan testimoninya tentang kegiatan program pembinaan mental dan pola pikir ini. 


Peserta Bootcamp Ibu Dra. Ary Hellya Kurniati
Salah satu peserta Bootcamp bernama Dra. Ary Hellya Kurniati, Apt adalah seorang wanita karir yang sukses dengan jabatan yang tinggi mengikuti kegiatan Bootcamp ini atas informasi dari teman-temannya. Ternyata usai mengikuti kegiatan Boootcamp ini, beliau merasakan perubahan yang sangat besar dalam hidupnya dan telah menyelamatkan rumah tangganya.

Sebelumnya, Ibu Ary, menjadi angkuh dan tidak menghormati suaminya lagi dikarenakan karir yang sukses dan sering diutus oleh perusahaannya untuk keluar negeri. Semua itu menjadikan dirinya, tak membutuhkan lagi sosok sang suami, bahkan Ia pun dijauhi oleh anak-anaknya karena mendidik mereka dengan keras. Hingga akhirnya Bootcamp telah menyadarkannya dan menjadikan dirinya menjadi seorang istri dan Ibu yang lebih baik.

Mendengar testimoni dari para peserta yang telah mengikuti Bootcamp membuat saya menjadi lebih penasaran, sebenarnya apa saja siy kegiatan dalam Bootcamp ini? Well, Bootcampt ini memang bukan hanya kegiatan berkumpul saja, tapi lebih dari itu, acara ini merupakan ajang kegiatan berbagi pengalaman hidup, sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota komunitas untuk belajar berbagai hal, mulai dari motivasi diri, kepemimpinan, hingga kewirausahaan.

Pengembangan kualitas dan potensi, memang menjadi tujuan utama dari Bootcamp ini, karena menurut Bapak Onggy manusia adalah aset yang sangat berharga , baik bagi perusahaan, lingkungan maupun negara. Jika setiap orang diantara kita dapat meningkatkan kualitas hidupnya, maka lingkungan di sekitarnya pun juga akan memilki kualitas yang tinggi. 

Tema yang diangkat dalam Bootcamp ini adalah "Value Your Life" dimana pemilihan tema ini bukan tanpa alasaan, karena pada dasarnya setiap orang mencintai kedamaian dan perduli kepada orang lain. Melalui Bootcamp ini, orang diajak untuk berubah  dan kembali perduli kepada orang lain. Melalui metode stimulasi selama 3 hari ini, peserta didorong untuk membongkar berbagai kepentingan yang selama ini menjadi beban hidupnya.

Banyak anggota, yang mengatakan setelah mengikuti kegiatan Bootcamp ini mengalami berbagai perubahan dalam hidup. Kebiasaan-kebiasaan buruk pun lepas setelah mengikuti Bootcamp ini, dan akhirnya para peserta dapat menemukan potensi mereka yang sebenarnya. Namun, semua ini kembali kepada peserta masing-masing, karena perubahan dan nilai positif bisa didapatkan jika datang dengan pikiran terbuka.

Salah satu hal yang membuat Bootcamp ini berbeda dengan kegiatan yang sejenis adalah pesertanya dimulai minimal berusia 17 tahun, bahkan ada peserta yang ikut kegiatan Bootcamp ini pada usia diatas 60 tahun. Tak hanya diikuti oleh mereka yang sehat dan fisik oke, tetapi bagi mereka yang memiliki kekurangan, seperti tak dapat membaca, buta, tuli dan bisu bisa mengikuti kegiatan Bootcamp ini.

Akhirnya, karena peserta yang terus bertambah dan ingin lebih banyak lagi orang yang terinspirasi dengan kisah yang penuh inspirasi ke banyak orang diangkatlah dalam sebuah film berjudul Terbang Menembus Langit.

Terbang Menembus Langit, Kisah Seorang Onggy Hianata

Seperti halnya kisah inspiratif Merry Rinata yang diangkat dalam Film, begitu juga dengan kisah nyata Bapak Onggy diangakat ke layar lebar. Kisah sang motivator ini diperankan oleh Dion Wiyoko yang dipasangkan dengan Laura Basuki yang memerankan sebagai sang istri Pak Onggy.

Film ini mengisahkan perjuangan keduanya sebagai kaum yang minoritas di Indonesia. Mereka menghadapi berbagai masalah sejak kecil hingga setelah menikah, tetapi berusaha untuk terus bangkit dari kegagalan.

Film drama terbaru indonesia 2018 ini disutradarai oleh Fajar Nugros yang merangkap pula sebagai penulis skenario. Inti cerita dari film Terbang Menembus Langit ini berkisah tentang pemuda keturunan Tionghoa yang dulunya miskin, namun berkat perjuangan dan kerja kerasnya bisa menjadi seorang yang sukses, dan pengusaha besar di Singapura.

Untuk mencapai kesuksessan tersebut, Ia harus melewati banyak rintangan, hingga kahirnya pemuda ini harus merantau ke Surabaya hingga ke Jakarta. Harapan dari sang sutradara, film ini dapat menyentuh hati banyak orang dan terinspirasi untuk menjadikan hidup mereka menjadi lebih baik. Karena semua orang bisa berubah jika mempunyai tekad yang kuat, karena hal inilah kisah inspiratif Bapak Onggy ini diangkat  dalam sebuah film.

Ada tiga periode kehidupan tokoh bapak Onggy dalam film ini, bagaimana perjuangan yang dihadapinya? Sinema drama ini, bisa kita saksikan yang akan mulai tayang pada April 2018 di seluruh bioskop Indonesia. 

Sedikit, biar nggak penasaran saksikan tealernya terlebih dahulu yuk Guys!!



                                       









Monday, March 5, 2018

Inspiring Women K-Link Indonesia : Mengubah Sudut Pandang Terhadap Penyakit Kanker dan Cara Pencegahannya

Halo teman-teman apa kabarnya?

Wanita yang tangguh adalah mereka yang gigih dalam berusaha, 
sabar dalam menjalani proses, dan pasrah menanti hasil Tuhan.

Ladies, sudahkah kamu tersenyum dan percaya pada dirimu sendiri?
Kamu harus tahu, bahwa semua itu nilainya sangat berharga, dan jangan sampai kamu menyerah pada keadaan. Karena kita tidak akan pernah tahu seberapa kuat diri kita, ketika kita membuat keputusan, sertakanlah dengan komitmen yang kuat untuk menjalankannya, demi meraih masa depan yang lebih indah.


Bersama dengan Teman Blogger di Acara K-Link Inspiring Women
Sebagai seorang wanita kita sangat dituntut untuk menjaga penampilan, tapi bukan hanya penampilan luarnya saja ladies. Menjaga kesehatan dan keindahan perawatan tubuh perlu dilakukan, salah satunya adalah menjaga kesehatan payudara. Tentu saja, untuk itu kita harus mau meluangkan waktu untuk perawatan dan menggali informasi dari sumber-sumber yang terpercaya.