Inovasi Layanan BPJS Kesehatan Di Masa Pandemi, Yuk Manfaatkan!

Pandemi belum usai, pandemi banyak membawa kita perubahan, banyak kebiasaan baru yang kita lakukan, betul nggak?


Saat pandemi berada di puncaknya, kabar yang paling membuat kita bahagia dan imun tetap terjaga adalah mendengar kabar keluarga, kerabat, sahabat semua dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. 


Ngomongin kesehatan, kita berharap selalu dalam keadaan sehat, kalau pun sakit kita sebaiknya sudah terdaftar menjadi peserta JKN/KIS agar bisa meringankan biaya pengobatan. Apalagi saat ini BPJS Kesehatan sedang melakukan inovasi layanan bagi pesertanya.




Yup, BPJS Kesehatan terus melakukan perbaikan-perbaikan layanan kanal untuk memudahkan para pesertanya. Disamping kondisi masih pandemi, sehingga digitalisasi sangat diandalkan, yang tadinya kegiatan sering dilakukan secara tatap muka, saat ini menjadi online. Oleh karen itu BPJS kesehatan mengantisipasinya dengan berbagai layanan online, mulai dari call center, sampai layanan aplikasi mobile JKN.


Pada kesempatan pagi itu, Selasa 29 Maret 2022 kegiatan ngopi bareng blogger 2022, Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta Bapak Irfan Humaidi mengatakan, pada prinsipnya BPJS Kesehatan ingin merangkul seluruh segmen masyarakat, mulai dari yang paling kaya, sampai mereka yang dibiayai oleh pemerintah.


Seiring dengan peningkatan inovasi layanan BPJS Kesehatan tersebut, jumlah masyarakat yang menggunakan media digital juga semakin meningkat. Hal ini bisa diketahui dari sistem permintaan informasi sampai sistem pengaduan pelayanan angkanya terus bertambah. Jadi sudah banyak masyarakat yang tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor cabang terdekat. Kita sudah bisa mendapatkan informasi, layanan, pengaduan dan sebagainya tanpa tatap muka, jadi yuk kita manfaatkan layanan digital ini.


Yuk, manfaatkan Layanan BPJS Kesehatan Tanpa Tatap Muka


Sejak pandemi banyak aktivitas masyarakat yang dibatasi, apalagi yang menyangkut pelayanan kesehatan di rumah sakit. Antrian panjang yang sering terjadi, sedikit bisa diatasi dengan pemanfaatan layanan digitalisasi. 


Jadi, dalam layanan non tatap muka ini ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan, yaitu :

◾Kanal layanan tatap muka 

◾Memudahkan mendapatkan pelayanan kesehatan 

◾Kanal pembayaran iuran BPJS Kesehatan 


Dalam pelayanan tanpa tatap muka ini, bukan hanya bisa kita akses dari aplikasi mobile JKN saja, tapi ada beberapa layanan inovasi lainnya yang bisa kita gunakan juga. Kanal lainnya selain Mobile JKN, ada pandawa melalui whatsapp, ada kanal chatbot interaktif (CHIKA), layanan call center 165, via website dan Medsos BPJS Kesehatan.



Jadi dalam perjalanan kanal ini, peserta bisa memanfaatkan layanan;

  • Mulai dari cari tahu informasi
  • Cara pendaftaran menjadi peserta
  • Bisa belajar, untuk mengetahui apa saja informasi, hak dan kewajiban peserta
  • Menggunakan layanan BPJS Kesehatan
  • Pengaduan pelayanan
  • Update data

Dengan adanya kanal tersebut pihak BPJS kesehatan berharap bisa terus meningkatkan pelayanan mereka menjadi lebih baik. Makanya niy kalau teman-teman punya masukan, keluhan, kendala di lapangan langsung ajah dilaporin melalui kanal tersebut yaa! 
Demi dunia kesehatan kita bersama guyss..


Kalau layanan dilakukan tanpa tatap muka, bagaimana dengan peserta yang ada di pelosok, dan tidak semua peserta menggunakan perangkat telekomunikasi. Tenang! BPJS kesehatan juga menjangkau peserta yang tidak terjangkau qo. Caranya? 


Layanan Tatap Muka


Bagi peserta yang ada di pedesaan atau tidak ada fasilitas jaringan telepon, pemerintah tetap membantu dengan layanan tatap muka, seperti :
  • Kantor cabang, kantor kab, kota untuk pelayanan datang langsung ini masih tetap tersedia
  • Mobile customer service, yang bertujuan untuk mendekatkan dan meningkatkan layanan kepada peserta JKN/KIS dengan menggunakan konsep jemput bola dan juga sebagai media promosi cirporate branding kepada masyarakat luas 
  • Mal pelayanan publik, bertujuan memberikan kemudahan dan meningkatkan layanan (pendaftaran/retensi peserta dan kepuasan peserta) dengan menggunakan konsep layanan dalam satu gedung.
  • BPJS Satu (siap membantu), jadi petugas ini bisa kita temukan di rumah sakit rekanan BPJS Kesehatan, lantas apa saja tugas mereka?



Nah, sekarang pilihan layanan apa yang mau kita gunakan, tinggal kita pilih saja. Harapannya semua layanan yang ada saat ini bisa memberikan dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada peserta JKN/KIS. 


Kalian tau saat ini sudah berapa banyak masyarakat Indonesia yang terdaftar menjadi peserta JKN/KIS? Dari 200 juta penduduk Indonesia, sekarang ini sudah ada kurang lebih 86% yang terdaftar menjadi peserta. Saya salah satunya, kalau kamu? 


So, buat teman-teman yang belum daftar yuk daftar. Karena saat ini BPJS Kesehatan bukan hanya mendorong masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta saja, tapi bagaimana BPJS Kesehatan selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan mereka.


Catatan lagi, bagi peserta JKN/KIS mohon dipastikan kalau nomer NIK yang terdaftar sudah sesuai dan update ya, soalnya ini sangat membantu ketika kita datang ke rumah sakit rekanan BPJS dan lupa membawa kartunya.

Guys, bagaimanapun jaminan kesehatan ini sebagai bentuk Produk Reformasi lho! Jadi yuk bisa daftar yuk bagi yang belum.

Oke, stay healthy untuk kita semua yaa!!


Tidak ada komentar

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat