Sunday, August 25, 2019

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berjalan Kaki

Halo, teman apa kabarnya!

Beberapa hari lalu kita merayakan HUT RI yang ke-74 tahun, lantas apa saja sumbangsih kamu untuk negeri tercinta ini? Jangan tanyakan apa saja yang telah negara berikan kepada kamu, tapi tanyakan pada dirimu sendiri apa yang telah kamu berikan untuk Bangsa ini.

Kalau dulu kita membela negara dengan ikut berjuang melawan penjajah, tapi zaman sekarang sudah nggak ada lagi yang namanya berperang. Namun kamu tetap bisa menjadi Pahlawan qo!


Yup, jadi pahlawan untuk diri kita sendiri, emang bisa? Bisa dunk, dengan berperang melawan kuman jahat dan pola hidup kurang baik yang bisa menggangu kesehatan tubuh kita. Soalnya ada sebuah studi pada 1.000 pria dan wanita menemukan, mereka yang berjalan setidaknya 20 menit setiap hari selama minimal lima hari dalam seminggu, ternyata memiliki kecendrungan sakit 43% lebih rendah.

Selain itu, ada 5 manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan dengan berjalan kaki, simak yuk!

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berjalan Kaki

1. Memperbaiki Mood

Siapa yang kalau lagi bete, trus supaya mood baik lagi suka berjalan kaki? Jujur, kalau aku sendiri sering melakukan hal ini, biasanya jalan-jalan sekitar taman dekat rumah atau jalan-jalan keliling mall. Alih-alih makan sebatang coklat atau makan semangkok bakso, berjalan kaki menjadi alternatif yang lebih sehat.

Karena dari hasil penelitian menunjukan jika kita berjalan kaki dapat memodifikasi sistem saraf sehingga bisa menurunkan emosi kemarahan dan permusuhan. Apalagi kalau jalan kakinya bareng sama gebetan ya, pasti suasana hati bakalan meningkat dunk.

Jadi, kalau kamu lagi bete? Lagi pengen liburan yang murah? Jalan kaki adalah jawabannya, nggak perlu lama-lama qo, cuma 20-30 menit aja. Kegiatan ini dapat meningkatkan cairan endorphin yang ada dalam tubuh. Cairan endorphin ini adalah cairan yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan meningkatkan rasa senang dan bahagia.

2. Meningkatkan Kreativitas

Kamu suka lihat nggak, ada orang yang suka mondar-mandir saat sedang mencari ide? Terkadang ide itu suka muncul saat kita sedang mondar-mandir dibandingkan saat kita sedang duduk lho! Kalau kita mondar-mandir dengan berjalan kaki, dapat meningkatkan kreativitas sebanyak 60%. So, kalau kamu lagi banyak pikiran, sedang buntu dan perlu ide fresh, berjalan kakilah.

Makanya kalau ada yang bilang, orang Jepang bisa pinter dan punya banyak inovasi, ini karena mereka lebih sering berjalan kaki, mungkin pendapat ini benar adanya. Soalnya hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Standford University pada 176 orang, dilansir oleh Newsmaxhealth.com menunjukan bahwa mereka yang berjalan, akan mendapatkan ide yang lebih fresh dan kreatif.

3. Menyehatkan Jantung

Seperti yang sudah aku katakan diatas kalau dengan berjalan kaki dapat memiliki risiko sakit 43% lebih rendah dan berjalan kaki dapat membuat jantung kita lebih sehat. Soalnya dengan kita berjalan kaki akan membantu jantung untuk memopa lebih cepat, sehingga menambah peredaran darah yang bisa meningkatkan masuknya sel darah merah ke otot-otot jantung. 


Jika sel darah meningkat, maka akan mempengaruhi peningkatan kapasitas pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh. Bukan hanya menyehatkan jantung ajah qo, dengan rutin berjalan kaki dapat mengurangi risiko serangan jantung, kolesterol, stroke dan juga diabetes.

4. Melancarkan Pencernaan

Beberapa hari yang lalu, aku punya masalah dengan pencernaan dan asli nggak enak banged rasanya. Daripada aku minum obat untuk melancarkan pencernaan, akhirnya aku ganti kebiasaan. Biasanya setelah makan kebanyakan dari kita jadi marger alias males gerak dan lebih nyaman untuk duduk sambil nonton TV atau main HP.

Aku mencoba berjalan santai 10-15 menit setelah makan, dan ternyata beberapa hari kemudian pencernaan aku lancar lagi. Ternyata dengan kita berjalan santai setelah makan dapat mempercepat pergerakan makanan dalam tubuh, jadi makanan dapat cepat dicerna dari biasanya lho!

5. Mengurangi Berat Badan

Banyak masyarakat kita yang memiliki badan gemuk tapi malas untuk berolahraga, betul nggak? Padahal nggak perlu ke pusat kebugaran untuk olahraga, cukup berjalan kaki dengan rutin bisa menjadi solusi untuk menurunkan berat badan. 

Tapi, perlu diperhatikan juga berjalan kaki untuk menurunkan berat badan ini tergantung dari cepat atau lambat kita berjalan kaki, seberapa jauh kita berjalan kaki, dan diet yang sedang kita jalani. Semaki cepat dan semakin jauh kita berjalan kaki maka misi untuk menurunkan berat badan juga semakin baik.

Namun, perlu diingat jangan sampai kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih besar daripada kalori yang telah di bakar.

So, mengingat begitu besarnya manfaat berjalan kaki untuk menjaga kesehatan kita BPTJ melakukan kampenya Jalan Hijau.

Aksi Kampenya Jalan Hijau

Hari Rabu, 21 Agustus 2019, aku dengan beberapa teman menjelajahi daerah sekitar stasiun Juanda. Aktivitas di sekitar stasiun lumayan ramai, dan banyak warga yang wari-wiri berjalan kaki menuju tempat aktivitas mereka. Apalagi pagi hari itu tampak ada yang berbeda dari hari-hari sebelumnya.

Yup, ada teman-teman blogger dan BPTJ Kemenhub yang memberikan apresiasi kepada para pejalan kaki dan mensosialisasikan untuk menggunakan transportasi umum, serta mengajak teman-teman semua untuk ikut gerakan Jalan Hijau.



Apa siy aksi #JalanHijau ini? Jadi ini merupakan kampenye untuk mendorong semaksimal mungkin masyarakat untuk berpindah dari kendaraan (bermotor) pribadi ke angkutan umum massal dan berjalan kaki. Karena apabila banyak masyarakat yang mulai meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum dan lebih memilih berjalan kaki, maka jalan akan semakin ramah lingkungan (hijau) yang nantinya akan memberikan dampak positif baik secara individu maupun bagi masyarakat luas.

Trus aksi ini dilakukan dengan turun ke jalan untuk menyampaikan pesan-pesan apresiasi kepada masyarakat yang telah melakukan kegiatan berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum. Pesan yang disampaikan sama teman-teman baik dengan menggunakan poster, pembagian masker, pin, kipas dan tumbler yang didalamnya itu memuat pesan-pesan tentang berjalan kaki dan naik angkutan umum massal.


Ternyata kampenya ini mengundang perhatian masyarakat untuk lebih rajin lagi berjalan kaki. Sudah seharusnya siy masyarakat kita mau memulai menjalankan pola hidup sehat, salah satu caranya dimulai dengan berjalan kaki.

Karena salah satu isu yang melatarbelakangi dari kampenya ini adalah isu kesehatan/lingkungan. Apalagi akhir-akhir ini udara di Jakarta semakin hari semakin tidak bagus. Hal ini juga disebabkan tingginya penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) akibatnya polusi udara semakin parah yang berakibat fatal bagi kesehatan. 

Selain itu, penggunaan kendaraan pribadi juga menyebabkan kecendrungan kita jadi malas bergerak, alhasil risiko terkena penyakit non infeksi semakin tinggi pada usia muda. Kamu tau nggak siy guys, kalau saat ini tuch rata-rata orang Indonesia masih minim lho untuk berjalan kaki. Biasanya banyak masyarakat kita itu rata-rata hanya 3.000 langkah /hari, padahal seharusnya itu 6.000 langkah/hari, malah idealnya itu 10.000 langkah/hari.

Kalau kamu hari ini sudah berapa langkah?

Karena kondisi ini akhirnya menyebabkan faktor risiko terkena penyakit non infeksi di Indonesia menjadi meningkat dari semula 26,1% pada tahun 2017 menjadi 33,5% pada tahun 2018.

Selain itu isu transportasi juga turut andil untuk kampanye Jalan Hijau ini. Faktanya kemacetan masih menjadi pemandangan yang akan kita temukan setiap harinya, terutama di daerah ibukota Jakarta, penggunaan kendaraan pribadi masih tinggi dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum juga belum maksimal. Padahal ya, sekarang ini angkutan umum kita sudah semakin canggih dan baik lho!


Oleh karena itu, yuk kita dukung kegiatan ini dan marilah kita mulai menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dulu, dengan ikut berperan aktif kampanye pemerintah dengan berjalan kaki setiap hari dan bantu untuk mengurangi polusi dengan lebih memilih naik kendaraan umum.

Now, waktunya kita move on dari penggunaan kendaraan bermotor dengan berjalan kaki!
Trus kalau jalan kaki udah, kita tinggal cari teman ajah buat diajak jalan kaki bareng. Ciyeeeee!!

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat