Tuesday, July 30, 2019

Festival Literasi Sekolah 2019, Ajang untuk Meningkatkan Literasi Sejak Dini

Halo teman-teman apa kabarnya?

Apa yang ada di benak kamu ketika mendengar kata Literasi? Sepintas di pikiran saya Literasi erat dengan membaca dan menulis, padahal nyatanya dasar dari literasi itu luas lho!

Berbicara mengenai literasi ini, memang penting banged lho dipelajari sejak dini. Bahkan di luar negeri ada kelas khusus reading untuk menyesuaikan kemampuan masing-masing anak.

Me Menghadiri Pembukaan Festival Literasi Sekolah (FLS) 2019
Kenapa siy literasi ini penting dipelajari sejak dini? Soalnya  pendidikan literasi, baik literasi visual, digital maupun non-digital, berkontribusi memberikan dasar perkembangan multi kecerdadan yang terpadu dan harmonis.

Oleh karena itu, untuk membudayakan literasi sejak dini, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyelenggarakan Festival Literasi Sekolah (FLS)  2019, selama 5 hari pada akhir bulan Juli ini.

Festival Literasi Sekolah 2019

Selama 5 hari seluruh siswa siswi dari seluruh Indonesia mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan Sekolah Luar Biasa ikut meramaikan acara ini.

Acara FLS ke-3 tahun 2019 ini berlangsung pada 25-29 Juli 2019, kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dan aku bersama teman-teman Blogger Perempuan berkesempatan hadir di acara pembukaan Festival Literasi Sekolah 2019, bertempat di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, pada hari Jum'at 26 Juli 2019.

Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
Meresmikan Acara FLS 2019

Acara FLS 2019 resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Bapak Muhadjir Effendy. Dalam kesempatan ini beliau mengatakan hakikat dari membaca ialah dapat memahami, mengkritisi, dan memberikan pendapat dari apa yang dibaca.

Hakikat dari membaca itu adalah paham, dari paham tersebut kemudian membuat nalar kita bisa nerpikir dan berjalan dengan baik, karena dari situ kita bisa menemukan hubungan-hubungan dan menentukan sangkut paut terhadap apa saja yang kita pahami melalui membaca, ungkap Bapak Muhadjir.

Melalui FLS 2019, Bapak Menteri menghimbau agar para pendidik dapat mengubah metodologi pengajaran, sehingga peserta didik tidak hanya dapat membaca saja, melainkan dapat memahami apa yang mereka baca.

Ketika hadir langsung menyaksikan acara pembukan FLS 2019, saya sendiri kagum, bangga dan terharu melihat anak-anak sekolah yang sangat antusias mengikuti ajang ini.

Ketika masuk ke dalam, para peserta dapat menuliskan harapan, doa, dan cita-cita mereka di pohon impian. Saya sendiri sampai terharu membaca salah satu tulisan dari salah satu peserta FLS 2019, dan ini salah satu contohnya

Salah Satu Tulisan Peserta FLS 2019 dari Kota Kalimantas Selatan

Kamu tau nggak siy, kegiatan FLS 2019 ini melibatkan sebanyak 45,2 juta siswa dari seluruh siswa Tanah Air lho, baik mereka yang ada di perkotaan maupun di pedesaan.

Sesuai dengan Tema Literasi tahun ini, Multiliterasi : Mengembangkan Kemandirian dan Menumbuhkan Inovasi 

Dalam ajang tahunan FLS yang ke-3 ini terdiri dari dua acara besar, yaitu : 

Pertama : Lomba litetasi, dimana lomba ini melibatkan 704 siswa jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa se-Indonesia.

Peserta Siswa siswi FLS 2019 dari seluruh Indonesia
Dimana ke 704 siswa tersebut, akan berlaga di 25 Jenis lomba, antara lain, lomba menulis cerpen, lomba mencipta komik digital, dan vokasi moda literasi bergerak yang berlangsung di Jakarta, Tangerang dan Bogor.

Sedangkan acara kedua, digelar acara dalam bentuk diskusi, pelatihan, peluncuran dan bedah buku, serta pemutaran film. Dalam kegiatan ini melibatkan sekitar 100 narasumber daei berbagai unsur, diantaranya dari kalangan guru, siswa, kepala sekolah, penggiat literasi, praktisi pendidikan, blogger, vlogger, sastrawan, akademisi, penulis belia dan dewasa, pekerja film, lembaga swadaya masyarakat, dan birokrat.

Semoga dengan adanya kegiatan FLS 2019 ini semakin meningkatkan 6 dasar Literasi sejak dini dan semoga FLS kedepannya dapat digelar kembali dan minat pesertanya lebih besar.



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat