Monday, May 6, 2019

Treasury Mengajak Masyarakat #PunyaSimpenan Emas Lebih Untuk Masa Depan

Nggak bisa dipungkiri saat ini banyak masyarakat yang menyimpan hartanya dengan cara investasi emas. Apalagi jika investasi tersebut dilakukan untuk jangka panjang, dalam bentuk logam mulia. So, pasti ini bisa dijadikan sebagai persiapan untuk biaya pendidikan anak, membangun rumah, untuk jaminan hari tua dan untuk masa depan pastinya.


Source : Pantau.com
Kenapa orang lebih memilih investasi emas dibandingkan investasi instrumen lainnya? Soalnya kita tahu bahwa harga emas setiap tahunnya akan naik dan yang paling menonjol dengan investasi emas adalah keamanannya.

Memang siy, emas itu nggak akan menjadikan seseorang semakin kaya, tapi dengan investasi emas ini seseorang akan menjadi tetap kaya, iya nggak siy!!

Selain itu jika kita menjadikan emas sebagai investasi, ada beberapa pilihan emas yang dapat kita pilih, dan masing-masing dari pilihan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya.

1. Emas Perhiasan

Emas perhiasan ini termasuk yang paling populer untuk diinvestasikan, khususnya untuk kaum ibu-ibu rumah tangga seperti aku ini. Siapa siy yang nggak suka pakai perhiasan? Kalau aku pribadi lebih senang memakai perhiasan dalam bentuk cincin dan kalung. Apalagi model-model perhiasan sekarang ini, sudah semakin modern dan unik-unik.

Perhiasan emas ini lebih cocok dijadikan investasi untuk jangka panjang, soalnya nggak terlalu menguntungkan kalau kita jadikan investasi jangka pendek. Selain itu agar harganya tetap tinggi sebaiknya kita membeli emas perhiasan 24 karat karena kemungkinan keuntungannya akan jauh lebih besar.

2. Emas Batangan

Satu lagi yang lagi banyak dibicarakan di WAG aku adalah memilih emas batangan sebagai investasi. Banyak yang merekomendasikan emas batangan untuk dijadikan sebagai investasi, karena selain lebih mudah untuk dijual, emas batangan juga memiliki harga yang stabil jika dibandingkan dengan emas perhiasan. 

Emas batangan ini juga cocok sebagai investasi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Bagi pecinta emas batangan pasti tau emas batangan yang paling populer di Indonesia yaitu produksi dari PT. Aneka Tambang (Antam) bermerek logam mulia. Kadar emas Antam ini sekitar 99,99 persen dan sebagai tanda keasliannya mereka juga mengeluarkan sertifikat emas yang dibubuhi nomer seri yang terukir pada emas batangan.

3. Koin Emas

Investasi Koin Emas ini berbeda dengan investasi emas perhiasan dan emas batangan. Jika kamu memutuskan untuk melakukan investasi pada suatu koin emas atau dinar memang nggak ada salahnya qo. Ini sebagai salah satu bentuk cara lain untuk kita berinvestasi.

Investasi koin emas ini bukan hanya sebagai nilainya saja, tetapi juga lebih menjadi koleksi barang seni, alhasil nilai investasi yang terdapat di dalamnya bukan hanya nilai logam mulia yang terdapat di dalamnya saja tetapi juga nilai sejarahnya. Tau sendiri dunk, yang namanya barang koleksi, semakin langka maka harganya pun juga semakin mahal.

So, ladies sudah memutuskan jenis emas apa yang ingin kamu jadikan sebagai investasi?

Atau kamu ingin #PunyaSimpenan Emas lebih untuk masa depan? Ingin dapat membedakan kemana saja uang kita pergi? Apakah keuangan keluarga kita sudah sehat?

Tips untuk Memiliki Keuangan Keluarga yang Sehat

Kamis, 2 Mei 2019 senangnya bersama dengan teman-teman Blogger Indonesian Social Blogpreneur (ISB), bisa hadir di acara Blogger Gathering Treasury, bertempat di Treasury Office (PT. Indonesia Logam Pratama) South Quarter, Tower A, Cilandak Barat Jakarta Selatan.



Treasury ingin mengajak atau memberikan edukasi kepada masyarakat untuk #punyasimpenan emas lebih bagi masa depan mereka. Dalam acara ini hadir sebagai pembicara :
  • Melvin Mumpuni (Founder dan Financial Planner Finansialku)
  • Fahlevi Dzulfikar (Business Analyst Executive Treasury)
Kalau kita sudah tau pemasukan dan pengeluaran, selain kita bisa memilih investasi yang tepat, kita juga bisa mengatur keuangan di rumah. Hadir di acara ini memberikan aku insight lagi tentang pengelolaan keuangan dan penghasilan tambahan dari narasumber Bapak Melvin MumpuniFounder dan Financial Planner Finansialku


Bapak Melvin MumpuniFounder dan Financial Planner Finansialku

Dimana dalam rumah tangga, kita mengenal istilah penghasilan aktif dan penghasilan pasif, teman-teman tau nggak apa perbedaanya? Jadi, penghasilan aktif itu segala yang kita dapatkan setelah kita bekerja, berkorban atas waktu yang sudah kita keluarkan. Sedangkan penghasilan pasif yaitu penghasilan yang kita dapatkan meski saat kita tidak bekerja

Apalagi buat aku yang notabennya sekarang sebagai seorang blogger, dimana pendapatan yang kita dapat tidak tentu. Nah, biasanya pendapatan itu kita habiskan untuk apa saja siy? Sudah punya prioritas apa saja? Semakin hari kebutuhan kita semakin bertambah, sudah waktunya kita memiliki pendapatan tambahan dunk.

Namun, sayangnya banyak orang yang terbalik dalam menyusun skala prioritas arus keuangan rumah tangga yang baik, makanya nggak heran siy terkadang jatuhnya pengeluaran malah lebih besar daripada pendapatan. Untuk itulah supaya kita bisa menekan biaya pengeluaran ini, kita bisa mencari penghasilan tambahan untuk mencukupi semua jenis pengeluaran bulanan kita.

Satu hal yang penting menurut Pak Melvin, sebisa mungkin kita itu jangan hanya mengandalkan penghasilan utama saja. Kalau bisa membayar pengeluaran bulanan itu dari penghasilan tambahan kita, jadi saat tua nanti kita masih banyak punya simpenan.

So, pada kesempatan ini Bapak Melvin membagikan Tips supaya kita dapat menyusun skala prioritas kas keuangan yang ideal. Pertama, dahulukan untuk membayar pajak dan zakat, kedua, alokasikan  untuk tabungandan investasi, ketiga melunasi hutang dan juga alokasi untuk pengeluaran rutin rumah tangga.

Jika kita sudah bisa menjalankan itu semua, maka keuangan keluarga kita bisa dikatakan sehat apabila :
  • Penghasuilan lebih besar daripada pengeluaran
  • Rasio tabungan/investasi minimal 20% dari penghasilan
  • Rasio kemampuan membayar pinjaman maksimal 30% dari penghasilan
  • Memiliki penghasilan pasif lebih dari 50%
Dari penjelasan diatas teman-teman bisa mengetahuinya dunk, apakah keuangan keluarga kita sudah sehat atau belum?

Oleh karena itu dalam acara launching Teman Treasury, kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Treasury Mengajak Masyarakat #PunyaSimpenan Emas Lebih Untuk Masa depan

Mengapa Treasury ingin mengajak dan memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya memiliki investasi terutama dalam bentuk emas? Hal ini dikarenakan di tengan tingginya kebutuhan dan biaya hidup masyarakat sehari-hari kita dituntut harus pandai mengelola keuangan dan juga harus cermat memanfaatkan peluang untuk menambah penghasilan.

Apalagi, berdasarkan data Bank Dunia pada tahun 2018, masyarakat Indonesia perlu meningkatkan penghasilan lebih dari 300 persen untuk mencapai taraf hidup yang tinggi atau senilai dengan 12.400 USD, Karena saat ini Indonesia masih tergolong negara yang berpendapatan menengah kebawah, dengan pendapatan per kapita 4.041 USD.

Sekilas tentang Treasury

Kalau kamu belum pernah dengan dengan yang namanya Treasury, berarti kita sama. Jadi Treasury ini merupakan platform daring untuk bei, simpan, dan juak emas batangan serta perhiasan yang dapat kita akses melalui Google Playstore dan Apps Store, dan mulai beroperasi sejak November 2018.


Bapak Fahlevi Dzulfikar Business Analyst Executive Treasury

Kelebihan dari Treasury ini yaitu harga emas dipasaran selalu update setiap detiknya. Lantas bagaimana dengan keamananya? Jangan khawatir ya teman-teman Treasury ini telah mendapatkan pengawasan dari pihak OJK dan Bapeti.




No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat