Kantor BPJS Kesehatan Sekarang Ada Dalam Genggaman Anda

Kantor BPJS Kesehatan sekarang ada dalam genggaman, qo bisa? Jadi, selama 5 tahun implementasinya Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dimana dalam pelayanannya menggunakan kemajuan teknologi, saat ini terus berkembang dengan pesat.



Apalagi di era revolusi 4.0 menjadi tantangan bagi BPJS Kesehatan, hingga akhirnya ekosistem teknologi informasi otomatis terbentuk dan inovasi layanan digital juga ikut berkembang.

Saat ini pelayanan BPJS Kesehatan lebih ke internet of thing, ungkap Bapak Fachmi Idris dalam acara Public Expose BPJS Kesehatan  di Jakarta, jum'at 24 Mei 2019. Selain itu hadir pula Bapak Dr. Arif Satria, Spi, Msi Rektor Institute Pertanian Bogor, serta jajaran Direktur BPJS Kesehatan.

Public Expose BPJS Kesehatan 2019

Dalam acara ini dibahas dan keterbukaan tentang capaian kinerja BPJS Kesehatan selama tahun 2018 lalu, dan berfokus kepada digitalisasi sistem pelayanan dan pembiayaan kesehatan sebagai Game Changer "Dunia Kesehatan"

Tahun 2018 lalu BPJS Kesehatan banyak melakukan perubahan-perubahan, yang lebih memanfaatkan kemajuan teknologi. Tentu saja BPJS juga nggak mau ketinggalan, mereka ingin menjadikan kesempatan program JKN-KIS memiliki sistem pembiayaan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas, namun tetap efektif dan efesien dari sisi pembiayaan.


Harapannya dengan melakukan pengembangan berbagai aplikasi ke arah digital ini ada 5 ekspetasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh peserta JKN-KIS, diantaranya :
  • Kemudahan memperoleh informasi terkait Program JKN-KIS
  • Kemudahan dan Kecepatan mendaftar
  • Kemudahan dan kepastian membayar iuran
  • Mendapat jaminan di fasilitas kesehatan
  • Penyampaian  keluhan dan memperoleh solusi
Kamu bisa bayangkan, tanpa adanya pemanfaatan sistem digital ini, dalam satu hari ada sebanyak 640 ribu data menumpuk yang harus dilakukan pemeriksaan dari total seluruh peserta JKN-KIS.

Sebagai informasi bahwa jumlah peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan sampai dengan 19 Mei 2019 totalnya mencapai 221.580.743 jiwa atau sebanyak 83,6% penduduk Indonesia yang telah tercover jaminan kesehatan lewat JKN-KIS.

Dimana sebanyak 64% peserta BPJS Kesehatan sudah melek dengan internet, bahkan untuk kalangan masyarakat yang dianggap kelas bawah sekalipun sudah mencapai 21%.

Kita tidak bisa melawan arus perkembangan teknologi informasi, menghindar bahkan menolaknya. 

Kantor BPJS Kesehatan Sekarang Ada Dalam Genggaman

Untuk mewujudkan sistem pelayanan ke arah digital ini memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan pihak BPJS Kesehatan, tapi secara bertahap terus melakukan perbaikan dan terus dilakukan perkembangan.

Oleh karena itu BPJS Kesehatan bersinergi dengan IPB dalam penyelenggaraan program JKN-KIS dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.




Menurut Bapak Arif Rektor IPB, BPJS Kesehatan selalu berinovasi dan sudah mengikuti tren era digital saat ini. Selama 5 tahun implementasinya, manfaatnya sudah dirasakan oleh banyak orang. 

Makanya saat ini bisa dikatakan Kantor BPJS Kesehatan sudah ada dalam genggaman tangan kita. Semua bisa kita akses dan lakukan melalui handphone yang ada dalam genggaman tangan kita.

Dan Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

Dimana Aplikasi Mobile JKN ini merupakan one stop service yang terus dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, dalam aplikasi ini dapat digunakan untuk mencari informasi, mendaftarkan diri untuk menjadi peserta JKN-KIS, membayar iuran, melakukan pengecekan informasi kesehatan, informasi kesehatan (tele consulting).


Kedepannya Aplikasi Mobile JKN-KIS BPJS Kesehatan ini akan dilakukan pengembangan sistem antrian pelayanan kesehatan. Supaya kedepannya ketika kita berobat nggak terjadi antrian panjang dan pasien harus menunggu lama.


Nah, bagaimana dengan kamu apa saat ini sudah menjadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan apa belum? Kalau belum, cuss cepetan daftar, ada banyak macam kanal untuk kita melakukan pendaftaran qo : Mobile JKN, Care Center 1500400 dan bagi kamu peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) bisa melalui e-debu.

Wah, e-debu ini apa lagi ya? 
Jadi e-debu ini merupakan kanal pendaftaran peserta untuk kategori Pekerja Penerima Upah (PPU) BPJS Kesehatan, yang memberikan kemudahan pemberi pekerja untuk mendaftarkan serta meng-update data peserta.

Bukan hanya aplikasi Mobile JKN saja yang dikembangkan, tapi ada aplikasi lainnya yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, diantaranya : aplikasi Health Facilities Information System (HFIS), Rujukan Online, Klaim Digital (Vedika), Finger Print difasilitas kesehatan, ini juga salah satu cara untuk menghindari terjadinya pemalsuan data, serta Deteksi Potensi Fraud melalui Analisa Data Klaim (Defrada)

Apa tujuannya? Tentu saja tujuan dari dikembangkan aplikasi tersebut supaya pelayanan yang diterima oleh peserta JKN-KIS dapat berjalan efektif, efesien, dan mengedepankan mutu serta kualitas.

Selain itu bagi kamu yang memiliki keluhan, mau buat pengaduan atau komplain seputar BPJS Kesehatan bisa kamu akses melalui aplikasi Sistem Informasi Penanganan Pengaduan (SIPP) yang terintegrasi dengan baik di fasilitas kesehatan, kantor cabang BPJS Kesehatan, Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500400, Website dan LAPOR.

Nggak perlu khawatir, nantinya pengaduan kamu tersebut akan ditanggepi qo, soalnya pengaduan aplikasi BPJS Kesehatan ini telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian PANRB di tahun 2018.

Adanya penghargaan tersebut ini menjadi bukti kalau pengaduan, keluhan dan komplain peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan ditanggapi dan ditangani dengan sebaik mungkin.

Selain itu BPJS Kesehatan pada tahun 2018 yang lalu juga mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) sebanyak 5 kali berturut-turut sejak implementasi program JKN-KIS.


Alright, jadi ya teman-teman nggak perlu khawatir atau resah dengan isu-isu kecurangan atau hoax tentang BPJS Kesehatan diluar sana. Karena pengelolaan yang dilakukan transparan dan diupayakan yang terbaik bagi seluruh peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan.


Tidak ada komentar

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat