Sunday, June 3, 2018

Komitmen PLN Menyediakan Listrik ke Seluruh Pelosok Indonesia

Jangan khan seharian, listrik mati 10 menit ajah sudah pada komplain, hayoo ngaku?? Nah, pas banged saat saya sedang update tulisan ini, listrik dirumah saya pun turun. Nggak sampe 5 menit lho padahal, tapi panasnya sudah terasa.

Jadi tau dunk, apa rasanya jika listrik dirumah mati seharian. Jika hal ini terjadi, maka sudah tidak diragukan lagi akan banyak complain yang diterima oleh pihak PLN.


Padahal kita nggak pernah tahu dapur PLN yang sebenarnya seperti apa khan! Sebagai masyarakat kita maunya listrik aman, bayar listrik nggak mahal, right? Tapi bayar listrik sering nunggak, ups jangan yaa..

Saat saya menerima undangan buka bersama dengan Direksi PLN Bapak Sofyan Basri, bersama para blogger dan penggiat sosmed tepatnya hari Rabu, 30 Mei bertempat di Nusantara Ballroom, The Dharmawangsa, JL. Brawijaya Raya No.26, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Tentu saja undangan ini tak akan saya lewatkan, selain penasaran dengan sosok sang Direksi langsung, saya pun juga ingin lebih mengetahui lebih dekat tentang kiprah PLN bagi masyarakat Indonesia.

Insight Pembangkit Listrik Negara (PLN) yang Perlu Masyarakat Ketahui

Semua menyadari betul jika kehadiran listrik sangat dibutuhkan di seluruh dunia. Bagaimana kabar tentang penggunaan listrik di Indonesia sendiri? Apakah manfaatnya sudah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat?

Direksi PLN Bapak Sofyan Basri

Ternyata sosok sang Direktur PLN ini seorang ramah dan suka berguyon, malam itu pasti seluruh undangan yang hadir dalam ruangan ballroom pasti ingat guyonan Bapak Sofyan di awal sambutannya "Kalian kalau listrik nyala terus, nggak pernah ingat saya. Tapi begitu listrik mati satu jam saja pasti dech kalian ingat Saya". Sontak seisi ruangan tertawa dibuatnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa listrik adalah kewajiban negara dan hak warga negara. Jadi pihak PLN terus berupaya supaya pemerataan listrik terus dilakukan di seluruh Indonesia.

Listrik memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan warga, terutama di daerah terluar, tertinggal dan terdepan. Hal inilah yang menjadi penyemangat keluarga besar PLN untuk meningkatkan pelayanan mereka.

Jika dibandingkan kondisi pada tahun 2015, kondisi kelistrikan Nasional semenjak tahun 2017 ini sudah tidak ada lagi defisit. Its a good news!

Ternyata Defisit ini terjadi ketika daya mampu kurang dari beban puncak, namun saat ini pasokan listrik telah terpenuhi. Pak Sofyan juga menjelaskan jika gangguan yang terjadi di PLN itu akibat adanya, pencurian kabel, hujan bahkan kabel yang merusak infrastruktur.




Jadi jika di daerah kalian ada pemadaman listrik, itu bukan karena pasokan listrik yang kurang, tapi lebih karena ada perawatan dan peningkatan kualitas serta pembangunan.

Nah, selain itu biasanya juga sering terjadi gardu yang terbakar, kalian tau apa penyebabnya? Hal ini disebabkan karena 80% gardu yang ada di Jakarta  sudah melebihi kapasitasnya. Pak Sofyan mengatakan bahwa untuk penambahan gardu ini prosesnya nggak mudah lho! Apalagi untuk pembebasan lahan tanahnya. Ini salah satu kesulitan yang dihadapi oleh pihak PLN.

Akhirnya pada tahun 2016 ada perpes yang memudahkan untuk pembebasan lahan, sehingga hal ini memudahkan untuk membangun infrastruktur, misalnya penambahan gardu, tiang listrik dan lain sebagainya.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pihak PLN saat ini meliputi :

1. Pembangunan Pembangkit (35k MW)
2. Transmisi
3. Gardu Induk
4. Distribusi.

Jadi wajar jika dijalan dekat rumah kita atau daerah yang sering kita lewati, sering kita temukan galian kabel PLN. Ini merupakan salah satu upaya pihak PLN dalam 3 tahun terakhir ini mulai dilakukan perbaikan secara besar-besaran.

Kondisi Kelistrikan Nasional tahun 2017 sudah Tidak Defisit

Kondisi kelistrikan nasional semenjak tahun 2017 sudah tidak ada lagi defisit. Mengenai hal ini dijelaskan oleh Bapak Muhammad Ali Direktur Human Capital Management PLN. Beliau mengatakan defisit ini terjadi ketika daya mampu kurang dari beban puncak. Namun, saat ini pasokan listrik telah terpenuhi hingga ke daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)

Bapak Muhammad Ali,
Direktur Human Capital Management PLN

Pada tahun 2017 cadangan listrik sudah lebih dari 30%, kecuali untuk daerah Lampung, Batam, dan sebagian Sumatera bagian selatan. Permasalahan defisit ini bisa ditanggulangi dalam kurun waktu 3 tahun.

Kenapa harus ada cadangan listrik? Karena manfaat dari cadangan tersebut diperlukan sebagai langkah preventif jika terjadi padam listrik, maka pembangkit tenaga lain dapat menggantikan daya tersebut.

Apalagi saat ini sudah ada Lisa alias Listrik Masuk Desa. Tujuan dari program lisa ini adalah untuk menerangi Papua, dengan prioritas desa di dekat Kecamatan.

Hingga bulan April 2018 sebanyak 76.152 desa yang telah dialiri listrik oleh pihak PLN.  Organisasi PLN pun dibagi menjadi 7 bagian yang mencakup seluruh Indonesia dan hanya dalam 1 tahun ini sudah lebih dari 6000 desa sejak tahun 2015 yang teraliri listrik.

Desa-desa tersebut adalah desa dengan karekteristik sulit akses dan juga biaya yang tidak murah. Seperti pembangunan listrik di daerah Maluku dan Papua. Kalian tau berapa biaya yang dibutuhkan?

Ternyata biaya yang dibutuhkan memakan biaya 100-150 juta per rumah, luar biasa ya! Meskipun dengan pembiayaan yang tinggi tersebut, tak menyulutkan niat PLN untuk mengaliri listrik di daerah tersebut.

Apakah di Indonesia Mudah untuk Mendapatkan Listrik?

Berdasarkan Survey Ease of Doing Business-EODB oleh World Bank. Pada tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat ke 78 untuk peringkat kemudahan mendapatkan listrik.

Sedangkan pada tahun 2018 Indonesia menduduki peringkat ke 38 dalam memperoleh kemudahan listrik, tentu saja hal ini merupakan kemajuan yang pesat bagi negara Indonesia.


Jadi tidak benar tuch, jika ada yang mengatakan saat ini Indonesia sedang mengalami oversupply akibat surplus listrik. Justru surplus yang terjadi saat ini merupakan keberhasilan pemerintah untuk menyediakan listrik yang memadai dan handal sehingga memudahi masyarakat untuk mendapatkan listrik dan menjadi daya tarik para investor untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia.

Pengembangan Pembangkit Listrik Negara (PLN) di Indonesia

Saat ini PLN terus bekerja untuk meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat, bisa dikatakan kerjanya PLN itu 24 jam. Salah satu langkah yang dilakukan oleh PLN adalah pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menerangi Nusantara melalui program 35 MW, yang telah ditandatangani pada bulan April 2018.

Apa siy yang dimaksud dengan program 35.000 MW ini? Program ini meliputi pembangunan pembangkit sebesar 35.714 MW, transmisi 46.904 kms, dan gardu induk 110.329 MVA per April 2018 yang lalu. Saat ini untuk progressnya sendiri kontruksi pembangkit telah mencapai 17.192 MW dari total pembangkit yang akan dibangun.

Selain itu Indonesia juga sedang gencar untuk meningkatkan Energi Baru Terbarukan (EBK) yang berasal dari panas bumi, air, angin, biogas, matahari, dan yang lainnya. Nah, ini niy strategi Pengembangan EBK tersebut :



Peningkatan Keuangan PLN saat ini

Total aset yang dimiliki oleh PLN terus meningkat, oleh karena itu revaluasi aset tahun 2015 PLN memiliki pendanaan untuk merealisasikan program 35.000 MW. Total aset ini meningkat sebesar 227% atau bertambah sekitar Rp. 650 triliun.

Lalu nilai pinjaman juga lebih rendah dibandingkan dengan meningkatnya jumlah investasi. Faktanya sejak 2015-2017 tambahan pinjaman sebesar Rp. 83,6 triliun, sedangkan untuk investasi sendiri mencapai hingga Rp. 190, 7 triliun.

Dapat dikatakan PLN sejak 3 tahun terakhir ini memiliki kontribusi kepada negara sebesar Rp. 239,5 triliun, yang terdiri dari peningkatan pajak dan deviden sebesar Rp. 96 triliun dan penghematan subsidi sebesar Rp. 143, 5 triliun.

Jadi tantangan besar buat PLN niy, semua barang boleh naik, tapi biaya pemakaian listrik nggak boleh naik. Sejauh ini harga biaya listrik memang tidak pernah naik lho guys, yang ada hanya biaya subsidinya saja dicabut.

Oleh karena itu PLN mengupayakan agar harga listrik tetap stabil melalui efisiensi dalam bentuk kerjasama dengan subsidi pemerintah.

Hemm, benar-benar jadi nambah niy pengetahuan tentang dapurnya PLN. Jadi buat kalian yang ngakunya anak millenial atau akrab dengan dunia sosial sekarang sudah ada lho, layanan PLN Mobile untuk memudahkan para pelanggan dapat melakukan aktivasi, cek tagihan, riwayat token, hingga menjadi wadah pengaduan.

Apalagi sekarang lagi ada promo ini niy guys!!


Kalau kalian punya permasalahan atau complain tentang PLN, bisa lho melalui layanan tersebut.

Yukk, sebagai masyarakat yang baik kita dukung PLN untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Semoga target PLN di tahun 2019 nanti Papua akan terang. Keren niy!! #TerangiNegeri

Foto bersama Jajaran Direksi, Staff PLN
dan Para Blogger serta Penggiat Medsos


20 comments:

  1. Dekat rumah Mpo ada gardu Pln. Kalau mati telp aja 123. Sudah Akrab sama pln gara gara listrik mati

    ReplyDelete
  2. Pelayanan gangguan PLN: 123, saya suka. Salah satu inovasi yg langsung kami rasakan manfaatnya. Petugas tak mau diberi tips. Bahkan diberi air minum pun, kalo tak dipaksa pasti tidak mau. Salut!

    Salam
    @nuzululpunya

    ReplyDelete
  3. Program ini semoga sukses sehingga ke kampung saya tidak selalu listrik padam. Kan kesal waktu berbuka listrik mati jadi kami gelap2an.
    Waktu taraweh jadi ribut sama ulah anak2 yang takut gelap karena saat solar eh tiba2 listrik mati.

    Tidak kurang saat sahur saja listrik sering mati. kan sedih.

    ReplyDelete
  4. Paling takut kalau listrik mati itu bukan masalah lampu tapi masalah air. Soalnya kalau listrik mati, otomatis pompa air juga mati. Dan yang paling parah kalau gak bisa mandi atau cucian lagi numpuk hehe
    Ternyata sekarang bisa dihubungi ya mbak melalui 123.

    ReplyDelete
  5. semoga pembagian listrik di indonesia itu menyebar dengan merata yah

    ReplyDelete
  6. aku tuh ingat PLN di saat mati lampu doang.hehehe

    ReplyDelete
  7. Ternyata Defisit ini terjadi ketika daya mampu kurang dari beban puncak, namun saat ini pasokan listrik telah terpenuhi.>> saya baru tau kalo listrik itu bisa defisit

    ReplyDelete
  8. Senang banget untuk wilayah desa terluar, terdepan, dan tertinggal sudah bisa menikmati listrik. Sama-sama kita terus terang, terang terus.

    ReplyDelete
  9. Ya Allah... terpujilah engkau para petugas PLN ya. Iya, konsumen mah tahunya kalau lampu mati ya harus segera nyala. Tapi sejak saya pernah tinggal di Kepri dan Kalsel, jadi ngerti banget gimana berharganya listrik di sana.

    ReplyDelete
  10. Senang ya mba kalau kondisi pasokan listrik kita makin baik. Jadi ga biarpet lagi. Semoag tak ada lagi daerah yang masih krisis listrik.

    ReplyDelete
  11. dirumah Papa aku nih, apa apa harus dihemat energinya (listrik) bukan semata biar gak keluar duit banyak buat bayar listriknya.. maklum Papa kerja di PLN etapi sekarang sudah pensiun sih :D

    ReplyDelete
  12. Benar bangat Mba Evi, jika listrik mati itu bukan karena pasokan listrik yang kurang, tetapi karena ada maintenance atau perbaikan untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Semoga listrik cepat menjangkau daerah-daersh terpencil juga.

    ReplyDelete
  13. Beberapa waktu lalu ..sempet kaget temen kantor bilang kalo deaanyadia belum masuk listrik , kaget juga sih...padahal cuma 15 menit dari ibu kota kecamatan
    __

    Jaya terus PLN semoga tak ada lagi pemadaman bergolir

    ReplyDelete
  14. Berat nih ngobrolin perlistrikan wkwkwkwk. Ya gmn ya, tentu aja kalau lampu mati langsung call PLN wkwkwk.
    Tapi kalau dah nyala aku jg ngabarin kok pak :D :D :D
    Yaaa moga2 semua daerah di Indonesia bisa terang yaaa aamiin

    ReplyDelete
  15. iya ngk tahu dapur PLN, pengennya PLN jangan mati dong, nyala terus. apalagi rusuh kalau matinya pas sahur, mau masak ngk ada listrik, nasi juga basi di magic com. penting banget ya listrik buat kehidupan, apalagi ibu rumah tangga hehe

    ReplyDelete
  16. Rasanya terharu melihat beberapa daerah terpencil sudah mendapatkan pasokan listrik. Berapa puluh tahun mereka terabaikan?
    Semoga listrik makin merata bisa dinikmati di seluruh penjuru negeri

    ReplyDelete
  17. Semoga listrik di Indonesia merata...

    ReplyDelete
  18. Sekarang sih di kalimantan barat sudah banyak yang terjangkau listrik, daerah perbatasan masih beli dari Malaysia. Daerah kota masih sering byar pet kalau pas puasa begini

    ReplyDelete
  19. Aku dukung banget 100 %, soalna di desa suami juga listriknya nggak menyeluruh nih Mba Ev. Kalo balik malam jadi was-was gitu.

    ReplyDelete
  20. Seneng banget kalo listrik dah masuk ke daerah2 terpencil. Semoga.saja jadi lebih merata ke tempat lainnya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat