Aksi Nasional : Yukk Menjadi Bagian dari Pemberantasan dan Penyalahgunaan Obat Ilegal

10.54 Evi Fadliah 1 Comments

Sedih, ada apa ini? Kenapa semakin banyak kasus anak-anak yang terjerat obat-obat terlarang. Begitu banyak kasus penyalahgunaan obat diluar sana dan korbannya adalah anak-anak, namun yang terpublish cuma sedikit.

#TolakPenyalahgunaanObat
Tentu saja sebagai orangtua rasanya miris melihat berita ini. Kalau sudah seperti ini siapa yg mau disalahkan, orangtua atau pemerintah?

Tapi rasanya bukan waktunya untuk meributkan hal tersebut. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana caranya, agar tidak ada lagi korban-korban yang berjatuhan. Bagaimana caranya anak-anak millenial bisa terlepas dan menjauhi yang namanya obat-obat terlarang.

Lantas, apa saja yang termasuk dalam obat-obat terlarang tersebut? Minggu, 22 Oktober 2017 kemaren bersama Blogger Cihuy dan Badan POM RI hadir di acara Car Free Day (CFD) Jakarta, untuk mengajak masyarakat bersama-sama perang terhadap penyalahgunaan obat dan narkotika, psikotoprika dan zat adiktif (Napza).

Acara ini dimulai dengan long march di sepanjang area CFD tepatnya dari Jalan Imam Bonjol menuju Bundaran Hotel Indonesia dan berakhir di depan sarinah Thamrin Plaza.

Aksi ini rasanya  memang perlu dilakukan ditengah-tengah masyarakat, apalagi jika kita melihat berita akhir-akhir ini banyak artis yang menjadi idola terjerumus kedalam lingkaran terlarang ini. Hal ini tentu saja yang tak pantas untuk ditiru oleh para fans mereka.

Sebenarnya apa alasan mereka hingga mengkonsumsi obat-obat terlarang? 

1. Ingin terlihat gaya

Zat terlarang jenis tertentu dapat membuat pemakainya menjadi lebih berani, lebih keren dan lebih percaya diri. Sehingga dengan mengkonsumsi obat tersebut akan dianggap lebih gaul, lebih ngetrend dan merasa lebih hebat.

2. Solidaritas dengan genk atau komunitas

Dalam suatu pergaulan rasanya memang kurang afdol jika tidak memiliki genks, dan kita ketahui dalam suatu genk biasanya memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Jika ketua atau beberapa orang dalam group tersebut menggunakan obat-obat terlarang maka yang lain tanpa atau dengan terpaksa akan ikut menggunakan juga, dengan dalih satu perjuangan.

3. Menghilangkan rasa sakit

Orang yang memiliki penyakit atau kelainan ingin menghilangkan rasa sakit tersebut dengan jalan pintas, yang pada akhirnya membawa mereka bertemu dengan obat-obat terlarang.

4. Coba-coba

Masa remaja biasanya dimana saat kita mencari jati diri, terkadang demi eksis dalam pergaulan selalu ingin mencoba hal-hal baru. Awalnya memang coba-coba hingga pada akhirnya mereka tidak bisa lepas dari Narkotika.

5. Ikut-ikutan

Orang yang sudah menjadi korban dari narkoba atau obat-obat terlarang pasti akan berusaha untuk mengajak orang lain yang belum terkontaminasi untuk merasakan penderitaannya. Pada awalnya mereka akan memberikannya secara gratis, hingga pada akhirnya mereka akan ketagihan dan diminta untuk membeli.

6. Stres

Banyak yang beralasan karena memiliki masalah yang berat, hingga mengakibatkan stres, banyak diantara mereka yang akhirnya menyelesaikannya dengan konsumsi obat-obat terlarang. Padahal hal tersebut bukanlah sebagai jalan keluar, justru akan menambah permasalahan baru.

Rasanya sangat tepat sekali jika sosialisasi mengenai #TolakPenyalahgunaanObat ini dilakukan di tengah masyarakat dengan tujuan agar mereka sadar bahwa obat ilegal itu salah. Aksi ini harus digalakan agar tidak banyak masyarakat yang menjadi korban.

Turut hadir dalam Aksi Nasional ini dari Pihak BPOM RI dan jajarannya, Pihak POLRI, para Apoteker Indonesia dan juga KWANI yaitu Komunitas Wanita dan Ibu yang sangat mendukung Aksi ini untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam obat-obat terlarang demi generasi yang lebih baik.

Waspaa Obat Palsu (Dok.BPOM RI)

Selain melakukan Aksi Nasional, ada hal lain yang harus kita lakukan pula, agar terhindar dari yang namanya penggunaan obat-obat terlarang, diantaranya :

Cerdas dalam menggunakan obat, karna untuk berkarya tidak harus dengan obat-obat terlarang, so mari kita gapai sukses bersama-sama.

Waspada obat palsu dan/atau ilegal, apalagi obat-obatan yang diberikan gratis oleh orang yang tidak dikenal.

Jangan beli obat melalui Online, beli obat sebaiknya di apotik yang sudah dipercaya dan direkomendasikan oleh Dokter yang tentu lebih aman.

Bentengi generasi muda, Berikanlah kasih sayang, pengetahuan dan bekali dengan Iman kepada keluarga kecil kita dirumah agar terhindar dari penyalahgunaan Napza.

Berperan dan Peduli

Semua ini kita lakukan, karena melihat bahaya yang diakibatkan dari Narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba). Bahaya Narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut. 

Apabila disalahgunakan, bahaya dari obat-obat terlarang ini dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan dan tentunya akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

1. Bahaya terhadap fisik

- Gangguan pada sistem syaraf
- Gangguan pada jantung dan pembuluh darah
- Gangguan pada kulit
- Gangguan pada paru-paru
- Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan insomnia
- Gangguan terhadap kesehatan reproduksi, yaitu gangguan seperti penurunan fungsi hormon reproduksi pada pria dan pada wanita perubahan periode menstruasi, bahkan tidak haid
- Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, akan berisiko tertular penyakit seperti hepatitis B,C dan HIV
- Bahaya obat-obat terlarang bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis dan bisa menyebabkan kematian.

2. Bahaya terhadap Psikologis

- Sering merasa tegang dan gelisah hingga mengakibatkan kerja menjadi lamban dan ceroboh
- Hilang rasa percaya diri, apatis, penghayal dan penuh curiga
- Menjadi lebih ganas dan mudah emosional
- Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
- Cenderung menyakiti diri sendiri bahkan melakukan bunuh diri

3. Bahaya terhadap Lingkungan

- Bahaya mental
- Anti sosial
- Dikucilkan oleh lingkungan
- Membebani keluarga
- Pendidikan menjadi terganggu dan masa depan menjadi suram

So, kids zaman now lebih baik dibilang cupu dan tidak gaul daripada harus menggunakan obat-obat terlarang. Karena yang gaul itu yang hidup sehat, dan kalau bergaul serta kumpul-kumpul juga yang positif. 

Yuuk, sama-sama kita STOP! Penyalahgunaan obat karena ini adalah kejahatan manusia yang harus diberantas. Jangan lupa untuk melaporkan segera kepihak terkait jika kita melihat ada penyalahgunaan obat di lingkungan sekitar kita.

Bersama kita berikrar mendukung Aksi Nasional pemberantasan obat ilegal dan semua ini bukan menjadi tugas pemerintah saja, tapi tugas dari seluruh elemen masyarakat.

Aksi Nasional Blogger Cihuy



1 komentar:

  1. sebagai ortu jadi PR banget untuk ini y mba apalagi memang penyalhgunaan obat2an berawal dr ikut2an coba2 lalu kecanduan moga dg adanya edukasi spt ini banyak yg aware ttg hal ini 🙏🏻

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, dan memberikan coment mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.