Saya Indonesia, Saya Pancasila : Mari Kita Tanamkan Kembali Nilai-Nilai Pancasila

03.03 Evi Fadliah 8 Comments

Saya Indonesia Saya Pancasila
Hallo teman-teman semua, apa kabarnya?

Beberapa hari yang lalu bangsa Indonesia memperingati Hari Lahirnya Pancasila. Sebelumnya terjadi perdebatan mengenai hari lahir Pancasila, yang merupakan dasar negara Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasia yang berbunyi "Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni"

Lalu, mengapa tanggal 1 Juni yang dipilih?

Pada Perpres tersebut dijelaskan bahwa penetapan hari lahir Pancasila mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945. Dalam hari-hari itu ada 3 tokoh yang memaparkan tentang dasar negara yakni Muhammad Yamin, Soepomo, dan Sukarno.

Sebagaimana kita ketahui bahwa istilah Pancasila baru diperkenalkan oleh Sukarno dalam pidatonya pada tanggal 1 JUni 1945. Kemudian pada proses selanjutnya menjadi Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 yang juga ditetapkan Undang-Undang Dasar yang juga finalisasi Pancasila pada 18 Agustus 1945.

Rumusan yang disampaikan Sukarno pada waktu itu memang berbeda dengan yang kita kenal sekarang ini, dimana urutannya pada saat itu : Kebangsaan, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara sering juga disebut dengan dasar falsafah negara. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan negara, dengan kata lain Pancasila digunakan untuk mengatur seluruh penyelenggara negara.

Bertepatan dengan Pekan Pancasila saya bersyukur mendapatkan kesempatan untuk Ngobrol Bareng  MPR RI yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2017, di ruang delegasi Nusantara IV. Ini pertama kalinya saya dapat menginjakan kaki saya di gedung parlemen, jadi tak mungkin saya melewati undangan ini. Pada kesempatan sore hari itu hadir Ketua MPR RI Bapak Dzulkifli Hasan dan Sekjen MPR RI Bapak Ma'ruf Cahyono.

Ketua MPR RI Bapak Dzulkifli Hasan

Susahnya Perjuangan Untuk dapat Wefie barang dengan Ketua MPR
( Dok.Febriyanti Rahma/wwwtulisanfebri.com)
Sore hari itu Pak Dzulkifli Hasan masuk dan langsung menyapa kami semua para blogger dan Netizen yang hadir dan langsung mengajak kami untuk wefie dan berfoto terlebih dahulu. Keseruan pun terjadi dan semua ingin mengabadikan foto bersama dengan ketua MPR RI, kapan lagi kita bisa mendapatkan kesempatan yang langka ini khann..!

Acara diskusi Netizen ini berlangsung dengan santai dan Bapak Dzulkifli mengatakan bahwa UUD 1945 telah disepakati bahwa negara kita Demokrasi Pancasila. Dimana dalam bernegara meskipun rakyat berbeda-beda baik suku, bangsa, agama, adat dan budaya tetapi tetap satu kesatuan. Dalam politik pemikiran yang berbeda-beda itu sudah hal biasa, tapi jangan sampai dengan kita berpolitik akan saling menyakiti. Bapak Dzulkifli juga mengatakan bahwa "Pancasila adalah perilaku yang disinari cahaya Tuhan"

Seharusnya dengan Pancasila dijadikan sebagai alat pemersatu bukan untuk saling memukul apalagi hanya dicap sebagai stempel saja. Pancasila adalah perilaku yang saling menghormati antar sesama bukan sebagai pemecah belah. Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini dari bahasa Sansekerta dan terdiri dari dua kata yaitu Panca berarti lima dan Sila berarti prinsip atau asas.

Pancasila

Pengertian Pancasila sendiri menurut Presiden pertama Indonesia yaitu Bapak Ir. Soekarno, Pancasila merupakan isi yang terdapat dalam jiwa bangsa Indonesia secara turun-temurun lamanya sudah terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Oleh sebab itu, Pancasila tidak saja sebagai falsafah negara, namun cakupannya lebih luas, yaitu falsafah Bangsa Indonesia.

Dengan ini dapat kita simpulkan bahwa pengertian Pancasila yang sebagai dasar negara ialah untuk mengatur penyelenggaraan dalam pemerintahan negara Indonesia. Sedangkan Pancasila menurut dari ketetapan MPR  NO.III/MPR/2000 ialah sumber hukum dasar nasional.

Kemudian dengan adanya #PancasilaKita bukan berarti bangsa kita tidak terombang-ambing dalam permasalahan yang muncul baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri. Terlepas dari hal itu semua dengan adanya dasar Pancasila, sudah kah kita mengetahui fungsi dari Pancasila itu? Cukupkah hanya dengan mengetahui hari kelahiran dari Pancasila itu saja?

Fungsi Pancasila

1. Pancasila sebagai dasar negara

Fungsi pokok dari Pancasila tentunya sebagai dasar negara yang menjadi sumber dari segala sumber hukum yang mengatur negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk seluruh unsur di dalam NKRI seperti pemerintah, wilayah dan rakyat.

Pancasila dalam kedudukannya merupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan menjadi segala aspek dari kehidupan bangsa. Kemudian dengan dijadikannya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, maka Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di Indonesia.

2. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

Dalam kehidupan itu kita harus mempunyai pedoman apalagi dalam kehidupan berbangsa, kita harus berpegang kepada Pancasila sebagai petunjuk kita dalam sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila Pancasila itu, merupakan gambaran dari budaya masyarakat Indonesia itu sendiri, dengan demikian Pancasila bisa disebut sebagai cita-cita moral Bangsa Indonesia.

3. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia

Hal ini berarti Pancasila lahir bersama dengan lahirnya Bangsa Indonesia dimana Pancasila ini memiliki ciri khas yang hanya dimiliki oleh Indonesia sendiri.

4. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum

Maksudnya disini Pancasila mengatur semua hukum yang berlaku di Indonesia. Segala peraturan perundangan yang ada di Indonesia harus bersumber dan tidak bertentangan dengan Pancasila dan sudah tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu dalam pembukaan UUD 1945 yang dijabarkan lebih lanjut dari UUD 1945 dan hukum positif lainnya.

5. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia

Sudah kita ketahui jika Pancasila ada dalam pembukaan UUD 1945, sehingga cita-cita dan tujuan yang akan dicapai Bangsa Indonesia yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata secara materiil dan spritual berdasarkan Pancasila.

Berhubung Ketua MPR memiliki banyak agenda dan sore hari itu pun Bapak Dzulkifli Hasan harus meninggalkan ruangan terlebih dahulu karena beliau juga harus menghadiri acara buka bersama di tempat yang lain. Diskusi selanjutnya bersama dengan Sekjen MPR RI Bapak Ma'ruf Cahyono, Ternyata seorang Bapak Blogger juga lho.. Makanya beliau selalu merawat hubungan baik dengan para Netizen dan Blogger.

Sekjen MPR Bapak Ma'ruf Cahyono

Foto Bareng Bapak Sekjen (Dok.Febriyanti Rafma)
Bapak Sekjen sangat mendukung agar masyarakat paham akan Pancasila dengan baik, bagaimana #4Pilar sampai dan dipahami oleh masyarakat luas. Sebenarnya nilai-nilai Pancasila sudah ditanamkan semenjak tingkat PAUD, dimana anak-anak sudah diajarkan adanya perbedaan, rasa saling menhormati dan saling saling tolong-menolong dengan teman.

Bapak Sekjen juga mengatakan sebaiknya menulis itu bisa menstimulus masyarakat ke arah yang positif, sehingga beliau mengatakan perlu adanya koordinasi komunikasi yang baik untuk para Blogger dan Netizen.. Wahh ini saya dukung sekali Pak Sekjen

Pak Ma'ruf juga mengharapkan kedepannya Netizen bukan hanya sekedar konsep saja tetapi juga menuju ruang perilaku yang lebih baik. Begitu juga Pancasila kedepannya semakin kokoh dan bergerak dalam ruang-ruang perilaku yang lebih baik juga.

Dengan diadakannya Pekan Pancasila ini diharapkan dapat mengenalkan dan menimbulkan kembali semangat Nasionalisme kita, Pekan Pancasila harus terus dilakukan agar bangsa ini punya Etika. Melayani rakyat dan melayani negara itu lah filosofi yang sebenarnya untuk menjadi pejabat publik. Semua kesuksesan demokrasi Pancasila dapat berjalan baik jika masyarakat sadar telah memilih wakil rakyat yang benar dan bukan karena alasan lain.

Pesan dari Sekjen MPR Bapak Ma'ruf bahwa menjadi Netizen itu menulis sehingga harus merangkul dan bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, Yuks, melalui Pekan Pancasila ini yang berlangsung sejak tanggal 29 Mei-4 Juni kita dapat mensosialisasikan pesan dari Pancasila dengan bahasa yang sesuai dengan masyarakat.

Saya Pancasila, Mengamalkan Pancasila, Pengawal Pancasila, Saya adalah Indonesia



Foto Bareng Dengan Mba Mira Sahid dan rekan-rekan Blogger

Foto Barang dengan Narasumber dan seluruh peserta Netizen MPR RI





























8 komentar:

  1. Setuju banget dengan diadakannya acara ini. Kita sebagai WNI harus selalu diingatkan untuk lebih mengenal falsafah negara kita agar lebih mencintai negeri sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yess salah satu menunjukan rasa cinta kita terhadap negara ya dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila ini.

      Hapus
  2. Mantap. Kondisi akhir2 ini memang bikin kita harus mengingat lagi kehidupan berpancasila. Agak miris memang, tapi ya tak salahnya kan untuk kembali berbenah. Mba Ev fotonya setting medium aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betull Mbak, semoga dengan adanya peringatan Pancasila bisa diingatkan kembali akan pentingnya perbedaan2 yang ada dan semakin banyak Masyarakat yang mengamalkan Pancila ini.

      Sudah ukuran medium Mbak dan ini bawaan... #hiksshikss

      Hapus
  3. Sebenranya sudah diajarkan sih memang sejak PAUD tapi tetep ya harus banyak disinggung lagi dan diingatkan terus atas rasa nasionalisme yang ada di negri ini. Acara yang positif banget, supaya ingat lagi dengan Pancasila kita ya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan mengamalkan isi isinya ya kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Ka Febri, kalau bukan kita sebagai Rakyat Indonesia yang menjungjung tinggi Pancasila, jangan berharap bangsa luar akan menghargai.

      Semoga melalui acara2 seperti ini nilai-nilai nasionalisme kita semakin tinggi yah.

      Hapus
  4. Wah penuh perjuangan buat wefie sama ketua mpr. Akhirnya kesampean juga berfoto.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe.. Ternyata Bpk Ketua MPR kita ramah, baru dateng sudah ngajakin kita semua untuk berfoto bareng, kapan lagi khann.. Jadi jangan disia-siakan.

      Hapus

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, dan memberikan coment mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.