Monday, March 26, 2018

Terbang Menembus Langit, Kisah Inspirasi dari Onggy Hianata Yang Mengubah Hidup Banyak Orang

Halo teman-teman apa kabarnya?

Stigma bahwa untuk membuat perubahan yang besar, kita harus lahir dari keluarga yang kaya dan ternama. Orang yang miskin dan kecil tidak dapat berbuat apa-apa. Tak heran jika ada kalimat yang sering kita dengar, "karena orangtuanya petani, maka anaknya juga akan menjadi seorang petani"

Jika kita berbicara mengenai kesuksesan, berapa banyak orang yang sukses terlahir bukan dari keluarga yang kaya? Jawabannya adalah banyak
Tak heran jika banyak diantara kita yang berpikir, bagaimana seseorang yang lahir dari keluarga miskin, bisa menjadi sukses dan kaya.  Sedangkan untuk menjadi kaya kita butuh modal, bahkan untuk makan saja perlu perjuangan.


Bapak Onggy Hianata bersama Peserta Bootcamp
Banyak sosok hebat dan sukses sudah dituangkan dalam buku biografi dan kisah mereka biasanya menjadi penyemangat tersendiri baik bagi penggemarnya maupun bagi yang membacanya. Sukses sendiri menurut saya adalah "bisa menjadikan orang lain menjadi sukses". So, sukses bukan hanya miliki kita sendiri saja, bukan hanya memiliki harta yang berlimpah dan gelar yang tinggi. Tapi bagaimana kita juga dapat menciptakan orang lain menjadi sukses, bahkan melebih kesuksesn yang telah kita raih.

Sehingga tak heran, jika banyak lembaga atau perusahaan mengenai seminar dan training motivasi How to be success?

A Life Changing Bootcamp, Hanya Dalam Waktu 3 Hari

Perihal mengenai cerita hidup sukses sering saya dengar, bahkan ada beberapa buku motivasi yang sudah saya baca. Begitu pula perihal mengenai training untuk pembinaan mental sering saya dapatkan, baik saat waktu saya kuliah maupun pada saat saya masih menjadi karyawan di salah satu Bank swasta di Jakarta. Namun, jujur saja mengenai A Life Changing Bootcamp ini saya baru mendengarnya untuk pertama kali. 

Ternyata program bootcamp ini sudah ada sejak 14 Februari 2003, yang bertepatan dengan hari Valentine. Ketika mendengar cerita tentang training ini, saya merasakan Semangat dan Kehebatan yang akan diperoleh dari bootcamp ini. 

Sebenarnya apa siy yang dimaksud dengan bootcamp ini? Jadi, Bootcamp ini ternyata salah satu sistem yang diadakan oleh Edunet yang bekerja sama dengan system support FFG (Freedom Faithnet Global) dan JMOA. sejak 15 tahun yang lalu, program ini sudah menjangkau 75 negara di 5 benua yang diadakan di Indonesia. So, pasti menjadi tuan rumah menjadi kebanggan tersendiri dunk buat kita, iya nggak!

Selain menjadi tuan rumah, ternyata dalam kegiatan ini bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia lho!! Wajar jika masih banyak diantara kita yang tidak mengetahui mengenai kegiatan training ini. Karena memang tidak pernah kita lihat iklannya, ternyata penyebarannya dari mulut ke mulut saja. Mereka yang sudah mengikuti training ini, biasanya akan berbagi ceritanya ke keluarga, saudara, teman dan kerabat mereka dengan perubahan yang telah mereka terima dalam hidupnya.

Jika selama ini saya mengenal sosok seorang motivator suksees bernama Marry Riana, ternyata ada sosok lainnya di tanah air tercinta ini yaitu Bapak Onggy Hianata, beliau merupakan keturunan Tionghoa, berasal dari keluarga tidak mampu, yang dibesarkan di daerah kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.


Sang Inspirator Bapak Onggy Hianata
Memiliki 8 saudara, dan almarhum ayahnya Ong Choi Moi hanyalah seorang karyawan biasa dan gajinya pun kecil, tentu saja hal tersebut tidak cukup untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Saat mendengarkan cerita masa kecil Bapak Onggy Hianata tak akan meyangka dengan sosoknya sekarang ini. 

Lahir dari keluarga miskin, tak membuat beliau menyerah dengan keadaan yang ada, justru hal itu menjadikan semangat bagi dirinya untuk berusaha lebih keras dan bisa keluar dari kemiskinan. Keinginannya untuk menuntut ilmu juga sangat tinggi. Beliau bercerita pada saat itu keluarganya harus hidup berhemat, bajunya pun banyak tambalan kain karena robek. 

Meskipun terlahir dari keluarga kurang mampu, Bapak Onggy tidak pernah mengeluh kepada kedua orangtuanya, bahkan ia turut membantu ibunya yang bercocok tanam buah dan sayur. Karekter ini Ia dapatkan dari sang ayah, menurutnya sosok sang ayah adalah lelaki yang kuat, baik, pekerja keras, jujur dan sayang kepada keluarganya, makanya beliau tidak pernah melihat orangtuanya bertengkar di depan anak-anaknya.

Dia mengtakan dirinya bukanlah seorang motivator, dan beliau tidak suka memberikan motivasi kepada orang lain. Tetapi yang dilakukannya adalah sharing, berbagi cerita tentang kehidupannya. Harapannya dengan cerita yang beliau bagikan kepada orang banyak dapat memberikan cerminan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan perubahan hidupnya agar menjadi lebih baik.

Untuk berada di posisi sekarang ini, bukanlah perjalanan yang mudah. Banyak hal dan kegagalan yang sudah dialaminya. Setelah mendapatkan restu dari orangtuanya untuk melanjutkan pendidikannya, Ia merantau dan kuliah ke Surabaya. Untuk membiayai kuliahnya ini, Ia melakukan pekerjaan apa saja, asalkan itu halal demi membiayai hidupnya, mulai dari berjualan buku keliling, berjualan jagung bakar di depan kampus, ikut bisnis MLM pernah Ia lakukan. 

Bisnis yang dilakukannya pun selalu jatuh bangun, tak luput sering ditipu oleh rekan bisnisnya pernah dialaminya. Namun, Pak Onggy tetap maju dan berusaha keras untuk berbisnis kembali dengan tetap menjaga nama baik dan integritas. Tekad yang kuat, serta pesan dari orangtuanya yang mengatakan bahwa dalam dunia bisnis kepercayaan adalah nomer satu.

Satu hal lagi yang menjadi pedoman hidupnya adalah "forgive and forget" maafkan dan lupakan. Karena perjalanan hidup masih panjang, jika selalu selalu mengenang kegagalan, bagaimana berani untuk menempuh masa depan?


"Don't let your past steal your future"


Melalui Bootcamp ini, Pak Onggy yang telah sampai pada tujuan hidupnya, beliau ingin membantu orang lain yang masih merasa galau dan putus asa pada hidupnya, karena beliau percaya setiap orang dapat mengembangkan potensinya masing-masing. Asalkan mereka mau dan memiliki keinginan yang kuat untuk mengoptimalkan pola pikir, karakter dan potensi terbaik mereka, agar hidupnya jauh menjadi lebih baik dan berharga.

Dalam acara Blogger Gathering bersama Bapak Onggy Hianata di Kafe D'Lab Cikini, Jakarta pada tanggal 14 Maret 2018 yang lalu ini, hadir lima orang peserta Bootcamp yang menceritakan testimoninya tentang kegiatan program pembinaan mental dan pola pikir ini. 


Peserta Bootcamp Ibu Dra. Ary Hellya Kurniati
Salah satu peserta Bootcamp bernama Dra. Ary Hellya Kurniati, Apt adalah seorang wanita karir yang sukses dengan jabatan yang tinggi mengikuti kegiatan Bootcamp ini atas informasi dari teman-temannya. Ternyata usai mengikuti kegiatan Boootcamp ini, beliau merasakan perubahan yang sangat besar dalam hidupnya dan telah menyelamatkan rumah tangganya.

Sebelumnya, Ibu Ary, menjadi angkuh dan tidak menghormati suaminya lagi dikarenakan karir yang sukses dan sering diutus oleh perusahaannya untuk keluar negeri. Semua itu menjadikan dirinya, tak membutuhkan lagi sosok sang suami, bahkan Ia pun dijauhi oleh anak-anaknya karena mendidik mereka dengan keras. Hingga akhirnya Bootcamp telah menyadarkannya dan menjadikan dirinya menjadi seorang istri dan Ibu yang lebih baik.

Mendengar testimoni dari para peserta yang telah mengikuti Bootcamp membuat saya menjadi lebih penasaran, sebenarnya apa saja siy kegiatan dalam Bootcamp ini? Well, Bootcampt ini memang bukan hanya kegiatan berkumpul saja, tapi lebih dari itu, acara ini merupakan ajang kegiatan berbagi pengalaman hidup, sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota komunitas untuk belajar berbagai hal, mulai dari motivasi diri, kepemimpinan, hingga kewirausahaan.

Pengembangan kualitas dan potensi, memang menjadi tujuan utama dari Bootcamp ini, karena menurut Bapak Onggy manusia adalah aset yang sangat berharga , baik bagi perusahaan, lingkungan maupun negara. Jika setiap orang diantara kita dapat meningkatkan kualitas hidupnya, maka lingkungan di sekitarnya pun juga akan memilki kualitas yang tinggi. 

Tema yang diangkat dalam Bootcamp ini adalah "Value Your Life" dimana pemilihan tema ini bukan tanpa alasaan, karena pada dasarnya setiap orang mencintai kedamaian dan perduli kepada orang lain. Melalui Bootcamp ini, orang diajak untuk berubah  dan kembali perduli kepada orang lain. Melalui metode stimulasi selama 3 hari ini, peserta didorong untuk membongkar berbagai kepentingan yang selama ini menjadi beban hidupnya.

Banyak anggota, yang mengatakan setelah mengikuti kegiatan Bootcamp ini mengalami berbagai perubahan dalam hidup. Kebiasaan-kebiasaan buruk pun lepas setelah mengikuti Bootcamp ini, dan akhirnya para peserta dapat menemukan potensi mereka yang sebenarnya. Namun, semua ini kembali kepada peserta masing-masing, karena perubahan dan nilai positif bisa didapatkan jika datang dengan pikiran terbuka.

Salah satu hal yang membuat Bootcamp ini berbeda dengan kegiatan yang sejenis adalah pesertanya dimulai minimal berusia 17 tahun, bahkan ada peserta yang ikut kegiatan Bootcamp ini pada usia diatas 60 tahun. Tak hanya diikuti oleh mereka yang sehat dan fisik oke, tetapi bagi mereka yang memiliki kekurangan, seperti tak dapat membaca, buta, tuli dan bisu bisa mengikuti kegiatan Bootcamp ini.

Akhirnya, karena peserta yang terus bertambah dan ingin lebih banyak lagi orang yang terinspirasi dengan kisah yang penuh inspirasi ke banyak orang diangkatlah dalam sebuah film berjudul Terbang Menembus Langit.

Terbang Menembus Langit, Kisah Seorang Onggy Hianata

Seperti halnya kisah inspiratif Merry Rinata yang diangkat dalam Film, begitu juga dengan kisah nyata Bapak Onggy diangakat ke layar lebar. Kisah sang motivator ini diperankan oleh Dion Wiyoko yang dipasangkan dengan Laura Basuki yang memerankan sebagai sang istri Pak Onggy.

Film ini mengisahkan perjuangan keduanya sebagai kaum yang minoritas di Indonesia. Mereka menghadapi berbagai masalah sejak kecil hingga setelah menikah, tetapi berusaha untuk terus bangkit dari kegagalan.

Film drama terbaru indonesia 2018 ini disutradarai oleh Fajar Nugros yang merangkap pula sebagai penulis skenario. Inti cerita dari film Terbang Menembus Langit ini berkisah tentang pemuda keturunan Tionghoa yang dulunya miskin, namun berkat perjuangan dan kerja kerasnya bisa menjadi seorang yang sukses, dan pengusaha besar di Singapura.

Untuk mencapai kesuksessan tersebut, Ia harus melewati banyak rintangan, hingga kahirnya pemuda ini harus merantau ke Surabaya hingga ke Jakarta. Harapan dari sang sutradara, film ini dapat menyentuh hati banyak orang dan terinspirasi untuk menjadikan hidup mereka menjadi lebih baik. Karena semua orang bisa berubah jika mempunyai tekad yang kuat, karena hal inilah kisah inspiratif Bapak Onggy ini diangkat  dalam sebuah film.

Ada tiga periode kehidupan tokoh bapak Onggy dalam film ini, bagaimana perjuangan yang dihadapinya? Sinema drama ini, bisa kita saksikan yang akan mulai tayang pada April 2018 di seluruh bioskop Indonesia. 

Sedikit, biar nggak penasaran saksikan tealernya terlebih dahulu yuk Guys!!



                                       









No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat