Cordlife Awasome : Yang Orangtua Perlu Ketahui Tentang Bank Darah Tali Pusat

17.00 Evi Fadliah 13 Comments

Darah Tali Pusat bersama Cordlife
Pada tahun 2004, surat kabar terkemuka di Singapura The Straits Times menurunkan laporannya yang berjudul "Leukaemia boy saved by baby sister (Anak laki-laki penderita leukemia terselamatkan oleh adik bayinya). Tentu saja dunia medis Singapura dikejutkan dengan kisah tersebut.

Laporan tersebut mengisahkan seorang anak laki-laki yang nyawanya sudah diambang kematian karena penyakit kanker darah leukemia yang telah dideritanya. Segala upaya telah diupayakan namun, tak juga membuahkan hasil. Hingga akhirnya orangtua anak lelaki tersebut memutuskan untuk memiliki anak kembali dengan harapan tali pusat anaknya kelak dapat mengakhiri penderitaan sang kakak.

Singkat cerita, sang ibu melahirkan anak perempuan , dan upaya para Dokter untuk mencakokkan darah tali pusar sang adik ke dalam tubuh kakanya ternyata berhasil.

Upss.. Ini bukanlah kisah satu-satunya mengenai anak yang terselamatkan dari penyakit berkat tali pusar. Ini juga bukan merupakan kisah fiksi ilmiah, melainkan ini kisah nyata. Terbukti hingga saat ini, pemanfaatan sel induk darah tali pusar terus dikembangkan untuk berbagai masalah kesehatan tubuh.

Kisah yang saya baca ini, membuat saya ingin mencari tahu lebih mengenai manfaat dari tali pusar itu sendiri? Entah, karena kebiasaan dari orang terdahulu yang menyimpan tali pusar anaknya, hal itu pun saya lakukan. Tali pusar putri pertama saya tersimpan dengan baik sampai saat ini.

Niat saya untuk mengetahui lebih tentang manfaat dari tali pusat, ternyata mendapatkan respon yang baik ketika saya mendapatkan undangan Mom Blogger Cordlife Awesome pada tanggal 15 November 2017 yang bertempat di Hongkong Cafe Jakarta.

Cordlife AWESOME

PT. Cordlife Persada mengadakan acara yang berjudul Cordlife AWESOME yang merupakan kepanjangan dari Awarness for Some People yang bertujuan untuk memberikan informasi dan mengedukasi berbagai kalangan masyarakat untuk mengetahui pentingnya menyimpan darah tali pusat.

Ketika tren menyimpan darah tali pusar anak banyak dilakukan oleh orangtua, namun hal tersebut tidak lantas banyak perusahaan bank darah tali pusat yang beroperasi di Indonesia.

Salah satu bank darah tali pusar yang beroperasi di Indonesia adalah Cordlife dengan slogannya one chance, one choice. Perbedaan Cordlife sendiri dengan bank donor darah lainnya adalah pengetahuan dari perusahaan yang baik dalam hal praktek dan standard penyimpanan darah tali pusar telah diakui oleh berbagai organisasi standarisasi tentang kualitas kelas dunia dan juga oleh pemerintah di berbagai negara.

PT. Cordlife Persada sendiri telah berdiri di Indonesia sejak tahun 2003 dan merupakan anak perusahaan dan mayoritas dimiliki oleh Cordlife Group Limited. Sebagai Bank darah tali pusat pertama di Singapura yang didirikan pada bulan Mei 2001 dan merupakan salah satu yang pertama di Asia, 

Cordlife Group Limited telah memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam penyimpanan darah tali pusat dan memiliki rekam jejak transplatasi darah tali pusat yang telah dipublikasikan.

Biasanya kita sering mendengar investasi rumah, emas, saham dan sebaginya, namun siapa sangka ternyata tali pusat anak bisa menjadi salah satu investasi jangka lama yang terpenting untuk kesehatan keluarga kita.

Cordlife menjadi jaringan bank darah tali pusat swasta yang terbesar di Asia Pasifik dengan fasilitas pemrosesan dan cryopreservasi darah tali pusat dengan jaringan terdapat di negara Indonesia, India, Filipina juga afiliasi tersebar hingga ke Singapura, Hong Kong dan China.

Cordlife patut berbangga dengan standar dan jaminan yang ketat bahwa sampel telah diperiksa, diproses dan disimpan sesuai dengan program jaminan kualitas Internasional yang paling ketat. Dokter ahli transplatasi lebih dapat menerima unit darah tali pusat yang telah diakreditasi secara internasional, dibanding dengan unit yang tidak terakreditasi.


World Cord Blood Day with Cordlife
Sebagai salah satu bank darah tali pusat Cordlife juga berperan untuk memperingati World Cord Blood Day, untuk pertama kalinya diadakan di seluruh dunia pada tanggal 15 November 2017. Tujuan dari World Cord Blood Day itu sendiri untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai manfaat sel panca yang bersumber dari darah tali pusat.

Dimana darah tali pusat mengandung sel punca yang disebut-sebut bisa meregenerasi sel yang rusak. Metode menyimpan darah tali pusat diklaim sebagai asuransi penyakit serius di kemudian hari.

Namun, sebelum untuk memutuskan menyimpan darah tali pusat bayi kita, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini :

Apakah sel punca darah tali pusat itu?

Darah tali pusat, disebut juga darah plasenta adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan setelah tali pusat dipotong. Selama kehamilan tali pusat berfungsi sebagai penghubung kehidupan antara ibu dan anak. Setelah bayi dilahirkan, darah tali pusat yang terdapat pada tali pusat dapat memberikan harapan pada anak dan keluarga lainnya.


Apa Arti Dari Sel Punca Tali Pusat?
Darah tali pusat merupakan sumber yang kaya dengan haematopoeitic stem cell (HSCs), yang secara mendasar bertanggung jawab terhadap pembentukan darah dan sistem kekebalan tubuh, serta memiliki kemampuan yang unik untuk dapat berubah menjadi berbagai bentuk tipe sell lainnya dalam darah.

Apa manfaat menyimpan darah tali pusat?

Sesuai dengan tema acara yang memperingati World Cord Blood Day, semua Moms Blogger yang hadir mendapatkan penjelasan dari dr, Ardiansjah Dara, SpOG sebagai dokter spesialis kebidanan dan kandungan menjelaskan banyak hal tentang sel punca.







Terus terang selama ini pengetahuan tentang manfaat tali pusat itu belum banyak diketahui, selama ini banyak yang menyimpannya tapi tidak terlalu paham dengan manfaatnya. Padahal sejak tahun 2000, para ilmuwan telah menunjukan bahwa sel punca darah tali pusat dapat berkembang menjadi banyak tipe sel lain di dalam tubuh.

Oleh karena itu, mengapa menyimpan darah tali pusat anak menjadi perlu, hal ini para dokter di tahun 1988 telah menggunakan darah tali pusat untuk menerapi lebih dari 30.000 pasien yang menderita berbagai penyakit seperti leukemia, lymphoma, serebral palsi dan kelainan darah lainnya, inilah 5 manfaat penting menyimpan darah tali pusat :

1. Satu dari 217 orang memerlukan transplantasi sel punca Haematopoietic(HSCs) pada usia 70 tahun, hal tersebut berdasarkan jurnal ilmiah yang dikeluarkan pada tahun 2008.
2. Hanya ada satu kali kesempatan dalam seumur hidup untuk menyimpan darah tali pusat sumber yang siap tersedia ketika dibutuhkan.
3. 60% lebih tinggi kemungkinan kecocokan unit darah tali pusat dalam satu keluarga dibandingkan dengan sumsum tulang.
4. Penelitian menunjukan kemungkinan komplikasi transplatasi pada pasien sangat rendah apabila mereka menerima transplatasi dari sumber dengan hubungan keluarga.
5. Thalasemia mayor dan leukaemia merupakan dua dari penyakit yang paling sering terjadi di Indonesia yang dapat diterapi dengan sel punca. Sekali terlewatkan, sel punca hanya akan dapat diambil dari sumber lain termasuk sumsum tulang yang prosesnya akan terasa menyakitkan.

Setelah mengetahui manfaatnya, pasti kita ingin tahu pula bagaimana darah tali pusat diambil oleh dokter.

Bagaimana proses pengambilan darah tali pusat bayi

Segera setelah persalinan bayi, tali pusat diklem dan bayi akan dipisahkan dari tali pusat dan dipindahkan dari ruang persalinan. Kemudian dokter akan mengambil darah tali pusat dengan menyuntikan jarum kedalam pembuluh vena dan mengalirkan darah ke dalam kantong darah. 

Semua prosedur ini tanpa rasa sakit dan risiko baik untuk sang Ibu maupun sang bayi, butuh waktu sekitar 3 menit dan tidak akan mempengaruhi proses persalinan sama sekali. Hal ini dapat dilakukan baik pada proses persalinan normal maupun caesar.

Lantas berapa banyak darah tali pusat yang diambil dari tali pusat pada bayi kita? Jumlah darah tali pusat yang dapat diambil sebenarnya bervariasi antara bayi yang satu dengan bayi yang lainnya, sekitar 60-75 ml darah tali pusat yang dapat diambil dari seorang bayi Asia.

Pada dasarnya bukanlah seberapa banyak darah yang dapat diambil, melainkan jumlah sel beriniti yang dapat diisolasi setelah pemrosesan. Moms perlu diketahui pula, selain darah tali pusat anak, sampel darah ibu juga harus diambil dalam waktu 45 jam sebelum atau sesudah kelahiran bayi.

Nantinya darah ibu tersebut akan diuji untuk sejumlah penyakit menular, termasuk HIV, Hepatitis B dan C, Cytomegalovirus dan Sifilis. Pengujian ini sendiri merupakan syarat dasar untuk memastikan keamanan dan kualitas darah tali pusat yang akan diambil untuk digunakan di masa depan kelak.

Pada kesempatan hari itu narasumber lainnya dr. Meriana Virtin, Medical Advisor PT. cordlife Persada mengatakan untuk menyimpan darah tali pusat yang telah diambil Cordlife juga selalu mengupayakan yang terbaik sehingga para klien Cordlife bisa mendapatkan hasil transplatasi dan terapi sel yang lebih baik.

Bagaimana darah tali pusat diproses atau disimpan

Dalam hal ini dr. Meriana Virtin menjelaskan Cordlife berinvestasi pada teknologi prosesing sepax sel punca secara otomatis, yaitu suatu teknologi prosesing yang aman, steril dan otomatis sepenuhnya.

Karena mengingat isolasi sel punca adalah tahapan yang kritis dalam penyimpanan darah tali pusat, yang nantinya akan berpengaruh pada jumlah sel punca yang dapat diambil atau dipanen dari darah tali pusat. Jadi dengan teknologi yang canggih tersebut para klien Cordlife bisa mendapatkan lebih banyak sel punca untuk kesuksesan transplatasi yang maksimal.

Cordlife menggunakan kantong penyimpanan cryogenic yang telah disetujui oleh US FDA. Kantong cryobag dengan multi ruang memiliki 20% dan 80% bagian. Cryobag ini juga memiliki 2 bagian kecil segmen yang terintegrasi sesuai dengan standard AABB dan FACT-Netcord.

Penyimpanan dalam 2 bagian ini bertujuan untuk program ekspansi sel punca di waktu mendatang. Yang berarti kita dapat menggunakan 80% sel punca untuk terapi yang dibutuhkan segera, sedangkan sisanya 20% terus disimpan untuk diekspansi selanjutnya.

Harapan dengan kehadiran Cordlife sebagai bank darah tali pusat di Indonesia dapat memenuhi harapan banyak kalangan yang peduli akan masa depan kesehatan anak-anak kita kelak.So, Moms jadi ini beberapa alasan mengapa harus Cordlife?

➮ Terbukti berpengalaman dan jaminan kualitas
Sejak awal didirikan Cordlife telah teruji pada pelayanan darah tali pusat yang memadai dan juga telah mendapat akreditasi dan sertifikasi dari berbagai organisasi standarisasi secara internasional.

➮ Cordlife Care360
Cordlife sangat memahami kebutuhan dan kekhawatiran kita sebagai orangtua, sehingga program Perlindungan Cordlife Cre360 dirancang untuk memastikan perlindungan kesehatan menyeluruh pada anak dan orangtua. 

Pelayanan yang diberikan antara lain : Janji Cordlife untuk jaminan kualitas, perlindungan tambahan untuk ibu dan bayi, perlindungan finansial untuk investasi, harga yang transparan untuk kenyamanan para klien, membantu para klien kapanpun, menjamin keamanan pengiriman darah tali pusat yang berharga, perluasan dari jaminan kualitas, siap sedia sepenuhnya untuk keadaan darurat, meningkatkan kesuksesan dari transplatasi dan cara hemat untuk biaya pengobatan.

➮ Pengakuan Internasional
Penghargaan yang langka telah didapatkan oleh Cordlife diantara 47 perusahaan yang ada diseluruh dunia, yaitu pada tahun 2006 Cordlife dianygerahi status bergengsi "Technology Pioneer" dari forum ekonomi dunia yang bermarkas di Geneva.

➮ Teknologi yang sangat maju
Cordlife menggunakan teknologi Sepax yang dibuat di Swiss dan telah disetujui US FDA yang aman dan steril untuk mendapatkan sampai 99% dari sel punca dari darah tali pusat.

➮ Fasilitas penyimpanan yang aman
Di Cordlife klien dapat memiliki pilihan untuk memutuskan dimana ingin menyimpan tali pusat bayi kita. Baik memilih menyimpan di fasilitas yang ada di Indonesia atau singapura, dimana bahwa darah tali pusat tersebut akan diperlukan sesuai dengan standar kelas dunia.

➮ Pelayanan 24/7 yang bersahabat
Customer service Cordlife telah terlatih siap melayani kebutuhan para klien setiap hari dan dapat dihubungi di layanan bebas pulsa di nomer 021-8379 7424



Sebagai bukti manfaat adanya bank tali pusat hadir Ibu Fanny Novia yang merupakan ambassador sekaligus klien Cordlife yang telah mempercayakan penyimpanan darah tali pusat buah hatinya di Cordlife. Beliau juga mengatakan dengan pengalama yang telah dimiliki oleh Cordlife menjadikan pilihan tepat bagi orangtua di Indonesia untuk menyimpan darah tali pusat buah hati kita.

Terima kasih untuk Cordlife atas ilmu dan pengalaman yang sangat berharga ini, hal yang sebelumnya mengenai darah tali pusat sangat awam, dengan menghadiri acara ini manambah pengetahuan seputar bank darah tali pusat dan manfaatnya.

Buat Moms yang sedang hamil atau berencana untuk memiliki anak kembali, rasanya investasi darah tali pusat bisa menjadi list yang harus dipersiapkan untuk masa depan kesehatan keluarga kita.




Untuk mengetahui lebih lanjut hubungi pihak Cordlife di :

Telepon Cordlife
021-8379 7424 / 0813 8060 5508

Konsultasi Cordlife
Infinia Park Blok C 100 Jl. Dr. Sahardjo No. 45 
Manggarai Tebet Jakarta Selatan 12850 Indonesia

Website Cordlife : www.cordlife.co.id
Facebook : cordlife.indo
Instagram : @cordlifeindonesia


13 komentar:

  1. Tali pusat ketiga anakku juga masih ada mbak... Walaupun kurang paham jg gunanya untuk apa ... Baca tulisan ini jd sedikit paham... Makasih sharenya ya mbak...

    BalasHapus
  2. Baru tau looo... Ternyata darah dari tali pusat itu bermanfaat, yg saya tau saya memang menyimpan tali pusat ke dua putra saya Hanya buat penyatuan batin aja. Mksih infonya mba

    BalasHapus
  3. Jadi aman banget ya menyimpan tali pusat di cordlife apalagi ini berkaitan dengan masa depan si kecil terutama masalah kesehatan

    BalasHapus
  4. Aku sedikit tahu tentang Cordlife ini.
    Soalnya pernah kerjasama untuk pembuatan media promosinya seperti brosur dan buku.
    Pastinya sih bagus, dari brosur yang mereka cetak, saya liat beberapa artis udah pake.
    Kita kapan yak.. Hahhaa

    BalasHapus
  5. Tali pusat anak2ku juga aku simpen tapi dalam peti, eh ternyata salah yah..

    BalasHapus
  6. Udah pernah dengar tentang darah tali pusat tapi zaman dulu masih di luar negri aja infonya. Sekarang udah ada di Indonesia ya tempat simpennya

    BalasHapus
  7. Pernah dengar tentang Bank Darah Tali Pusat, cuma karena di Indonesia belum terbiasa jadi belum tertarik ya. Atau mungkin karena ada biaya juga jadi rata2 raya penduduk Indonesia belum tertarik. Terima kasih infonya.

    BalasHapus
  8. Sayang sekali saat anak saya Azzam lahir belum mengenal cordolife ini.
    Infonya sangat membantu, terimakasih ya mba Evi

    BalasHapus
  9. Sebenernya pernah denger sih manfaat tali pusat yg disimpen, tp baca postinganmu ini detail banget. Jadi makin paham. Tadinya kupikir kita bisa simpen sendiri, ternyata ada metode khususnya yaa

    BalasHapus
  10. Hebat ya penemuan medis ini. Sel punca dari seorang bayi bisa menyelamatkan nyawa seseorang.

    BalasHapus
  11. Pernah dengar seh hasil fertilisasi dari tali pusar waktu bayi lahir itu sangat ampuh menyembuhkan segala penyakit bayi dari kecil sampai tua nanti. Bagus informasinya Mba.

    BalasHapus
  12. Teknologi dan ilmu pengetahuan semakin canggih sampai sampai yg gak pernah kita pikirkan ternyata bermanfaat spt tali pusat ini. Sy sendiri masih takjub kog tali pusat bs loh utk mengobati anak dari penyakit kronis

    BalasHapus
  13. Aku pernah tahu ttg layanan sejenis, tp harganya mahal banget. Nah cordlofe ini rupanya terjangkau ya. Bisa jadi pilihan u investasi kesehatan nih

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, semoga bermanfaat.
Tunggu kunjungan balik saya di Blog kalian.

Salam hangat