Menengok Proses Produksi Mobil di Toyota Motor Manufacturing Indonesia

14.52 Evi Fadliah 4 Comments


Halo teman-teman apa kabarnya?


Siapa siy diantara kita yang tidak mau memiliki kendaraan pribadi, jadi tidak kepanasan saat seperti musim hujan sekarang ini. Apalagi di musim pancaroba, siang panasnya terik sekali, ehh sorenya hujan deras dan merata.

Kalau pakai mobil rasanya memang akan lebih nyaman ya teman, jadi selama perjalanan akan lebih tenang. Tapi ada tapinya niy guys, bagi kita yang tinggal di Ibukota Jakarta, pasti sudah tidak terbayangkan mengalami kemacetan di Ibu kota Jakarta ini.

Pengguna kendaraan pribadi jumlahnya semangkin meningkat, pernah nggak siy membayangkan pertumbuhan mobil yang cukup pesat tersebut, diproduksi dimana? Siapa dibalik perakit mobil-mobil yang kita kendarai tersebut?

Hari Rabu, tanggak 18 Oktober saya dan beberapa teman blogger dari Komunitas Indonesian Social Blogpreneur menjadi saksi untuk melihat dan berkeliling ke pabrik pembuatan mobil Toyota di Kawasan Karawang.

Jangan ditanya rasanya seperti apa ya guys, sungguh luar biasa mendapatkan kesempatan berada di dalamnya.

The Journey Begin

Untuk menuju ke karawang, sudah ada bis yang akan setia seharian menemani kami mulai dari Jakarta-karawang kemudian Karawang-Jakarta. Titik keberangkatan berada di Wisma Mampang, lamanya perjalanan menuju kesana kurang lebih selama 3 jam.

Setibanya di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Company Profile Karawang, kami disambut hangat oleh mereka. Senangnya sudah mendapatkan sambutan yang baik dari pihak TMMIN. Kemudian acara dimulai dengan sambutan Bapak Ananggo Sayo, perwakilan dari pihak TMMIN membuka acara pada siang hari itu.

Terima kasih untuk undangan dan kesempatannya ya Pak!

Selanjutnya, beralih kata sambutan dari Bapak Indra Prabowo perwakilan dari pihak Mobil123.com yang merupakan Portal Otomotif No 1 di Tanah Air Indonesia.


Bapak Indra Prabowo Perwakilan Pihak Mobil123.com
Sebelum kita masuk ke area pabrik, kita dengarkan terlebih dahulu safety induction selama berada di dalam area pabrik yang disampaikan oleh Bapak Arif Munandar, biasanya jika berada dalam pabrik tidak diperkenankan untuk memotret tapi kali ini kami diperbolehkan lho! Assik..

Ada yang perlu kita ingat ya guys, selama di dalam pabrik kita tidak diperbolehkan berjalan sambil memasukan tangan ke dalam saku, Why? Soalnya seandainya kita tersandung, kemudian terbentur bagian kepala karena tangan di dalam saku, sehingga tidak sempat untuk menahan. Noted!


Alat-Alat Keamanan yang Kita Gunakan
Masing-masing dari kami dibekali helmet, safety glasses, guide phone dan arm protection. Proses produksi mobil sendiri memiliki beberapa tahap yang dikerjakan di bagian TMMIN, mulai dari kendaraan tidak berwujud hingga menjadi sebuah mobil di Karawang Plant 1 yang memproduksi Kijang Innova dan Fortuner.

Let's Go Tour

Ada beberapa tahapan yang akan kita lihat untuk proses produksi mobil yang ada di Karawang Plant 1 dan 2, berikut tahapannya :

1. Press Shop (Pencetakan)


Press shop atau fasilitas pengepresan merupakan fase awal, disini pelat baja berspesifikasi khusus dicetak agar menjadi bentuk panel bodi terpisah. Hasil dari pengepresan plat ini berupa bodi luar, bodi dalam dan sasis. Informasi yang kami dapatkan mesin cetak yang digunakan digerakkan oleh mesin servo yang hasilnya bisa mempercepat produksi hingga 60 persen.

Bagian Press Shop
Untuk 1 unit mobil dibutuhkan sekitar kurang lebih 370 kg material. Setelah itu, panel-panel body ini akan dipindahkan ke proses welding untuk dirangkai.

2. Welding Shop ( Pengelasan)

Sebelum ke tahap pengelasan, para teknisi melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan sangat teliti. Disinilah panel-panel yang terpisah tersebut, ibaratnya seperti "dijahit" hingga terbentuk manjadi satu unit mobil. Total spot di tahap pengelasan ini kurang lebih ada 3.000 titik pengelasan.

Alat-Alat di Pabrik TMMIN
Semua pengelesan ini dilakukan oleh mesin sehingga hasilnya terjamin dan presisi. Sehingga waktu yang diperlukan untuk mengelas menjadi lebih hemat karena dibantu dengan alat baru yang dinamakan spot piano, alat ini yang berfungsi untuk menyatukan bagian luar mobil dan dalam atap mobil.

Untuk proses di weding ini, lebih banyak menggunakan tenaga robot, hal ini agar tingkat akurasinya lebih tepat dibandingkan dengan cara manual. Selain itu juga untuk safety para pekerja, meskipun menggunakan robot itu tidak berarti mengurangi jumlah pekerja lho!

3. Paint Shop (Pengecetan)

Nah, kalau ditahap ini rombongan tidak diperkenankan untuk masuk, karena berada di dalam ruangan tersebut harus menggunakan alat pelindung khusus lagi. Proses di tahap pengecetan ini, setelah mobil terangkai maka proses produksi selanjutnya adalah pengecetan.

Dalam proses ini ada beberapa titik dan bebrapa tahap yang harus dilewati oleh mobil proses pengecetan. Pada bagian painting ini, kira-kira satu body mobil dicat menggunakan 13 liter cat.

4. Assembly Shop (Pemasangan dan Perakitan)

Inilah bagian menyempurnakan mobil setelah melewati semua proses produksi, ini juga menjadi bagian favorit saya, karena alat-alat disini tidak seseram di bagian-bagian yang sebelumnya. Hehehe

Assembly Shop
Disini semua komponen yang dibuat dari semua shop dikumpulkan dan disatukan, yang unik di tahap ini alat yang digunakan 90% bantu perakitan menggunakan sistem karakuri manual, yang diciptakan oleh karyawan Toyota sendiri lho! Dimana alat tersebut tidak mengandalkan listrik tetapi mengandalkan gravitasi.

5. Inspeksi (Pengecekan)

Setelah mobil selesai dirakit dan sudah menjadi mobil yang keren, tak lantas langsung bisa dipasarkan ke distributor, tapi harus dilakukan tes terlebih dahulu, mulai dari lampu, rem mobil, ban mobil  dan tak lupa dilakukan pengecekan ada kebocoran atau tidak. Itu semua penting karena untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan para konsumen nantinya.

Selama berada di dalam pabrik, jika ada alat berat yang sedang jalan, maka harus dipastikan tidak ada apapun  yang berda di bawahnya, rombongan pun harus berjalan di jalur yang di cat warna hijau dan ada budaya yang perlu dicontoh, kalau kita mau melintas (tunjuk kiri, tunjuk kanan, tunjuk depan) supaya aman.

Alat Berat yang Ada di Atas
Setelah puas berkeliling pabrik toyota di plant 1 dan plant 2 untuk melihat proses, khususnya pembuatan mobil Innova dan Fortuner. Sedangkan untuk plant 3 memproduksi Toyota series lainnya, semoga next bisa melihat keseruan yang ada di plant 3 juga. Aamin

Lanjut kita mendengarkan penjelesan mengenai Toyota Demand Supply yang dipresentasikan oleh Bapak Bachtiar W. Untuk menjawab tantangan industri otomotif yang semakin ketat Toyota terus melakukan reorganisasi. Dalam bisnis ini harus melihat daya saing dan kompetitor yang semakin agresif maka alat-alat yang digunakan juga semakin canggih.

Selama tour ke dalam pabrik, terlihat lingkungan di dalamnya sangat bersih dan semua terletak pada tempatnya, bahkan lemari untuk menyimpan peralatan tidak akan bisa ditutup jika barang-barang yang ada di dalamnya tidak lengkap. Ini asli idenya keren lho!

Semua budaya yang telah diterapkan dalam pabrik Toyota ini, bukanlah hal yang mudah dan memerlukan waktu yang panjang serta konsisten dari seluruh lapisan karyawannya.

So, pada akhirnya butuh waktu selama 22 jam lamanya untuk membuat satu mobil, dimulai dari pelat baja hingga menjadi selesai. Sungguh dalam rentang waktu tersebut, ada banyak proses, komponen, dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Makanya, sekarang saya nggak heran dech kenapa harga mobil itu mahal. 

Pengalaman yang sungguh luar biasa bersama Mobil123.com dan Komunitas Indonesian Social Blogpreneur, semoga bisa bertemu kembali di lain kesempatan.


All Peserta Tour TMMIN (Dok.wawaraji.com)

4 komentar:

  1. Rangkaian prosesnya tertata banget dan saya suka dengan lingkungannya yang rapi.
    Mobil Toyota selain keren juga berkualitas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Teh, paling senang dech kalau lihat lingkungan yang bersih dan budaya disiplin seluruh karyawannya perlu dicontoh niyy.

      Jadi pantes ya Teh, harganya lumayan toch hasilnya juga keren siyy.

      Hapus
  2. Ngeliat lokasinya kayak lapangan tes ninja warior deh, jadi pengen gelabtungan wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiahhh.. Kalau saya kepengen ngetes mobilnya ajah, itu parkirnya qo bisa pas ya berentinya waktu dibagian pengecekan itu lho..

      Hapus

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, dan memberikan coment mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.