Tips Mudik Sehat Lebaran Agar Selamat ke Kampung Halaman

03.05 Evi Fadliah 18 Comments

Mobil Promosi Sehat
Hello Teman, Apa kabarnya?
Siapa yang setiap tahun mudik ke kampung halaman? Lebaran memang moment yang tepat untuk umat muslim melakukan mudik atau pulang kampung. Meskipun saat ini teknologi sudah semakin berkembang, bisa mendekatkan kerabat yang jauh namun rasanya kurang afdol jika kita tidak melakukan tradisi mudik.

Orang akan rela berdesak-desakan dan bermacet-macetan hanya untuk menjalankan tradisi mudik dan merayakan lebaran bersama dengan sanak saudara di kampung halaman. Jika kita melihat fenomena mudik yang ada di Indonesia ini memang sedikit unik, berbeda dengan negara-negara lainnya. Setiap tahun jutaan orang akan pulang ke kampung halaman dengan memanfaatkan transportasi yang ada, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, bus, kereta sampai pesawat terbang.

Pada saat mudik Lebaran biasanya suasana Ibu kota terutama Kota Jakarta akan lebih lenggang dan jalanan akan sepi. Nuansa macet yang kita temui di kota-kota besar akan sulit kita temukan pada saat moment Lebaran ini. Ahhh senangnya 😌
Istilah mudik ini biasanya hanya untuk mereka yang pulang ke kampung halaman pada saat Lebaran saja namun jika pulang kampung di hari biasa bukan di sebut dengan mudik. Lalu dari mana muasal Mudik Lebaran di Indonesia yahh..??

Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia

Sebenernya tradisi mudik Lebaran di Indonesia sudah ada sebelum zaman Majapahit, dimana dahulu orang pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam para leluhurnya, selain itu mereka juga berdoa untuk meminta keselamatan dari para leluhurnya dalam mencari rizki. 

Mudik mengalami perkembangan sejak tahun 1970-an, dimana saat itu pusat pemerintahan Indonesia tersentral di Jakarta. Perpindahan penduduk dari desa ke Kota bukan hanya terjadi di Jakarta saja melainkan hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Pada momentum Lebaran inilah biasanya mendapatkan libur panjang dari tempat bekerjanya untuk pulang ke kampung halaman.

Semakin berkembangnya zaman, dan semakin pesatnya informasi di media sosial serta banyak perusahaan dan pemerintah yang mendukung program mudik menjadikan tradisi mudik Lebaran semakin luas. Ternyata tradisi mudik bukan hanya ada di Indonesia saja lho, tapi tradisi ini bisa kita temui juga di Negara Malaysia, Bangladesh, India, Mesir, Pakistan, Arab Saudi, Turki dan Nigeria. Setiap negara memiliki istilahnya masing-masing untuk istilah Mudik, namun kali ini kita membahas mudik di Indonesia terlebih dahulu saja yahh..

Sebenernya apa siy alasan yang membuat jutaan orang rela menghabiskan biaya, tenaga, dan waktu melakukan tradisi mudik Lebaran ini? Sebelumnya saya pribadi belum pernah merasakan yang namanya mudik Lebaran, karena kedua orang tua saya asli orang Jakarta jadi ya gak punya kampung halaman. Namun fenomena ini akhirnya saya rasakan juga sekitar 3 tahun yang lalu, Saya bisa merasakan mudik ke Kuningan Jawa Barat, kampung suami saya. 

Ternyata yang namanya mudik itu, apalagi jika perjalanannya bareng dengan sanak keluarga kita, rasanya memang seru yahh!! Meskipun kita harus melakukan perjalanan panjang dan harus antri tetapi jika kita melihat arti dan tujuan yang sebenarnya arti dari Pulang kampung maka kita pasti akan terus mewarisi tradisi ini :

1. Menemui Orang Tua dan Sanak Saudara

Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia yang mengadu nasib dan memiliki usaha di Ibu kota tentu pada saat Lebaran merupakan waktu yang pas untuk dapat berkumpul bersama orang tua dan sanak saudara. Karena pada moment Lebaranlah keluarga akan berkumpul, hal ini juga sebagai bentuk bakti kita kepada orang tua. 

Biasanya untuk memberikan kebahagian lebih kepada orang tua dan sanak saudara di kampung tak sedikit dari kita yang membawa oleh-oleh tangan untuk diberikan. Namun bukan oleh-oleh yang harus digaris bawahi tapi makna dari silaturahmi dan berkumpul bersama orang-orang tersayang yang perlu kita tumbuhkan. 

2. Ajang Saling Intropeksi dan Memaafkan

Moment ini juga sangat pas untuk kita melakukan intropeksi diri dan saling memaafkan atas kekurangan dan kesalahan yang telah kita lakukan selama ini. Setelah satu bulan lamanya kita menjalankan ibadah puasa, dimana ini melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke fitri. Tidak perlu menunggu orang lain untuk meminta maaf kepada kita, melainkan kita yang terlebih dahulu untuk meminta maaf.

3. Menunjukan Eksitensi Keberhasilan

Maksudnya mudik ini hanya dilakukan untuk orang yang telah sukses saja? No, tetapi lebih bertujuan untuk berbagi kebaikan baik dalam bentuk sedekah, THR atau zakat. Berbagi rizki ini menjadikan tradisi Mudik sebagai ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, juga untuk berbagi kepada sanak saudara yang telah lama ditinggal untuk merasakan keberhasilannya.

Hal ini juga bisa dijadikan motivasi untuk lebih giat lagi baik dalam bekerja maupun dalam berniaga agar sebagai perantau ke kota orang dapat membuahkan hasil. Dapat memanfaatkan liburan mudik ini untuk berwisata setelah sibuk dengan rutinitas pekerjaan, agar saat masuk kerja kembali memiliki semangat yang baru. 

4. Memperkuat Ukhuwah

Mudik Lebaran juga menjadikan moment untuk berbuka puasa dengan teman-teman lama di kampung halaman dan saling mengunjungi di hari raya Idul Fitri, ini kegiatan yang akan rutin dilakukan jika Mudik Lebaran. Dimana jika di hari biasa akan sulit untuk bertemu, sehingga saat Mudik Lebaran ini banyak dimanfaatkan agar tali silaturahmi tetap terjaga.

All Narasumber dan Para Blogger
Tahun 2017 ini pemerintah sudah mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan jelang Mudik, salah satunya Kementerian Kesehatan menyelenggarakan ngabuburit sehat bersama dengan rekan-rekan blogger dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup sehat. Acara kali ini cukup unik karena biasanya acara buka bersama sering diadakan didalam ruangan, tapi hari itu justru ngabuburit kami di adakan di Outdoor di RPTA kalijodo pada tgl 2 Juni 2017.

Alasan acara ini diselenggarakan di RPTA Kalijodo adalah pemerintah ingin lebih mendekatkan kegiatan ini dengan masyarakat sekitar dan informasi  dari acara ini diharapkan masyarakat lebih perduli terhadap perilaku hidup sehat. Edukasi hidup sehat ini dilakukan lewat mobil promosi kesehatan, dilengkapi dengan acara akustikan dan pastinya pembagian takjil sehat gratis kepada masyarakat yang datang ke Kalijodo sore hari itu.



Pada kesempatan  itu Dir. Promkes dan dir. Kesjaor menjelaskan bagaimana menjalankan puasa tetap sehat dan bugar, meskipun sedang berpuasa menjaga kesehatan tetap perlu lho. Sama halnya menjaga kesehatan pada saat Mudik juga perlu diperhatikan dan hal ini yang sedang digencarkan oleh pemerintah. 

Untuk menjamin kesehatan para pemudik nanti Kemenkes Indonesia sudah menyiapkan fasilitas kesehatan (faskes)layanan 119, hal ini apabila pemudik mengalami kecelakaan atau yang sifatnya darurat terkait pelayanan kesehatan. Ini lah yang menjadi fokus utama dukungan Kemenkes selain itu ada juga koordinasi pos pelayanan kesehatan Puskesmas dan RS yang menjadi bagian pelayanan kesehatan.

Dinas kesehatan juga aktif melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi, dengan membuka posko kesehatan di seluruh terminal, stasiun dan bandara. Rencananya Ibu Menteri pun akan turun langsung dalam kegiatan ini. Dalam promo Mudik Lebaran ini juga dilakukan penyebaran berupa Banner, spanduk, poster, flayer dan leaflet. Alasan dipilihnya lokasi Kalijodo ini juga karena merupakan jalur arus  para pemudik.

Menjelang Mudik Lebaran tahun ini ada 15 provinsi yang menjadi prioritas pemantauan angkutan jalanan yaitu provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Di Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan., nantinya jumlah pos kesehatan yang akan tersebar di 15 provinsi tersebut terdiri dari :

- 913 Pos Kesehatan
- 2228 Puskesmas
- 374 Rumah Sakit
- 207 Kantor Kesehatan Pelabuhan


Bagi anda yang setiap tahunnya rutin melakukan Mudik Lebaran ke kampung halaman pasti tahu betul sensasi yang ada saat perjalanan, untuk itu sebaiknya mempersiapkan segala sesuatu keperluan mudik dari jauh-jauh hari. Dalam hal ini Kemenkes menggalakkan Tips Mudik Sehat yang harus kita perhatikan diantaranya : Sebenernya jika dalam kesaharian kita selalu terbiasa melakukan cuci tangan baik sebeum dan sesudah makan, tentu saja kebiasaan ini saat mudik nanti tidaklah sulit. 

Biasakan setelah kita melakukan hal seperti memegang uang, buang air besar atau kecil dan memegang suatu benda yang kotor, selalu bersihkan tangan setelah aktivitas tersebut dengan menggunakan sabun dan dibawah air yang mengalir. Sehingga disaat kita ingin menikmati makanan akan terbebas dari kuman-kuman penyakit.

Hal yang menjadi perhatian selanjutnya adalah, jangan sekali-kali kita menerima makanan dan minuman dari orang lain yang belum kita kenal untuk menghindari kejadian buruk yang tidak kita inginkan. Sabagai orang yang perduli terhadap isu lingkungan pasti tidak melakukan buang air besar atau kecil sembarangan, karena biasanya pemerintah sudah menyediakan beberapa titik rest area dan tersedianya toilet yang bersih untuk kita gunakan.

Agar selama perjalanan kita tetap bugar dan fit selalu konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat, sehingga ketika sampai di kampung halaman stamina kita tetap terjaga dan bisa bersilaturahmi ke sanak saudara. Bukan hanya makanan dan minuman saja yang kita siapkan tapi wadah untuk pembuangan bekas makanan juga harus tersedia di dalam kendaraan, jauhkan yang namanya buang sampah sembarangan, karena kita ketahui menjaga kebersihan adalah sebagian daripada iman.

Bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua perlengkapan seperti helm, masker untuk melindungi diri dari asap, debu dan kotoran harus selalu digunakan. Kita harus mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dengan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan kelengkapan surat-surat kendaraan juga harus dibawa dan disimpan dengan baik dan aman.

Tidak kalah pentingnya jangan lupa membawa kartu BPJS selama perjalanan mudik, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi selama di perjalanan dan mempersiapkan segala sesuatunya merupakan awal yang baik untuk memulai perjalanan mudik.

Sedangkan untuk sang pengemudi harus lebih ekstra hati-hati dalam mengendarai kendaraan, karena keselamatan para penumpang yang lainnya menjadi tanggung jawab mereka. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pengemudi saat Mudik Lebaran :

➣ Fisik dalam keadaan Sehat

Sehat fisik dan mental sudah menjadi syarat mutlak untuk para driver, jangan pernah memaksakan diri untuk mengendarai jika kondisi sedang dalam keadan tidak fit. Karena kita tidak akan mau jika sampai ke kampung halaman bukan untuk bertemu dengan keluarga dan sanak saudara justru malah menghabiskan waktu untuk istirahat karena sakit. Jika diperjalanan sudah merasakan kurang sehat sebaiknya manfaatkan pos kesehatan mudik yang ada.

➣ Periksa kondisi kendaraan

Bagi kalian yang menggunakan kendaraan pribadi, pastikan sebelum berangkat kondisi kendaraan sudah di service dan dalam kondisi baik mesin, roda, rem dalam keadaan dan fungsi yang baik. Karena seringnya kecelakaan yang terjadi akibat lalai untuk melakukan pemeriksaan kelayakkan kendaraan mereka di jalan. Pastikan juga surat kendaraan lengkap dan berlaku.

Selama perjalanan selalu disiplin dan patuhi rambu lalu lintas, kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan yang rusak, bergelombang, saat hujan dan cuaca buruk. Jangan membawa barang dan penumpang melebihi dari kapasitas seharusnya.

➣ Tidak Konsumsi Alkohol

Sebenarnya konsumsi alkohol dilarang tidak hanya saat mengendarai kendaraan saja, hal ini pastinya akan sangat membahayakan jiwa sang pengemudi dan para penumpangnya, selain itu hindari juga minum obat yang dapat menyebabkan kantuk.

➣ Istirahat

Sangat penting untuk istirahat setiap 4 jam perjalanan, agar badan tidak terasa kaku dan tidak stress selama di perjalanan. Manfaatkan waktu istirahat ini dengan sedikit melakukan gerakan pemanasan saat olahraga, tidur apabila dirasa mengantuk atau ingin minum kopi dan yang lainnya.

Nah, sudah siap untuk mudik? Semoga informasi ini menambah pengetahuan baru dan bermanfaat untuk kita semua. Semoga kita dapat menikmati perjalanan Mudik Lebaran ini, sehingga dapat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman. Terima kasih sudah membaca














18 komentar:

  1. Wihh lama juga ya kebiasaan mudik sebelum jaman majapahit. Iyalah ya secara mudik itu emang dinanti2 karena bisa melepas rindu xixi. Makanya karena pendatangnya cuss ibukota dan sekitarnya jadi lengang deh wkwkwk. Giliran jalur mudiknya yg padat merayap wkwkkw. Btw kamu mudik juga ga? Aku mudik dong *pamer* ����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa ternyata tradisi ini sudah berlangsung lama, makanya sampai saat ini terus banyak peminatnya. Benerrr Ibu kota jadi lenggang, karena penduduknya pada mudik. Maunya siyy mudik ke Kuningan, InsyaAllah.

      Kamu nanti jangan lupa yaa oleh2nya.. Heheheheh

      Hapus
  2. Mudik merupakan ajang kumpul bersama keluarga besar dan ini sepertinya sudah menjadi tradisi ya, jadi enggak lengkap rasanya kalau Hari Raya enggak pulang kampung.
    Tapi untuk perjalanan mudik ini memang butuh stamina dan tubuh yang sehat, apa lagi jika kita membawa kendaraan pribadi, karena itu penting banget menjaga kesehatan tubuh ya terutama dgn mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi agar tubuh kita lebih sehat dan perjalanan mudik pun lancar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mba Dian, ajang Mudik Lebaran saat yang tepat untuk bersilaturahmi dan berkumpul dengan keluarga, karena sehari-hari sudah sibuk dengan kegiatan dan pekerjaan masing2.

      Konsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bergizi yess penting banged itu, biar perjalanan mudiknya nanti lancar dan selamat ya Mba.

      Hapus
  3. Tradisi mudik tidak terhindarkan karena penduduk jakarta sebagian besar pendatang. Informasi yg bermanfaat bahwa mudik harus sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu banyak yang Mudik Ke kampung halaman Ibu kota jadi lenggang dan tak seramai hari2 biasa ya Mass.. Betul2 tradisi yang akan terus ada dan harus dijaga makna dari arti mudik yang sebenarnya. Semoga bermanfaat buat masyarakat di luar sana juga ya Mas.

      Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan jejak Mas Andri.

      Hapus
  4. Wah....padat dan lengkap, siapa yg mau mudik yuk perhatian tips diatas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuukk yang mau mudik jangan lupa dibaca dan dipake ya Tips Mudik Sehatnya.. supaya sampai ke kampung halaman dengan selamat dan Selalu sehat.

      Hapus
  5. Balasan
    1. Yess setiap 4 Jam perjalanan harus istirahat, utamakan keselamatan yahh.

      Hapus
  6. Bukan lebaran ya mbak kalau gak ada mudik. Terima kasih Mbak Evi telah berbagi tips mudik sehatnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa Mudik cuma ada saat Lebaran saja, Kembali kasih Valka semoga bisa bermanfaat untuk pembaca yang lain juga yaah..!

      Hapus
  7. Wah, beneran baru tahu kalau tradisi mudik udah aja sejak zaman majapahit. Udah lama banget dong yaa. Saya sendiri seumur-umur belum pernah ngerasain mudik. Karena semua saudara ada di jakarta dan sekitarnya. Dan, liat sensasi mudik tiap tahun, jadi pengen ngerasain mudik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa Mba ternyata tradisi mudik sudah sejak lama dan sekarang semakin berkembang. Saya pun baru 2 kali merasakan mudik dan ternyata memang seru kita bisa merasakan hari raya di kampung, merasakan suasana yang berbeda dari kota.

      Hapus
  8. Memang kalau lebaran ga mudik rasanya hampa hehehe. Bagus nih program Dinas kesehatan .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh Mba Ria selalu mudik ya setiap Lebaran, ternyata emang serru ya Mba merasakan perjalanan dan Lebaran di kampung halaman. Iyaa program pemerintah yang harus kita dukung dan kita sebarkan juga informasinya ke masyarakat luas.

      Hapus
  9. Saya nggak pernah mudik pas lebaran, tapi selalu suka dengar cerita orang2 yang mudik. Memang baik naik kendaraan umum ataupun pribadi, tingkat persiapan dan waspadanya juga mesti lebih ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. SEbelumnya saya juga cuma denger cerita dan dapet oleh2 dari temen ya Mudik Miss, nah akhirnya beberapa lebaran yang lalu bisa merasakan juga yang namanya Mudik ke kampung halaman.

      Yess persiapan Mudik harus matang supaya perjalanan Mudik jadi aman dan menyenangkan.

      Hapus

Terima kasih sudah mampir di Blog saya, dan memberikan coment mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.