Monday, January 30, 2017

Simposium Hari Gizi : Makanan Rumah yang Sehat Dapat Dimulai Dengan Memilih Minyak Goreng Sunco

Panggung Simposium Masakan Rumah, The Silent Killer ( Dok. Pri )
Rabu, 25 Januari 2017 bertempat di Auditorium Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Saya menghadiri undangan Simposium Hari Gizi Oleh Minyak Goreng Sunco. Tema yang diangkat untuk acara ini yaitu " Makanan Rumah Sillent Killer. " Dari temanya sudah menarik yahh, qo bisa siy makanan rumah jadi sillent killer.

Selama ini mungkin sebagian besar beranggapan bahwa makanan yang ada di rumah sudah menyehatkan, tetapi pada kenyataannya tidak semua masakan rumah itu baik. Sehingga hal ini lah yang di juluki The Sillent Killer, salah satu penyebabnya adalah dalam pemilihan minyak goreng. Masih banyak masyarakat yang berpersepsi bahwa semua minyak goreng itu sama saja. Jarang sekali diantara kita yang memperhatikan kriteria minyak goreng yang baik, apalagi Ibu-ibu muda seperti saya.

Pada siang itu hadir beberapa narasumber yang hebat dan kesempatan pertama untuk memaparkan materinya diberikan kepada Dr. Entos Zainal, DCN, SP, MPHM Sekretaris Jendral PERSAGI yang menjelaskan bahwa Gizi sangat berperan penting di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan otak. Gizi yang diperlukan tersebut terdiri dari :
1. Zat gizi makro yaitu : Energi, Protein dan Lemak
2. Zat gizi Mikro yaitu : Vitamin dan Mineral

Dr. Entos Zainal juga menjelaskan apabila kekurangan gizi akan menyebabkan gagal tumbuh dan berat badan kurang. Hal tersebut dapat terdeteksi semenjak bayi ada di dalam kandungan. Jika saat ibu hamil sudah terkena Anemia maka besar kemungkinan anak yang ada di dalam kandungan bisa terkena PTM, tambah Dr. Entos Zainal. Lalu apa sebenarnya PTM tersebut? Hal ini akan dijelaskan lebih jauh oleh narasumber selanjutnya yaitu Ibu Teresia perwakilan dari Depkes RI.

Ibu Theresia menginformasikan bahwa sekitar tahun 1990 Indonesia dikenal sebagai Penyakit Menular, namun dalam 30 tahun terakhir pola penyakit tersebut berubah menjadi Penyakit Tidak  Menular ( PTM ). Yang termasuk dalam PTM ini adalah : Hipertensi, Stroke, Diabetes dan Serangan Jantung. Sedangkan yang menjadi faktor risiko penyebab PTM diantaranya :
1. Kurang Aktivitas Fisik
2. Merokok
3. Kurang Konsumsi Buah dan Sayur
4. Minum-minuman Beralkohol
5. Masyarakat BAB tidak Pada Tempatnya

All Nara Sumber ( Dok.Pri )
Ibu Theresia juga menginformasikan bahwa menurut Permenkes No.30 tahun 2013 tentang batas konsumsi gula, garam, dan lemak sebagai berikut :
- Gula per orang per hari yaitu 50 gram ( 4 sendok makan )
- Garam, 2000 mgr natrium / sodium atau 5 gram ( 1 sendok teh )
- Lemak, 67 gram ( 5 sendok makan minyak )

Selain dua narasumber diatas, pada hari itu hadir pula Ibu Tirta Prawita Sari yang merupakan Sekretaris Komite Nasional Gizi dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular IDI, turut serta menjelaskan bahwa PTM adalah penyebab dari 71 % kematian di Indonesia. Menurut Ibu Tirta ada beberapa pola makan yang dinilai berisiko terhadap PTM yaitu :
1. Tinggi lemak utamanya lemak trans
2. Tinggi gula atau karbohidrat sederhana lainnya
3. Tinggi garam
4. Rendah serat

Berikut paparan Ibu Tirta mengenai beberapa jenis Lemak :
1. Lemak Trans yaitu lemak tak jenuh yang telah mengalami proses  hingga sebagian berubah menjadi jenuh dan  merupakan faktor risiko penyakit jantung.
2. Lemak Jenuh yaitu lemak yang tidak memiliki ikatan ganda karena seluruhnya telah terikat dengan atom hidrogen.
3. Lemak Tak Jenuh yaitu jenis lemak yang memiliki 1 rantai ganda atau lebih bersifat protektif terhadap penyakit jantung.

Tak ketinggalan Artis Christian Sugiono sebagai brand Ambasador Minyak goreng Sunco juga turut hadir dan mengatakan selalu menjaga pola makan ditambah olahraga dan istirahat yang cukup. Beliau pun juga yakin Sunco adalah minyak goreng yang sedikit nempel di makanan, jadi minyak yang terserap di tubuh lebih sedikit. Pada hari itu Christian Sugiono mendapat tantangan untuk minum minyak goreng Sunco dan tantangan pun diterima dan dieksekusi dengan baik.

Christian Sugiono sebagai Brand Ambasador Sunco ( Dok. Sunco )
Jadi Ibu Baik Sunco dalam hal ini Ibu Mulina Wijaya selaku Deputy Marketing Manager Sunco menegaskan agar terhindar dari penyakit berbahaya, pastikan jangan menggunakan minyak secara berulang-ulang. Jika minyak sudah berubah warna akibat sisa makanan, sebaiknya ganti dengan minyak yang baru. Selain itu, hindari juga penggunaan suhu terlalu panas pada saat memasak, karena dapat membentuk radikal bebas yang merugikan kesehatan dan merusak kandungan vitamin dalam minyak goreng.

Ibu Mulina juga menambahkan Ciri-ciri minyak goreng yang baik mudah dikenali sebagai berikut : Dikit nempel di makanan, bening tidak mudah beku, nampak lebih encer dan tidak serik di tenggorokan. Supaya Ibu Baik lebih yakin, buktikan saja dengan tes organoleptic, yaitu dengan cara mengecap sejumlah minyak goreng ( kira-kira 1 sendok ), jika tanpa ada rasa atau rasanya seperti air, itu adalah tanda minyak goreng yang baik. Hal tersebut sudah terbukti ada di Minyak Goreng Sunco

Selain menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing, hari itu juga diadakan demo masak dengan resep Mayonaise ala Sunco, dimana bahan-bahan yang harus disiapkan yaitu :
1. 500cc minyak goreng sunco
2. 1 Sdt garam halus
3. 2 Sdm susu kental manis
4. 2 Sdm gula pasir
5. 3 kuning telor ayam
6. 1 Sdm cuka dapur
7. 2 Sdm sari jeruk nipis

Cara membuatnya :
1. Kocok kuning telur garam dan gula pasir, dengan mixer kecepatan 2.
2. Ambil 200cc Minyak goreng sunco, tambahkan secara bertahap 1 sdm sampai terbentuk campuran yang halus dan menebal kental.
3. Masukkan sedikit-sedikit cuka sampai habis, sari jeruk dan susu kental. Lalu tambahkan secara bertahap lagi sisa minyak 300cc. Setiap penambahan masing-masing 2 sdm.
4. Kocok terus sampai berbentuk mayonnaise yang halus.
5. Sisihkan dan siap pakai.

Jadi mari Ibu yang baik, tidak ada kata terlambat untuk memulai hidup sehat dengan memilih #MinyakGorengBaik yang tepat untuk keluaga dan yang #DikitNempel di makanan. Selain itu biasakan pola hidup sehat dengan cara :
- Banyak Beraktivitas
- Mengkonsumsi Buah dan Sayur
- Rutin Melakukan Pengecekan Kesehatan

Ibu yang baik dapat juga Cek link dibawah ini :

Resep Mayonaise ala Sunco ( Dok. Febriana R )

Pemberian Kenangan Kepada Seluruh Narasumber ( Dok. Pri )

Demo Masak Resep Mayonaise ala Sunco ( Dok. Sunco )



Thursday, January 19, 2017

Melalui Kampenya Brightfuture Mari Kita Dukung Masa Depan Anak Indonesia

Para Narasumber yang hadir di acara Kampanye Brighfuture
 (  Foto milik The Urban Mama )
Untuk pertama kalinya saya hadir dalam acara Thumblogger Meetup  The Urban Mama yang diadakan di D'Lab pada tanggal 17 Desember 2016. Tema yang dibahas kali ini sangat menarik yaitu " Selamat Tinggal Dunia Lama " yang bermitra bersama Blibli.com untuk mengajak konsumen melakukan hal yang nyata untuk membangun masa depan yang cerah.

Monday, January 16, 2017

Demi Cinta Ricky Harun bersama Tora Sudiro Rela menjadi Penjahat

Jum'at tanggal 13 Januari 2017 bertempat di CGV Blitz Grand Indonesia berlangsung acara Gala Premiere Demi Cinta. Di Awal tahun 2017 rumah produksi MNC Pictures mengeluarkan film terbaru mereka yang bergenre Drama Comedi arahan Sutradara Azhar kinoy Lubis.

Fim ini diperankan oleh Ricky Harun sebagai Bagus dimana Dia sebagai pemuda, lulusan SMA, hidup di Jakarta yang sedang mencari pekerjaan dan diam-diam menyukai Cempaka (Farali Khan), seorang gadis cantik yang tinggal di rumah susun sebelahan rumah mereka.
Menurut Masbin ( Tora Sudiro )  yang tidak lain sepupu dari Bagus untuk mendapatkan cinta dari Cempaka tidak lah mudah bahkan mustahil.

Tiket dan Undangan Gala Premiere Film Demi Cinta
Karena Demi Cinta Bagus kepada Cempaka, Bagus mencari cara untuk menjadi seorang yang kaya raya dengan cepat, dimana Ia akhirnya melamar pekerjaan kepada Toni Montana ( Barry Prima ), Hal yang tidak pernah di duga sebelumnya syarat agar Bagus diterima bekerja ternyata Ia harus memiliki pengalaman kejahatan. Akhirnya mereka melakukan kejahatan untuk pertama kali dalam hidup mereka dan tercetus ide dari seorang Masbin untuk menculik seorang anak orang kaya bernama Agra.